Ajaran Supranatural Agar Sukses Berkarir

By Negus Johan Pahlawan

submitted January 10, 2003

Translate from:
  To  
Text Size:

Hari ini aku mengantar Marcellino ke bandar-udara pulang ke Amerika. Mungkin tahun depan dia tidak akan pulang lagi kalau dia sudah jadi US Citizen.

"Johan, aku cinta Tanah Air,tapi aku perlu hidup" begitu katanya padaku. Memang sukar buat Lino untuk bisa hidup di Tanah Air dalam masa krisis begini. Bahkan tahun depan seluruh keluarganya menyusul ke Amerika.Bokap dan nyokapnya sudah tua dan tidak ada yang ngurus di Jakarta. Keluarganya sudah pada menyebar ke Australia,Eropa dan Canada beberapa tahun sebelum krisis.

Ortu-nya pernah tinggal di Amerika dan bokapnya juga punya US Green Card. Bokapnya Lino tiap enam bulan sekali harus ke Amerika, kalau tidak, Green Cardnya tidak berlaku lagi. Dengan kondisi krisis ekonomi sekarang tentu susah untuk ortu-nya bolak-balik San Francisco-Jakarta.

Tentu saja Lino senang akan berkumpul dengan ortu-nya. Yang bikin dia bingung adalah bagaimana dia akan menyalurkan hasrat homoseksualnya kalau ortu-nya sudah bergabung tinggal di apartemennya.Pasti runyam, bukan?

Rizal, sobatnya - dan kayaknya selama Lino di Jakarta sempat jadi pacar atau partner homosex-nya - tidak mungkin bisa ikut ke Amerika apalagi dalam situasi anti terorisme di AS dan rencana perang antara AS - Irak seperti sekarang. Sukar sekali untuk Orang Indonesia mendapat visa AS. Bisa makan waktu berbulan-bulan mengurusnya dan belum tentu bisa dapat.

Aku bilang sama Rizal : "Zal, lu udah enak jadi Satpam 'luar-dalam'. Ngapain lu ikut-ikutan ke Amerika. Di sana lu harus mulain dari awal lagi. Lebih baik lu nikmatin dunia, lu!". Rizal yang kalem dan ganteng itu hanya mesem-mesem saja. Tidak menjawab. Bikin aku gemes, ingin nyedot bibirnya yang jantan dan sensual itu! Menurut aku dan Lino, wajah Rizal mirip sekali Abdul Rasyid penyiar Metro TV! Itulah pula yang menyebabkan Lino ngebet dengan Rizal, sobat lamanya di SMU!

Di samping Lino nge-fans berat pada Irgi, dia juga suka sekali pada Abdul Rasyid. Tidak heran jika Lino memakai nama Abdul Rasyid dalam e-mail-nya. Alamat e-mail nya Lino (menurut aku) sangat cabul sekali,yaitu : pejuhmuncrat@eudoramail.com (Dasar Lino!, homosex sableng!!!).

Lino minta aku meneruskan menulis serial-cabulnya di MOTN. Dia takut kalau ketahuan ortu-nya, bahwa dia menjadi kontributor cerita-cabul homoseksual di MOTN.Dasar Lino,udah umur 26 tahun masih takut saja sama ortu-nya!

Lino minta aku yang melanjutkan serial-cabulnya, di MOTN, karena Rizal nggak doyan nulis. Rizal sukanya berbuat!. Latihan bela diri disambung dengan acara sodomi alias ngembat lobang pantat lelaki yang lagi berlatih sama-sama dia. Gila! (Sorry, ya Zal, lu gua omongin terus terang!)

Sebetulnya aku kenal Lino melalui Rizal. Aku teman sekerja Rizal dan satu perkumpulan latihan bela diri dan jujur saja aku juga cowok homosex.

Hubunganku dengan Lino tidak begitu dekat. Bahkan waktu Lino menginap di rumah Rizal, sebetulnya aku cemburu. Sebab, Rizal sudah kuanggap seperti pacarku atau milikku. Tapi lalu aku sadar bahwa dalam dunia pria homosex sebetulnya tidak dikenal hubungan tetap. Meskipun dengan hati panas dan perasaan kesal aku relakan juga Rizalku dinikmati Lino.

