Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Aug 27, 2014 - Home of 20259 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

! Merancap; Merogoh Kontol Remaja

By kontolgatal

submitted April 4, 2004

Categories: In Indonesian, In Malaysian

Text Size:

Hari Senin pagi, kesibukan sudah dimulai sehabis fajar di ibukota, Jakarta. Semua orang keluar dari rumah menuju tempat kerjanya masing masing bagaikan anai anai keluar dari sarang, membuat kemacetan lalu lintas sudah menjadi pemandangan biasa, bus kota penuh sesak sudah menjadi pemandangan biasa, kereta api penuh sesak sampai ke atap gerbong sudah menjadi pemandangan biasa, sehingga semua orang menjadi apatis tak perduli lagi dengan urusan orang lain, egois, yang penting dapat mencapai tempat tujuan untuk memulai hari baru setelah istirahat akhir pekan. Begitulah setiap awal minggu di ibukota yang semakin hari semakin padat saja penduduknya sementara prasarana dan sarana umum tak memadai, tak dapat mengejar jumlah pertambahan penduduk akibat doyan ngentotin memek semua, coba kalau kaya kita yang doyang kontol sama kontol, kan nggak meledak jumlah penduduk seperti yang dihadapi sekarang. Aku berada duduk dideretan paling belakang dalam bis kota pagi ini, penuh sesak, tempat duduk penuh, aisle (gang) penuh orang berdiri kaya ikan sardencis dalam kaleng, bau manusia warna warni bercampur bau keringat ludah basi bubur ketek, winyak wangi minyak gosok minyak angin minyak sinyonyong, entah apalagi namanya pokoknya komplit dah isi bus kota tersebut, berjalan merayap kaya siput menyusuri jalanan yang padat dan bising. Didepanku berdiri seorang lelaki remaja naik dara, anak sekolah lanjutan atas, baju putih kancing terbuka tiga celana abu abu ketat lengket ke paha, memakai tas ransel tipis. Aku perhatikan dia memepetkan tubuhnya ke tubuh seorang karyawati yang berdiri didepannya, sambil menggesek gesekkan perlahan tonjolan kontolnya ke pantat karyawati tersebut mengikuti irama goyangan bis yang sedang merayap perlahan, sudah menjadi pemandangan biasa juga, banyak lelaki yang mengambil kesempatan dalam kesempitan bis kota maupun sarana transportasi umum lainnya menyalurkan fantasi seksnya. Meraba, mengusap, mengelus, menggesek, menonjok setiap jengkal tubuh wanita malang yang terperangkap, bahkan tak jarang yang mengambil kesempatan mencium menjilat sampai menggelitik tubuh wanita yang menjadi korban korban. Pernah malah aku melihat didepan mata, jari telunjuk seorang laki laki penumpang bis mengambil kesempatan menggerayangi sampai masuk ke sela celana dalam seorang wanita mengobok obok memek wanita yang sedang berdiri terjepit diantara himpitan penumpang bis, anehnya siwanita malah diam saja ataukah dia malah menikmati kobokan jari di memek basahnya itu? entahlah, tapi itulah yang terjadi. "!" kontol ngaceng merancap, masturbasi. Penumpang bis yang duduk disebelahku beranjak berdiri mau turun di halte berikut, aku menggamit tubuh anak remaja yang tengah asyik menggesek kontol itu mempersilahkan dia duduk disebelahku menggantikan tempat penumpang yang baru saja bangkit tadi. Dia tak menolak tawaranku untuk duduk dan beringsut ingsut dia akhirnya masuk dan duduk disebelah kananku. Tampak olehku tonjolan kontolnya tercetak tegas dibalik celana seragamnya dan ada setetes noda pre cum diujung kepala kontolnya, hmm... tak pakai celana dalam juga anak ini sama seperti diriku saat itu. Bis bergoyang miring kekanan, aku mengambil kesempatan untuk seolah ikut oleng dan refleks tangan kananku seakan mencari tempat bertumpu, plop... telapak tanganku memegang paha kirinya yang berisi tonjolan kontolnya tadi, aiihh, gede juga ini batang kontol untuk anak remaja sekitar usia 16 - 18 tahun, batinku, hampir setengah panjang pahanya, keras berdenyut denyut karena sentuhan tanganku. Dia diam saja tak ada reaksi menolak ketika telapak tanganku masih saja memegang batang kontolnya yang tegang keras bagaikan pentungan kayu itu. "Maaf ya" kataku sambil menoleh padanya "Tak apa, enak koq" katanya