Aura Kelelakian Yang Meruntuhkan Imanku
submitted January 17, 2003
Untuk kedua-kalinya aku kencan dengan Si Tommy ganteng yang mengaku dirinya entah model, entah peragawan, entah apa. Kali yang kedua ini dia juga membawa aku ke Hotel "B". Hotel bintang lima yang merupakan hotel favorit orang-orang Amerika yang berduit.
Pada kencan yang pertama dia yang mengajak duluan dan ternyata kemudian aku dijebak. Aku diajak Tommy melakukan hubungan homosex,lalu kegiatan sexual kami secara diam-diam direkam dengan movie camera tersembunyi.Aku tahu perbuatan ini setelah aku ditawari untuk melayani hubungan homosexual salah seorang anggota dari suatu grup musik asing yang sedang mengadakan pertunjukan di Jakarta.
Rudy yang bertindak sebagai penghubung antara aku dengan germo-kucing(germo yang melayani laki-laki homo) mengatakan bahwa aku termasuk yang dipilih pemain musik asing itu setelah dia melihat hasil rekaman movie camera itu.
Anehnya, diperlakukan begitu aku tidak marah dan tidak dendam pada Tommy. Bahkan aku berpura-pura tidak tahu. Kebetulan setelah kencan pertama, aku kehilangan kartu nama Tommy. Sehingga aku tidak bisa mengontaknya. Tapi ketika aku secara tak sengaja menemukan kartu namanya, aku malah rindu pada Tommy dan menelepon Tommy untuk kencan lagi.
Aku sadar betul bahwa sikap pemaafku itu semata-mata karena silau dan terpukau oleh kegantengan dan kesimpatikan Tommy. Aura!, aura kelelakian Tommy yang meredakan kemarahan,meruntuhkan imanku dan menyingkirkan akal sehat dari otakku.
Pada kencan kedua, aku yang jadi pemimpin acara persetubuhan homosexual itu. Tommy melepaskan pakaiannya sambil membalikkan tubuhnya ke arah jendela. Waktu dia sudah telanjang bulat,aku bisa melihat tubuh bagian belakangnya yang berkulit mulus kekuningan. Punggungnya tampak bidang, atletis berotot, demikian pula pinggang, panggul, kedua bokongnya yang terbagi dua oleh belahan atau lipatan lobang pantat itu. Darah dan nafsu berahiku menggelegak dan dorongan nafsu sado-masochistku memuncak.
Tanpa minta izin apalagi berunding lagi, aku melepaskan ikat pinggang kulit dari celanaku dan menghajarkan ikatpinggangku dengan ayunan seluruh kekuatan ototku ke kulit punggungnya, yang segera menghasilkan lecutan keras dengan bunyi JEPRETT!.
Dia kaget, menggeliat dan terdongak kesakitan dan menjerit "AAAGH", tapi tidak protes!. Bahkan dia menghadap ketembok dan kedua tangan dan lengannya bertumpu ke dinding seperti seorang budak belian yang siap untuk dihajar pemiliknya dengan cambuk.
Aku lupa diri, nafsu sadisku merambat ke kepala. Aku terangsang, melecut, melecut dan melecut lagi. JEPPRETT..JEPPRETT..JEPPRETT.. suara hajaran ikat pinggang yang kulecutkan dengan kerrass ke kulit mulus Tommy yang kuning dan kelelakian itu!
Untunglah pada lecutan ke lima aku sadar lagi dan menghentikan hajaranku. Tommy tidak pingsan dan tidak lemas, dia tetap gagah perkasa. Lima garis merah yang ditingkah oleh jejas kemerahan, lebam kebiruan dan lecet berdarah menghiasi punggung kekarnya. Aku terangsang, ngaceng sampai keluar mazi (pre-cum)! Aku menarik Tommy dan mendorong tubuh telanjangnya telungkup di atas twin-bed.
Karena sedang amat terangsang, aku kalang-kabut melepaskan penutup badanku dan melemparkannya berserakan di lantai sampai tubuhku telanjang bulat. Lalu tubuh Tommy yang sudah menelungkup bertelanjang bulat di atas tempat tidur itu aku naiki, aku tunggangi.Mulutku tidak sabar mencecap rasa hasil lecutanku di punggungnya.Memar, lebam, lecet dan darah yang merembes dari kulitnya aku jilati sepuas-puasnya. Tanpa perduli apakah Tommy menderita AIDS atau tidak.