Meskipun begitu, ada persamaanku dengan Lino,yaitu kami sama-sama penggemar berat dari Irgi Achmad Fahrezi, cowok yang paling ganteng di dunia dan bintang Lupus Millenia itu! Kami berdua, bisa ngobrol berjam-jam tentang Irgi. Sampai-sampai lupa bahwa kami berdua lagi bersaing dan rebutan untuk menikmati tubuh Rizal, yang aduhai ketat dan nikmatt itu.

Sekarang, setelah Lino pulang. Aku bisa bebas menikmati tubuh Rizal-ku tercinta!Beda antara aku dengan Lino adalah, Lino sangat menghormati Irgi dan tidak pernah mau menjadikan Irgi sebagai obyek fantasi seksual. Sedangkan aku? Aku cinta dan juga hormat pada Irgi,tapi aku sering ngeloco sambil mengkhayalkan wajah Irgi yang manis serta tubuh Irgi yang mulus dan kelaki-lakian itu! Bahkan kalau aku lagi bercinta dengan Rizal, aku sering berkhayal bahwa pejuh yang kutelan dan keringat yang kujilati adalah pejuh dan keringat Irgi. Padahal, itu pejuh dan keringat Rizal,Sang Satpam Production House itu!

Aku sendiri juga kerja di kantor yang sama dengan Rizal. Aku juga kerja di security. Bahkan, Rizal adalah bos-ku,karena Rizal adalah Komandan Satpam Perusahaan. Sebagai cowok homosex, kadang-kadang aku juga mendapat rezeki nomplok bisa mencicipi artis cowok atau suaminya artis cewek yang lagi suntuk alias "bete". Rizal adalah yang favorit mereka,karena Rizal ganteng, sedangkan aku biasa-biasa saja. Paling-paling aku hanya dapat sisa-sisanya Rizal. Misalnya, Rizal lagi piket atau ada urusan lain maka aku menggantikan "tugas" atau "jatah" Rizal melayani cowok di tempattidur. Kadang-kadang ada yang minta dilayani nge-homo di lantai atau di mobil (untuk menjaga kerahasiaan).

Kalau aku harus menggantikan Rizal melayani cowok selebritis, biasanya uang "tali-asih" alias uang "tutup mulut" dari "pelanggan", aku serahkan pada Rizal. Tapi dia tak pernah mau menerima. Memang kami berdua bukan dan tidak mau disebut pelacur pria, gigolo atau kucing. Tapi, dalam zaman yang serba susah ini tentu sukar untuk tidak menerima uang tali asih yang besarnya satu sampai lima juta Rupiah itu. Karena kami perlu uang dan gaji kami kecil!

Baru-baru ini aku melayani seorang suami artis cewek yang perkawinanya sedang bermasalah. Sang suami datang ke kantor kami, hari sudah agak malam. lalu dia pura-pura mengajak aku ke kantin. Sampai di kantin dia pura-pura mengajak ngobrol. Akhirnya, pelan-pelan dia bilang : "Johan, gua nggak mau selingkuh atau mengkhianati isteri.Tapi tolong dong gua lu entengin. Gua udah sebulan nggak "dikasih" sama bini gua"

Maksudnya,kontolnya yang ngebet itu minta dibikin enteng dari pejuh yang sudah ingin muncrat! Dia bicara dengan sopan dan seperti minta tolong.Juga kebetulan orangnya ganteng banget. Jadi sebagai cowok homo, aku nggak tersinggung. Akhirnya, aku dan dia naik mobil ke tempat sepi. Setelah tiba di tempat sepi, di dalam mobil, kontol-kudanya aku "entengkan" dengan servis sedotan blow job-ku yang terkenal nikmat - sampai pejuhnya muncrat berceceran di jok dan lantai mobil. Suami artis itu ganteng banget, berkumis, berdada bidang dan bertubuh atletis. Pokoknya Luaar Biasa! Aku masih sempat menjilati kedua puting susunya dan kedua belah ketiaknya yang berambut lebbattt! Dia juga masih menuntut agar dia boleh mengembat lobang pantatku.Aku izinkan.Tapi, sepulang dari diembat, lobang pantat-ku berdarah-darah dan terasa luka dan perih. Mungkin sobek!