tersenyum, bahkan kini tangannya memegang punggung tanganku yang berada di kontolnya dan menuntun tanganku untuk mengosok gosok batang kontol ngacengnya itu. Wajahnya tampak lebih dewasa dari usianya, bekas jerawat batu menghiasi kulit, guratan petunjuk adanya lonjakan hormon lelaki jantan muda perkasa yang membuncah menggelegak. Jakunnya gede naik turun dilehernya yang kekar basah berkeringat dan kulit dadanya merah, androgen flush, lecutan hormon lelaki yang menggelora. Tanganku mulai mengelus mengusap batang kontolnya semakin lama semakin kuat dan kencang, kepala kontolnya yang menggelembung aku pilin pilin sampai dia sedikit menggelinjang menggeliat keenakan, semakin kuat... semakin kencang... semakin kuat... semakin kencang tanganku merogoh merancap kontol gede seorang lelaki remaja diatas sebuah bis kota yang penuh sesak dengan manusia. Dan... crrootth crrootth... arrggh diiringi lenguhan pangkal tenggorokannya yang keluar dari mulutnya yang setengah terbuka, dia muncrat membasahi celana seragam sekolahnya, cum stained. Gila anak jaman sekarang, tenang saja dia memuncratkan pejuhnya dihadapan banyak orang, public place, dan sejenak matanya terpejam menikmati orgasmenya. "!" kontol ngaceng merancap, masturbasi. Bis kota masih saja merayap perlahan, jumlah penumpang naik turun, bukan membuat lega namun semakin padat saja dan udara didalam bis semakin panas dan pengap. Halte tempat seharusnya aku turun terlah terlewati karena keasyikan merogoh merancapi anak remaja yang duduk disebelahku ini, tak masalah lah bila ada mainan baru seperti yang baru aku dapatkan hari ini, aku akan turun bersama dia dimana dia akan turun agar aku dapat mengetahui dimana pula sekolahnya sehingga besok lusa aku dapat pula mencari dia untuk melanjutkan permainan memuaskan birahi seorang lelaki remaja yang baru naik dara ini. "Locoin lagi dong" bisiknya ditelingaku "Hmm..." tanganku kembali memegang pahanya yang berisi kontolnya yang sudah basah oleh muncratan pejuhnya tadi. Gila ! Dia sudah ngaceng lagi, rupanya kontolnya yang licin basah oleh pejuh bergesekan dengan celana seragamnya yang ketat membuat dia kembali horny, dasar anak muda, keringat sudah mengalir bagaikan anak sungai di dadanya dan membasahi bajunya, nggak ada capek capeknya merancap. Aku segera mengelus menggenggam mengocok batang kontolnya yang basah licin oleh pejuhnya, kembali kepala kontolnya aku pilin pilin dan dia merintih mendesah mengerang tertahan, ahh... sshh... ahh... enak mas, ohh lagi mas... yang kuat, ahh... sshh, yang kencang mas... arrgghh. Tangannya masuk kebaju dengan kancing terbuka tiga mengusap usap pentilnya menikmati setiap rogohanku pada kontolnya yang keras berdenyut denyut itu, bau pejuh lelaki muda yang legis menyeruak menggelitik indera penciumanku bercampur dengan bau manusia yang warna warni di dalam bis. Semakin kuat, semakin kencang, semakin kuat, semakin kencang, maju mundur, kekiri kekanan mengikuti irama goyangan bis kota, semakin terangsang dia dan kembali muncratan pejuh berkali kali dan berkali kali membasahi celana seragamnya yang memang sudah basah oleh pejuh sebelumnya diiringi gigilan dan gelinjang tubuhnya yang meregang bagaikan seorang yang melepaskan beban yang sangat berat... arrggh... arrggh... Telapak tanganku basah juga oleh lelehan pejuhnya, aku jilat sambil tersenyum memandang dalam bola matanya yang kini teduh puas menikmati orgasme. "Pejuhmu anget legit, kental, kontol loe juga nge-joss banget" bisikku padanya, dia hanya tersenyum manis. Halte berikut dia beringsut keluar dengan celana seragam abu abu berlumuran pejuh dan aku mengikutinya dari belakang. Gerbang sekolah sudah terkunci rapat, dia terlambat dan hari itu seharian penuh kami habiskan dengan berpagut bergumul bersetubuh dikamar sebuah losmen didekat sekolahnya, mulut dan lobang pantatku entah berapa kali diembat kontolnya yang gede panjang ngaceng tegak mencuat, dan pejuhnya itu bukan main produktifnya seakan tak ada habis habisnya. "!" kontol ngaceng merancap, masturbasi