Sambil menjilati darahnya, kedua paha Tommy aku kangkangkan dengan kasar secara paksa dengan paha dan lututku. Lalu kontolku aku hunjamkan ke belahan pantatnya dan aku gesek-gesekkan ke paha-nya yang putih mulus dan berambut halus.Aku tidak bermaksud menyodomi lobang pantatnya, tapi aku mencari kenikmatan dari gesekan ledzat antara kontolku dan pahanya dan memang terasa nikmatnya tidak terkira.
Kedua puting susuku yang ketat melenting itu aku gosokkan nikmat ke punggungnya. Kontolku yang lumayan besar itu masuk keselangkangannya dan mungkin menghajar kedua biji pelernya yang lembut dan berfungsi memproduksi pejuh itu. Karena waktu kontolku kuhentakkan beberapa kali dia tampak kaget kesakitan dan beruara : Huk..!Huk..!Huk..!
Akhirnya aku mencapai puncak syahwat surgawi! Aku tak mau kehilangan momentum nikmatt itu dan tanpa menahan-nahan lagi aku muncratkan pejuhku ke daerah selangkangan Tommy dan belahan bokongnya CRROTT .. CRROTT .. CRROTT...pejuhku muncrat berceceran. Nikmatt sekali!
Sebagai penghargaan dan penghormatanku pada Tommy, aku balikkan tubuhnya sampai menelentang. Persis seperti aku membalikkan goreng-ikan kakap di meja makan. Sekarang aku bisa menikmati bagian depan tubuhnya yang telanjang bulatt itu. Kontolnya sudah tegang dengan kepala kontol (glans penis) tampak berkilat. Melihat otot dadanya yang ketat menonjol dengan kedua puting susu yang melenting, perut yang rata berotot seperti otot perut Primus Yustisio aku, tak tahan. Aku jilati dengan nikmat seluruh bagian depan tubuhnya dengan lidah dan ludahku. Terasa nikmat, gurih dan asin.Aku akhiri jilatan nikmatku dengan blow-job pada kontolnya yang aku usahakan senikmattt mungkin. Akhirnya, dia mencapai puncak syahwat surgawi dan lobang kontolnya memuncratkan pejuh mudanya yang putih, kental dan berbau khas laki-laki sejati itu!.
Seperti biasa aku membersihkan badan di kamar mandi, lalu aku bersihkan tubuh Tommy yang masih telanjang bulat dan terbaring di tempat tidur itu dengan handuk basah. Setelah itu pakaian Tommy aku kenakan dia aku baringkan setengah duduk.
Lalu aku lumat bibir gantengnya sepuas-puasku. Aku ciumi lehernya sampai aku ngaceng lagi. Tapi dorongan untuk mencabuli Tommy sekali lagi, aku tahan-tahan.
Setelah merasa puas main roman-romanan. Tommy melepaskan arloji Rolexnya dan memasangkan di pergelangan tanganku. "Aku mau Mas mengenang aku sampai aku mati" katanya.Aku melepas kalung emas di leherku dan memasangkan di lehernya."Tommy adalah bagian dari nyawaku" kataku. Dia tersenyum manis dan kami berciuman sekali lagi, lamaaaa dan nikmattt sekali.
Sore itu aku merasa bahagia sekali. Sampai aku lupa bahwa Rizal-ku sedang dibawa seorang aktor laga ganteng ke Jawa Timur dan "dipakai" macam lonte! Aku lupa bahwa aku cuma Stapam yang setiap saat bisa kehikangan pekerjaan. Aku lupa bahwa aku terlalu sering berbuat cabul sesama jenis tanpa kondom dan mungkin sekarang sudah kena AIDS.
Aku diantar Tommy ke kantor untuk piket malam. Kebetulan teman jagaku Si Alex, yang isterinya baru melahirkan. Alex orangnya putih, ganteng dan atletis. Umurnya baru 22 tahun. Dia punya ijazah D-3 tapi tak punya pilihan pekerjaan lain dan merasa bersyukur bisa kerja jadi Satpam.
Aku tidak tahu setan homo datang dari mana. Malam itu aku merasa Alex ganteng dan menawan sekali. Padahal aku sudah sering jaga berdua Alex tapi tak pernah punya perasaan seperti itu. Ketika obrolan kami sampai ke urusan keluarga.Alex mulai mengeluh bahwa setelah puasa sex 9 bulan (selama isterinya hamil), sekarang dia masih harus puasa sex 40 hari lagi, sampai kondisi isterinya pulih kembali setelah melahirkan. Antara sadar-tidak sadar aku menawarkan diri untuk membantu. Untuk pertama kali setelah bekerja bersama-sama sebagai sStpam di perusahaan kami. Malam itu aku melakukan blow-job untuk Alex-ku.