Pada kesempatan lain,seorang cowok pemain sinetron laga bercerita padaku bahwa dia sedang menjalani atau melaksanakan ilmu agar karirnya bisa tetap cemerlang sebagai artis. Syaratnya, dia harus melakukan puasa dan mutih (makan nasi putih saja tanpa garam dan minum air putih saja) selama beberapa hari. Selanjutnya, selama sebulan dia tidak boleh melakukan hubungan sex dengan cewek. Karena dia tidak suka dan tidak pernah onani (apa iya?) dia minta aku mau membantu "mengentengkan" kontolnya yang di bagian biji-pelernya sudah luber dengan pejuh itu! Tentunya dengan cara, aku harus mengulum kontolnya (blow job) atau membantu mengocokkan kontolnya dengan tanganku, sampai pejuhnya muncrat kemana-mana, berceceran!

Nah, pembaca "MOTN Erotic Stories" yang budiman. Demikianlah kisahku tentang Marcellino (Lino), Jose Rizal (Rizal) dan aku sendiri Johan (Johan Pahlawan). Lino minta agar aku menggantikan dia melanjutkan menulis serial-serial cabul di MONT tentang cowok homosex. Setelah Anda membaca cerita cabul ini, aku ucapkan Selamat Melakukan Hubungan Sex Sejenis!!!


Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Negus Johan Pahlawan

Tidak mudah bekerja sebagai camera-man di suatu production house. Jadwal kerjanya juga sering aneh, siang, malam, dini hari, atau subuh, dengan gaji yang pas-pasan saja. Tapi apa daya? Aku tidak punya pilihan dan keahlian lain, paling tidak, sekarang belum ada pilihan kerja lain! Aku juga sering frustasi. Maklumlah sebagai pria homoseks - aku sering berkesempatan memandangi tubuh lelaki... read more

Bekerja untuk membiayai kuliah, begitulah yang aku kerjakan sejak aku berumur 20 tahunan. Karena bukan pegawai-tetap maka tugasku serabutan sebagai "camera man" atau kadang-kadang sebagai "kacung". Istilah kerennya "office boy". Atas bantuan kenalan orang-tuaku aku diizinkan kerja sambilan di suatu production house. Aku mulai bekerja ketika production house itu membuat suatu sinetron remaja... read more

Pada saat episode Pondok Pak Jon ditayangkan dan kemudian episode Lupus Millenia disiarkan, waktu itu lah aku berhasil diterima masuk di suatu pendidikan ketentaraan di suatu negara. Walaupun kisah ini kutulis dalam bahasa Indonesia, tidak berarti bahwa apa yang aku alami ini terjadi di Indonesia. Kejadian ini terjadi di suatu negara yang tak perlu kusebut namanya. Waktu itu aku pemuda... read more

Meskipun sudah sering mendengar apa yang dialami para taruna, khususnya calon prajurit taruna atau capratar, selama pendidikan, tak urung aku shock juga - waktu pertama kali dihajar para senior dan pelatih di akademi. Walaupun akhirnya, kontolku ngaceng juga!. Apalagi setelah dihajar, biasanya kami dipaksa onani (= masturbasi, ngeloco alias coli). Sampai pejuh kami berceceran di kamar siksa.... read more

Selesai SMU aku pindah ke Amerika Serikat untuk masuk College kemudian mengambil MBA di UCLA - University of California in Los Angeles. Selesai kuliah dan setelah meraih MBA aku menetap di San Francisco. Saat itu, cowok pujaanku : Irgi Ahmad Fahrezi lagi kuliah di Sunway College, Malaysia, mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Waktu di SMU, aku iseng-iseng mengisi formulir lotere imigrasi ke AS... read more