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From kontolgatal

Kuli Gudang Dolog

Feb 23, 2004

Sore itu aku berada di depan gudang Dolog di bilangan Jakarta Timur, berjalan jalan menghirup udara sore hari melepas kepenatan setelah lima hari bekerja di kantor. Ada 2 buah truk penuh berisi beras import yang sedang diturunkan oleh sekelompok kuli keluar masuk dari truk kedalam gudang memanggul 2 atau 3 karung beras dipundak mereka yang kekar, kuat dan perkasa hmm... sangat menarik perhatianku... read more

Malam itu film India ditayangkan di bioskop tersebut, tak banyak lagi peminat bioskop semenjak sarana hiburan telah masuk langsung ke ruang tamu masing masing keluarga berupa TV, VCD maupun DVD. Hanya ada beberapa orang yang sedang menunggu di lobby sederhana bioskop tersebut menunggu loket karcis buka, termasuk aku yang sengaja datang ke bioskop tersebut untuk menyalurkan hobbyku menyedot kontol... read more

Perjalanan menuju lokasi logging sangat melelahkan, 2 hari 3 malam berada di dalam mobil Land Rover menempuh jalanan tanah berlubang, berlumpur, tak terawat, menembus rimba belantara yang telah rusak tercabik, bersama 2 orang staf perusahaan kayu yang hendak melakukan audit di lapangan karena hasil penebangan sudah semakin tak menguntungkan perusahaan sehingga dirasa perlu untuk meninjau lapangan... read more

Sore menjelang malam aku menuju barak C sesuai yang diperintahkan oleh kuli logging yang mengembat abis mulutku siang tadi, rahangku masih terasa pegel oleh karena terlalu lama menganga penuh untuk menerima sodokan kontol item gede sepergelangan tanganku. Sementara lelehan pejuh dicelanaku sudah mengering, membentuk gambaran tersendiri dicelanaku dan bila aku bersendawa maka uap pejuh kental... read more

Matahari telah keluar dari peraduannya, demikian pula kuli logging pada berkeluaran dari bedengnya masing masing, ada 5 bedeng dilokasi penebangan kayu tersebut, bedeng A sampai bedeng E, sama kumuh dan sama sempitnya, berisi rata rata 6 orang kuli per bedeng. Hari ini hari Minggu merupakan hari istirahat mereka, namun oleh karena lokasi terpencil ditengah hutan dan ketiadaan sarana transportasi... read more