Alex adalah seorang lelaki sejati yang tidak suka melakukan onani.Tidak heran,karena dia sudah lama tidak mengeluarkan pejuh, ketika aku sedot kontol-nya dan saat dia sampai dipuncak syahwat(orgasme) pejuhnya muncrat banyak sekali. Putih, kental dan semerbak air-mani. Denyutan kontolnya seakan tak pernah berakhir memompakan pejuh segarnya keluar.
Kesediaanku melakukan blow-job untuk Alex juga terdorong oleh pengaruh aura!, aura Alex yang malam itu terasa sangat menawan bagiku. Entah, Alex punya ilmu gaib apa? Sampai aku menghinakan diri begitu!!!
More stories From Negus Johan Pahlawan
Aku berkesempatan mencicipi cowok!
Dec 28, 2002
Tidak mudah bekerja sebagai camera-man di suatu production house. Jadwal kerjanya juga sering aneh, siang, malam, dini hari, atau subuh, dengan gaji yang pas-pasan saja. Tapi apa daya? Aku tidak punya pilihan dan keahlian lain, paling tidak, sekarang belum ada pilihan kerja lain! Aku juga sering frustasi. Maklumlah sebagai pria homoseks - aku sering berkesempatan memandangi tubuh lelaki... read more
Ada Aktor Straight Yang Doyan Office Boy
Dec 29, 2002
Bekerja untuk membiayai kuliah, begitulah yang aku kerjakan sejak aku berumur 20 tahunan. Karena bukan pegawai-tetap maka tugasku serabutan sebagai "camera man" atau kadang-kadang sebagai "kacung". Istilah kerennya "office boy". Atas bantuan kenalan orang-tuaku aku diizinkan kerja sambilan di suatu production house. Aku mulai bekerja ketika production house itu membuat suatu sinetron remaja... read more
Andaikan Pengalamanku Boleh Difilemkan
Dec 29, 2002
Pada saat episode Pondok Pak Jon ditayangkan dan kemudian episode Lupus Millenia disiarkan, waktu itu lah aku berhasil diterima masuk di suatu pendidikan ketentaraan di suatu negara. Walaupun kisah ini kutulis dalam bahasa Indonesia, tidak berarti bahwa apa yang aku alami ini terjadi di Indonesia. Kejadian ini terjadi di suatu negara yang tak perlu kusebut namanya. Waktu itu aku pemuda... read more
Ancaman dan hajaran pecut awal siksaan!
Jan 01, 2003
Meskipun sudah sering mendengar apa yang dialami para taruna, khususnya calon prajurit taruna atau capratar, selama pendidikan, tak urung aku shock juga - waktu pertama kali dihajar para senior dan pelatih di akademi. Walaupun akhirnya, kontolku ngaceng juga!. Apalagi setelah dihajar, biasanya kami dipaksa onani (= masturbasi, ngeloco alias coli). Sampai pejuh kami berceceran di kamar siksa.... read more
Awal hidupku sebagai budak di Amerika
Jan 02, 2003
Selesai SMU aku pindah ke Amerika Serikat untuk masuk College kemudian mengambil MBA di UCLA - University of California in Los Angeles. Selesai kuliah dan setelah meraih MBA aku menetap di San Francisco. Saat itu, cowok pujaanku : Irgi Ahmad Fahrezi lagi kuliah di Sunway College, Malaysia, mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Waktu di SMU, aku iseng-iseng mengisi formulir lotere imigrasi ke AS... read more
Andai aku boleh menjilati lobang pantat Irgi
Jan 02, 2003
Jatuh cinta atau tergila-gila pada aktris, aktor, penyanyi, presenter dan penyiar TV adalah hal yang biasa-biasa saja. Lazimnya disebut nge-fans. Biasanya cewek nge-fans cowok dan sebaliknya!. Jika cewek nge-fans cewek masih bisa dimaafkan!. Tapi jangan coba-coba cowok nge-fans cowok, bisa dituduh homo. Padahal, memang! Demikianlah halnya dengan aku seorang cowok homoseks murni 100%.Aku... read more
Arti cinta bagi seorang pria yang homoseks
Jan 03, 2003