Jatuh cinta atau tergila-gila pada aktris, aktor, penyanyi, presenter dan penyiar TV adalah hal yang biasa-biasa saja. Lazimnya disebut nge-fans. Biasanya cewek nge-fans cowok dan sebaliknya!. Jika cewek nge-fans cewek masih bisa dimaafkan!. Tapi jangan coba-coba cowok nge-fans cowok, bisa dituduh homo. Padahal, memang! Demikianlah halnya dengan aku seorang cowok homoseks murni 100%.Aku... read more

Tujuh tahun sudah aku tinggalkan Indonesia Tanah Airku Tercinta. Lima tahun untuk sekolah dan dua tahun untuk berusaha di Amerika Serikat. Untunglah aku lahir sebagai lelaki homoseks 100% yang tidak terlalu emosional. Meskipun demikian tak urung aku rindu juga pada cowok Indonesia yang lumayan ramah dan ganteng. Saat cerita cabul ini kutulis untuk "MOTN Erotic Stories", aku sudah memegang Green... read more

Setiap tahun aku pulang ke Tanah Air,Tanah Tempat Kelahiranku - Indonesia. Biasanya aku memilih libur di musim gugur (di Amerika disebut "fall"). Aku juga tidak bisa pulang terlalu lama. Bisnisku di San Francisco bisa kacau.Tetapi setelah Diemas Arief dan Bagus Errwynn bergabung di apartemenku, aku boleh libur agak lama. Mereka berdua (cowok Indonesia) mahasiswa di Berkeley dan mereka mau... read more

Waktu di SMU aku punya geng yang terdiri dari empat orang,yaitu: aku sendiri, Jose, Jeffri dan Bambang. Persahabatan kami melintasi suku, agama dan tingkat sosial ekonomi. Yang menyatukan kami adalah bahwa kami berada dalam satu kelas dan kami berempat termasuk ber-otak encer. Tetapi ada satu keanehan dari geng kami, yaitu bahwa ternyata kami berempat punya kecenderungan homoseksual - alias... read more

Liburan di Tanah Air tahun ini (2003) adalah yang paling berkesan buatku. Aku sempat berziarah di makam almarhum sobatku Jeffri di Pemakaman Tanah Kusir. Entah apa yang bikin aku jadi cengeng dan menangis di kuburan sobatku yang jadi korban AIDS itu. Aku juga berhasil ketemu Bambang Satyo bekas partner homoku di SMU yang sekarang berlagak jadi straight dan punya anak isteri segala. Aku juga ... read more



Kepulangan Lino (Marcellino Thomas) ke Amerika bagaikan bertiupnya kembali angin segar dalam jiwa ku. Betapa tidak, selama dua minggu Lino seakan merebut Rizal, cowokku - kekasihku dari sisiku. Sementara aku tak berkutik. Karena Lino kaya dan orang luar negeri dan sobat lama Rizal. Sementara aku setengahnya di kantor adalah bawahan Rizal dan aku seperti tidak punya keistimewaan apa-apa untuk... read more

Rizal cowokku menemani Lino sobatnya di SMU pergi berziarah ke makam Almarhum Jeffri. Jeffri baru saja meninggal dunia, sekitar sebulan sebelumnya. Jeffri meninggal terserang AIDS. Semasa hidupnya, Jeffri cukup dekat dengan Lino dan mereka sering kontak per telepon,fax dan surat-suratan Jakarta -San Francisco. Jeffri rajin mengirimkan berita, foto, VCD sinetron, filem dan FTV yang ada... read more

Pada mulanya bukan aku yang mulai. Tapi "mereka" yang mulai. Mereka yang mengajak aku berbuat dan minta dirahasiakan. Bahkan mereka memberi aku uang tali-asih yang sekaligus jadi uang tutup-mulut. Tetapi kenapa sekarang mereka sendiri yang membocorkan rahasia ini?. Aku marah, jengkel, dan ketakutan. Kalau rahasiaku terbongkar mukaku harus disembunyikan dimana? Sialan! Aku juga takut kalau ... read more

Waktu terjadi heboh konser grup musik asing dari suatu tempat di benua kita, tak aku sangka bahwa heboh yang disebut terakhir ini akan punya kaitan dengan diriku. Setelah misteri Si Peragawan Tommy yang mengaku ngebet dengan aku. Dua hari kemudian aku dapat telepon lagi.Di seberang sana seorang pria dengan nada ramah mengundang aku ke suatu restoran, "Ada yang mau saya bicarakan", katanya.... read more