Aku masih terikat diambang pintu, telanjang bulat, jejas bilur sabetan dan bogem mentah serta bekas sundutan rokok dan cupang menghiasi sekujur tubuh, dengan pejuh berceceran diseluruh tubuhku, bahkan mengalir perlahan keluar dari anus membentuk aliran di selangkanganku turun ke buah pelerku dan menetes, turun juga ke kedua pahaku sampai ke betis, aliran pejuh hangat geli geli basah akhhh...... read more

PETI, penambangan tanpa ijin merupakan skandal terbesar di negeri ancur ancuran seperti di Indonesia ini. Lokasi penambangan emas dibangun, lobang penggalian dibuat dengan dana pemerintah yang tidak sedikit dan kemudian dinyatakan ditutup karena konon katanya tak menghasilkan dan selanjutnya penambang liar yang di kordinir oleh oknum PT Aneka Tambang yang mengoperasikan lobang tambang tersebut... read more

Betapa tidak, sebuah lokasi penambangan emas illegal dimana semua aturan dan norma hukum yang lazim dalam sebuah masyarakat yang beradab tidak berlaku termasuk tanpa pengawasan dari aparat penegak keadilan, hanya hukum rimba yang kuat mengalahkan yang lemah, yang kuat menjadi berhak atas eksplotasi yang lemah luar dalam, maka tempat itu mejadi benar benar menjadi swarga yang indah bagi kaum gay,... read more

Seperti yang telah aku ceritakan terdahulu bahwa di lokasi penambangan emas liar banyak sekali fihak yang berkepentingan, menangguk keuntungan dari keboborokan sistem negeri brengsek ini dengan segala tipu daya dan muslihat menjungkir balikkan logika akal sehat, memeras tenaga gurandil sampai kering kerontang tak meninggalkan bekas apapun untuk kemajuan mereka apalagi untuk kemajuan masyarakat... read more

Kebrutalan di lokasi penambangan emas liar merupakan kisah lama yang selalu berulang dari abad ke abad sepanjang tragedi kehidupan manusia. Pengasapan lobang penggalian hingga berakhir dengan kematian para gurandil merupakan hal yang dianggap lumrah saja oleh karena persaingan antar kelompok yang sama rakus sama tamak sama biadab sehingga nyawa manusia tak lebih sama saja dengan nyawa tikus got... read more



Dua orang kuli memanggul peralatan galian berjalan di depan kamar kostku, ditengah hujan deras yang melanda Jakarta. Mereka berjalan sambil bercanda satu sama lain ditengah hujan lebat, entah apa yang mereka bicarakan namun kelihatan mereka sangat happy dan yang jelas kontol mereka berdua tampak ngaceng berat tercetak dengan tegas dibalik pakaian mereka yang basah kuyup itu. Aku sendiripun lagi... read more

Setelah beberapa saat aku berada telanjang bulat diantara pelukan dua kuli serabutan yang baru saja menumpahkan pejuh kedalam mulut dan kedalam lobang pantatku, perutku mulai keroncongan. Maklumlah banyak sudah energi yang keluar apalagi diluar udara dingin dengan tiupan angin mengiringi hujan petir yang belum juga berhenti dari tadi membasahi bumi Jakarta, aku bangkit menuju pojokan dapur masih... read more

Koh Tjiang memanggilku untuk menyampaikan maksudnya memperluas bidang usaha bar&pub miliknya di bilangan Mangga Besar, yaitu menambah side wing eksklusif untuk gay. Untuk itu ia merasa perlu untuk melakukan seleksi ketat terhadap calon "waiter paripurna" yang akan mengisi lowongan tersebut, dan ia menetapkan beberapa syarat agar aku dapat mencarikan tepat sesuai keinginannya serta berjanji akan... read more