Tujuh tahun sudah aku tinggalkan Indonesia Tanah Airku Tercinta. Lima tahun untuk sekolah dan dua tahun untuk berusaha di Amerika Serikat. Untunglah aku lahir sebagai lelaki homoseks 100% yang tidak terlalu emosional. Meskipun demikian tak urung aku rindu juga pada cowok Indonesia yang lumayan ramah dan ganteng. Saat cerita cabul ini kutulis untuk "MOTN Erotic Stories", aku sudah memegang Green... read more
Alasan berjumpa Bang Rusli yang ganteng
Jan 07, 2003
Setiap tahun aku pulang ke Tanah Air,Tanah Tempat Kelahiranku - Indonesia. Biasanya aku memilih libur di musim gugur (di Amerika disebut "fall"). Aku juga tidak bisa pulang terlalu lama. Bisnisku di San Francisco bisa kacau.Tetapi setelah Diemas Arief dan Bagus Errwynn bergabung di apartemenku, aku boleh libur agak lama. Mereka berdua (cowok Indonesia) mahasiswa di Berkeley dan mereka mau... read more
Amanah seorang aktor pada Jose sobatku
Jan 08, 2003
Waktu di SMU aku punya geng yang terdiri dari empat orang,yaitu: aku sendiri, Jose, Jeffri dan Bambang. Persahabatan kami melintasi suku, agama dan tingkat sosial ekonomi. Yang menyatukan kami adalah bahwa kami berada dalam satu kelas dan kami berempat termasuk ber-otak encer. Tetapi ada satu keanehan dari geng kami, yaitu bahwa ternyata kami berempat punya kecenderungan homoseksual - alias... read more
Acara liburan di Tanah Air yang nikmat
Jan 09, 2003
Liburan di Tanah Air tahun ini (2003) adalah yang paling berkesan buatku. Aku sempat berziarah di makam almarhum sobatku Jeffri di Pemakaman Tanah Kusir. Entah apa yang bikin aku jadi cengeng dan menangis di kuburan sobatku yang jadi korban AIDS itu. Aku juga berhasil ketemu Bambang Satyo bekas partner homoku di SMU yang sekarang berlagak jadi straight dan punya anak isteri segala. Aku juga ... read more
Ajaran Supranatural Agar Sukses Berkarir
Jan 10, 2003
Hari ini aku mengantar Marcellino ke bandar-udara pulang ke Amerika. Mungkin tahun depan dia tidak akan pulang lagi kalau dia sudah jadi US Citizen. "Johan, aku cinta Tanah Air,tapi aku perlu hidup" begitu katanya padaku. Memang sukar buat Lino untuk bisa hidup di Tanah Air dalam masa krisis begini. Bahkan tahun depan seluruh keluarganya menyusul ke Amerika.Bokap dan nyokapnya sudah tua dan... read more
Angin sejuk kembali bertiup dalam kalbuku
Jan 10, 2003
Kepulangan Lino (Marcellino Thomas) ke Amerika bagaikan bertiupnya kembali angin segar dalam jiwa ku. Betapa tidak, selama dua minggu Lino seakan merebut Rizal, cowokku - kekasihku dari sisiku. Sementara aku tak berkutik. Karena Lino kaya dan orang luar negeri dan sobat lama Rizal. Sementara aku setengahnya di kantor adalah bawahan Rizal dan aku seperti tidak punya keistimewaan apa-apa untuk... read more
AIDS ,Penyakit Yang Menghantui Kami Gay
Jan 11, 2003
Rizal cowokku menemani Lino sobatnya di SMU pergi berziarah ke makam Almarhum Jeffri. Jeffri baru saja meninggal dunia, sekitar sebulan sebelumnya. Jeffri meninggal terserang AIDS. Semasa hidupnya, Jeffri cukup dekat dengan Lino dan mereka sering kontak per telepon,fax dan surat-suratan Jakarta -San Francisco. Jeffri rajin mengirimkan berita, foto, VCD sinetron, filem dan FTV yang ada... read more
Aneh, kenapa aku di-book seperti Kucing?
Jan 11, 2003
Pada mulanya bukan aku yang mulai. Tapi "mereka" yang mulai. Mereka yang mengajak aku berbuat dan minta dirahasiakan. Bahkan mereka memberi aku uang tali-asih yang sekaligus jadi uang tutup-mulut. Tetapi kenapa sekarang mereka sendiri yang membocorkan rahasia ini?. Aku marah, jengkel, dan ketakutan. Kalau rahasiaku terbongkar mukaku harus disembunyikan dimana? Sialan! Aku juga takut kalau ... read more
Apakah aku akan berprofesi jadi Kucing?