Jadwal jaga atau piket Satpam di perusahaan kami diatur tiga shift sehari. Untuk shift malam hari mulai jam 22:00. Karena jumlah Anggota Satpam ada duabelas orang, tiap kali jaga diatur berdua. Malam itu aku jaga dengan Alex, tapi ternyata isterinya masuk rumah sakit akan melahirkan. Jadi Alex minta izin menunggui isterinya. Waktu aku melapor pada Jose Rizal, Komandan Satpam. Dia menanyakan... read more

Ada seorang tamu yang hampir secara rutin datang di kantorku. Biasanya dia datang menjelang tutup kantor atau pada hari Jum'at sore.Aku perhatikan rata-rata dia datang di kantorku dua sampai tiga kali seminggu. Kami para Satpam hafal tamu-tamu Bos Besar.Karena semua tamu, tak terkecuali, diminta untuk mengisi buku tamu. Di buku tamu dia menuliskan namanya : Subagyo. Kami Anggota Satpam dan... read more

Seorang kenalanku yang gay dan sudah berusia 50 tahun mengatakan :"Nobody loves you when you are old and gay" artinya "Tak ada yang mencintaimu jika engkau sudah tua dan gay". Kadang-kadang hal ini menghantui aku. Sekarang usiaku 26 tahun. Empat tahun lagi 30 tahun dan kemudian 40 tahun, lalu 50 tahun dst. Lalu kalau udah tua, aku mau ngapain?Itu pun kalau aku tidak kena AIDS. Nanti kalau... read more

Sebetulnya aku ingin sekali menyebut nama atau inisial seorang aktor sinteron action yang akhir-akhir ini sering minta aku "kawal". Maksudnya agar para Pembaca bisa lebih menghayati dan juga lebih menikmati kisahku. Tapi apa daya, aku harus berpegang pada moral dan etik dan harus menjaga nama baik serta kehormatan si aktor ganteng ini. Oleh karena itu, agar mudahnya, dalam kisah ini aku akan... read more

Ketika itu, sudah hampir sepuluh hari aku punya affair cinta sejenis dengan seorang aktor yang konon paling ganteng dan pernah di-issue-kan sebagai gay itu.Ketika itu, kebetulan dia sedang libur, tidak ada shooting. Karena dia sedang menunggu realisasi kontrak berikut untuk sebuah sinetron. Pembaca yang budiman, demi moral-etika dan untuk menjaga kehormatan sang aktor,aku sebut saja nama-nya... read more

Untuk kedua-kalinya aku kencan dengan Si Tommy ganteng yang mengaku dirinya entah model, entah peragawan, entah apa. Kali yang kedua ini dia juga membawa aku ke Hotel "B". Hotel bintang lima yang merupakan hotel favorit orang-orang Amerika yang berduit. Pada kencan yang pertama dia yang mengajak duluan dan ternyata kemudian aku dijebak. Aku diajak Tommy melakukan hubungan homosex,lalu... read more



Kegalauan yang aku rasakan setiap kali kumerenung adalah masa depanku dan penyakit AIDS. Pertanyaan sampai kapankah aku akan jadi Satpam yang praktis tidak punya masa depan dan tanpa jenjang karir ini?,sampai kapankah aku akan hidup liar sebagai homosex?,dan kapankah virus AIDS masuk ke badanku lalu menyeretku ke lubang kubur?. Seumur hidupku aku belum pernah diembat cowok yang mau memakai... read more

Dalam hatiku aku selalu menyanggah bahwa aku jual diri atau melacur, walaupun pada kenyataannya aku sudah seperti Gigolo,atau tepatnya Kucing (lelaki yang memberikan servis sex kepada sesama jenis). Betapa tidak, sekarang aku sering mempersiapkan diri agar pasangan homosexualku merasa puas. Aku sendiri tidak tahu apakah aku mengharapkan uang ataukah aku ingin membahagiakan laki-laki yang... read more