Ke enam calon terpilih memasuki kampus Akademi Fantasi Gay. Seragam kaos buntung ketat dengan celana boxer tipis membayang, Adi kulit sawo matang pakaian warna merah, Bonar sawo matang pakaian warna jingga, Cokro kulit kuning pakaian warna kuning, Don kulit hitam pakaian warna hijau, Edmond kulit putih kuning pakaian warna biru dan Fred kulit hitam pakaian warna ungu. Warna warni pelangi, bendera... read more

Masa training hampir berakhir, sudah 3 bulan ke 6 akademia berada dalam kampus dan tak satupun tereliminasi oleh karena kemampuan mereka sangat baik dalam menerima latihan yang diberikan olehku, Gugun dan Koh Tjiang sangat teramat puas pada performance mereka, terutama setelah orgy yang dilakukan mereka bersama Koh Tjiang. Penampilan para akademia harus mendapat sentuhan agar layak jual pada... read more

Minggu depan para peserta akademia akan mulai bertugas di bar&pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar Jakarta, berarti kampus Akademi Fantasi Gay akan kosong entah untuk berapa lama aku belum mendapat order lain dari Koh Tjiang. Upacara yudisium untuk melepaskan para akademia akan segera diselenggarakan di kampus, kami sudah merencanakan sedetil mungkin tahap demi tahap jalannya upacara... read more

Jam 00.00 pada hari Minggu pembukaan bar& pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar. Undangan telah berdatangan hadir, aku melihat tokoh gay Indonesia dari Surabaya juga hadir malam itu dan banyak selebriti, pejabat, mantan pejabat, pebisnis, profesional muda dan juga atlit yang hadir malam itu. Acara dimeriahkan oleh sekelompok grup entertainer gay yang sudah kondang di Jakarta dengan penari... read more

"Oo it's ooo" awal kampanye pemilu sudah dimulai, entah apa yang di kampanyekan oleh puluhan partai yang tak jelas juntrungannya di negara republik drakula ini, hanya sekelompok petualang politik picisan yang berlomba untuk mendapatkan kesempatan menguras habis kekayaan yang berlimpah di negeri yang konon kabarnya gemah ripah loh jinawi tata tentrem karta raharja ini. Pesta demokrasi katanya,... read more

Salah satu keanehan mungkin satu satunya di dunia adalah pembentukan satgas pengamanan oleh masing masing partai setiap menjelang pemilu. Kan ada instansi resmi yang mengurusi masalah keamanan dan pengamanan, tapi entahlah semua partai di negara ini merasa penting membentuk satgas pengamanan sendiri yang terkadang justru membuat situasi menjadi tidak aman. Satgas yang dibentuk umumnya terdiri... read more

Semenjak awal kampanye hingga hari ini banyak sekali kegiatan calon legislatif dari masing masing partai yang berhamburan di negeri ini, umumnya segala cara dilakukan untuk menjaring massa calon pemilih agar mencoblos partainya dan gambarnya sebagai orang yang dipercaya untuk menyalurkan aspirasi mereka dalam pemerintahan yang akan datang. Bar&pub milik Koh Tjiang (baca : Akademi Fantasi Gay ) di... read more



"Deg deg ser..." hatiku bergetar tatkala melihat salah seorang juru kampanye diantara segerombolan jurkam diatas sebuah pentas. Masih muda diantara jurkam tua bangkotan perut buncit muka berminyak namun jurkam yang satu ini lain dan seakan aku pernah ketemu tetapi entah dimana. Kemarin dia ada juga disana tetapi sebagai juru kampanye partai lain, apakah aku salah lihat, deja vu?, entahlah... read more

Urusan logistik pemilu? Oo it's ooo... Hmm... membuat kita lebih sedih lagi melihat sistem kerja bangsa ini. Pemilu itukan sudah dijadwalkan setiap lima tahun, tapi selalu saja persiapannya on the last minute sehingga segala sesuatu dikerjakan terburu buru penuh masalah banyak task force den tentunya akn banyak penyimpangan dibanding bila dikerjakan secara apik rapi terprogram sejak lima tahun... read more