Namanya agak aneh Alexis Askan Lukman. Dia suka menyingkat namanya dengan AAL."AAL itu singkatan dari Akademi Angkatan Laut",katanya. Sehari-hari nama panggilannya Alex.Menurut cerita Alex, waktu dia lahir ayahnya sedang membaca cerita tentang Tsar Rusia yang terakhir. Dalam cerita itu ada nama Putera Mahkota Alexis. Dari nama Putera Tsar yang terkecil inilah nama "Alexis" diambil. Mungkin... read more

Sebelumnya jadwal harianku sederhana saja.Maklum aku hanya seorang Satpam perusahaan productionn house. Tetapi tanpa aku sadari ternyata jadwal harianku makin hari makin padat. Kalau dulu HP-ku hanya sekali-sekali berdering dan nada SMS juga jarang terdengar, sekarang paling tidak setiap setengah sampai seperempat jam ada saja nada SMS atau nada panggil. Nada panggil atau nada SMS itu... read more

Jika aku dihadapkan pada ujian-ujian iman berupa tawaran atau ajakan melakukan hubungan homosex maka lebih sering aku gagal.Bagaimana tidak,lebih sering ajakan itu terjadi tiba-tiba, tidak pernah disangka-sangka dan sangat menggoda. Itulah sebab-nya aku sering lupa pada dosa, sering lupa pada harga diriku, dan sering lupa pada risiko AIDS. Para Pembaca MOTN perlu memahami bahwa walaupun aku... read more

Belum lama ini aku dan Rizal masuk jadi anggota suatu Fitness Center. Fitness Center ini baru dan letaknya di suatu Komplex Kantor Pemerintahan. Anggota Fitness Center ini campuran : masyarakat umum dan juga ada karyawan/karyawati dari kantor yang jadi lokasi Fitness Center tersebut. Rizal(Jose Rizal) yang mengajak aku masuk Fitness Center itu. Kebetulan ada "Paket Keluarga" yang iurannya... read more

Orang-tuaku memberi nama aku Negus Negusti Johan Pahlawan. Negus Negusti adalah gelar kekaisaran Etiopia yang artinya Raja Diraja atau Maha Raja. Gelar ini dipakai oleh Kaisar Haile Selassie yang berkuasa sampai empat dasa warsa lebih sebagai Kaisar di Etiopia sebelum kelak ia digulingkan oleh kaum komunis yang dipimpin oleh Jenderal Mengistu Haile Miriam. Mengistu sendiri kemudian digulingkan... read more

Sudah hampir lima tahun aku berhubungan dengan Rizal. Lebih sering aku memanggil dia Zal atau Rizal saja. Kalau ingin mesra,aku suka memanggil dia Bang Rizal. Sekali-sekali aku memanggilnya Beli Wayan. Nama lengkap Rizal adalah Wayan Indrawan Jose Rizal. Dalam Bahasa Bali, kata Beli artinya Kakak atau mungkin sama dengan panggilan Mas dalam Bahasa Jawa. Rizal berdarah bangsawan [tidak etis kalau... read more

Rizal temanku baru saja pulih dari kondisi stress. Kata dokter ia mengalam homosexual panic reaction. Sebetulnya reaksi panik seperti ini hanya muncul pada laki-laki yang tidak sadar bahwa dirinya punya kecenderungan homosexual dan menjadi panik ketika ia tiba-tiba saja terpikat untuk melakukan hubungan sex dengan sesama jenis. Reaksi yang muncul pada Rizal terjadi ketika dia berkenalan... read more

Ketika Rizal sakit, aku kontak Lino [Marcellino Thomas Dj] di San Francisco dengan telepon. Dia coba bicara dengan Rizal, tapi Rizal tidak mau bicara.Maklum sedang stress. Aku agak senang juga Rizal tidak mau bicara dengan Lino. Sebab,jauh di lubuk hatiku sebetulnya aku cemburu pada Lino.Dia teman Rizal satu geng di SMU dan semasa remaja Rizal dan Lino sering melakukan hubungan homosex. ... read more



Page 1 of 8

1 2 3 4 5 6 7 8

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button