Ya... keinginan kuat untuk mempertontonkan kontol biji peler, lobang kencing dan lobang pantat kepada sesama lelaki merupakan sumber kenikmatan tersendiri bagiku, apalagi disertai dengan manipulasi manual pada zona erotik tersebut dan mendapat reaksi terhadap aksiku dari sesama lelaki yang melihat baik reaksi positif artinya menikmati tontonan yang aku suguhkan maupun reaksi negatif dengan kening... read more

Memberikan sinyal rangsangan seksual kepada sesama lelaki merupakan kenikmatan dan kebahagiaan tersendiri bagi seorang homo tulen bin sejati seperti diriku. Tak perduli apakah rangasangan seksual tersebut menjelma menjadi permainan entot mengentot atau hanya cukup menyebabkan kontol penerima sinyal menjadi ngaceng berat, hal itu tak menjadi persoalan karena untuk selanjutnya toh pengalaman... read more

Betapa bahagianya aku ketika membuka lemari yang berisikan barang cenderamata yang bernilai erotik bagiku yang semakin hari semakin bertambah. Dari mulai topi penutup kepala sampai dengan sepatu karet rombeng, dari sapu tangan bekas ngelap pejuh sampai dengan celana jeans robek, pokoknya segala macam pernak pernik barang yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kegiatan entot mengentot namun... read more

! Fetish; Dinas Luar

Mar 19, 2004

"Lagi bertugas mas?" "Dinas luar..." jawaban pendek tegas dari seorang seorang anggota polisi, namanya tertera dibaju seragam coklat, Sumarjo. Anggota polisi yang satu ini sangat menarik perhatianku, mungkin juga menarik perhatian anda yang mempunyai selera yang sama, "!" kontol ngaceng seorang homo fetish. Betapa tidak, anak muda gagah tinggi berbadan segitiga abis man, dada bidang kekar... read more

Seperti umumnya seorang homo ekshibisionis sejati maka segala sesuatu tindakan dan perbuatannya selalu saja mengisyaratkan "fuck me if you can", entotlah aku bila kau mau, tentu saja aksi akan mendapatkan reaksi dari sesama lelaki homo ekshibisionis maupun homo voyeurism "i'm really greedy to fuck you, man", gua demen banget ngentotin loe. Nah, klop bukan bila mendapatkan hal tersebut, dimana... read more

! Attention!

Mar 20, 2004

"!", sebuah tanda baca yang mempunyai banyak arti, awas, hati hati, attention, beware, achtung dan sejuta makna dapat mengartikan tanda baca"!". Bagiku seorang homoseksual gay sejati maka "!" adalah kontol ngaceng,ya kontol ngaceng tegak berdiri siap untuk mengentot siapa saja yang menghendaki kontol ngaceng tersebut baik di mulut maupun di lobang pantat tapi tidak di memek. Homoseksual sebuah... read more

"Aku tidak bersalah apapun" protesku "Nanti saja urusannya, pokoknya ikut ke kantor" "Anda tidak berhak menahanku" "Melawan petugas ya!" ancam petugas tramtib ketika mereka menertibkan kawasan liar di pinggiran rel kereta api, dua tangan kekar mencengkeram lenganku dikiri dan kanan dan menggelandang aku masuk kedalam mobil tahanan bersama beberapa orang lagi yang sudah berada didalam mobil... read more

Sasana tinju merupakan tempat favoritku memuaskan pandangan mata mengisi perbendaharaan fantasi seorang homo tulen seperti diriku, tempat dimana sekelompok lelaki muda kekar berbentuk segitiga abis berotot ketat kenyal dada bidang dengan otot dada menggelembung dihiasi pentil yang melenting perut rata berotot six pack kaya papan cucian pinggang ramping dengan daging buah pantat yang padat kenyal... read more



Page 1 of 3

   1 2 3      

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button