Jan 12, 2003
Waktu terjadi heboh konser grup musik asing dari suatu tempat di benua kita, tak aku sangka bahwa heboh yang disebut terakhir ini akan punya kaitan dengan diriku. Setelah misteri Si Peragawan Tommy yang mengaku ngebet dengan aku. Dua hari kemudian aku dapat telepon lagi.Di seberang sana seorang pria dengan nada ramah mengundang aku ke suatu restoran, "Ada yang mau saya bicarakan", katanya.... read more
Apabila Godaan Setan Mulai Menghadang
Jan 12, 2003
Jadwal jaga atau piket Satpam di perusahaan kami diatur tiga shift sehari. Untuk shift malam hari mulai jam 22:00. Karena jumlah Anggota Satpam ada duabelas orang, tiap kali jaga diatur berdua. Malam itu aku jaga dengan Alex, tapi ternyata isterinya masuk rumah sakit akan melahirkan. Jadi Alex minta izin menunggui isterinya. Waktu aku melapor pada Jose Rizal, Komandan Satpam. Dia menanyakan... read more
Ajakan membantu pekerjaan Pak Kolonel
Jan 13, 2003
Ada seorang tamu yang hampir secara rutin datang di kantorku. Biasanya dia datang menjelang tutup kantor atau pada hari Jum'at sore.Aku perhatikan rata-rata dia datang di kantorku dua sampai tiga kali seminggu. Kami para Satpam hafal tamu-tamu Bos Besar.Karena semua tamu, tak terkecuali, diminta untuk mengisi buku tamu. Di buku tamu dia menuliskan namanya : Subagyo. Kami Anggota Satpam dan... read more
Arah hidup sebagai gay yang tak menentu
Jan 14, 2003
Seorang kenalanku yang gay dan sudah berusia 50 tahun mengatakan :"Nobody loves you when you are old and gay" artinya "Tak ada yang mencintaimu jika engkau sudah tua dan gay". Kadang-kadang hal ini menghantui aku. Sekarang usiaku 26 tahun. Empat tahun lagi 30 tahun dan kemudian 40 tahun, lalu 50 tahun dst. Lalu kalau udah tua, aku mau ngapain?Itu pun kalau aku tidak kena AIDS. Nanti kalau... read more
Apartemen sang aktor jadi kamar operasi
Jan 15, 2003
Sebetulnya aku ingin sekali menyebut nama atau inisial seorang aktor sinteron action yang akhir-akhir ini sering minta aku "kawal". Maksudnya agar para Pembaca bisa lebih menghayati dan juga lebih menikmati kisahku. Tapi apa daya, aku harus berpegang pada moral dan etik dan harus menjaga nama baik serta kehormatan si aktor ganteng ini. Oleh karena itu, agar mudahnya, dalam kisah ini aku akan... read more
Affairku Dengan Aktor Ganteng Berakhir.
Jan 16, 2003
Ketika itu, sudah hampir sepuluh hari aku punya affair cinta sejenis dengan seorang aktor yang konon paling ganteng dan pernah di-issue-kan sebagai gay itu.Ketika itu, kebetulan dia sedang libur, tidak ada shooting. Karena dia sedang menunggu realisasi kontrak berikut untuk sebuah sinetron. Pembaca yang budiman, demi moral-etika dan untuk menjaga kehormatan sang aktor,aku sebut saja nama-nya... read more
Adakah Jalan Lepas Dari Kecabulan Ini?
Jan 17, 2003
Kegalauan yang aku rasakan setiap kali kumerenung adalah masa depanku dan penyakit AIDS. Pertanyaan sampai kapankah aku akan jadi Satpam yang praktis tidak punya masa depan dan tanpa jenjang karir ini?,sampai kapankah aku akan hidup liar sebagai homosex?,dan kapankah virus AIDS masuk ke badanku lalu menyeretku ke lubang kubur?. Seumur hidupku aku belum pernah diembat cowok yang mau memakai... read more
Aturan Memakai Enema Sebelum Main Sex
Jan 18, 2003
Dalam hatiku aku selalu menyanggah bahwa aku jual diri atau melacur, walaupun pada kenyataannya aku sudah seperti Gigolo,atau tepatnya Kucing (lelaki yang memberikan servis sex kepada sesama jenis). Betapa tidak, sekarang aku sering mempersiapkan diri agar pasangan homosexualku merasa puas. Aku sendiri tidak tahu apakah aku mengharapkan uang ataukah aku ingin membahagiakan laki-laki yang... read more
Alex : Sahabat Setia Dan Teman Sejawatku.
Jan 18, 2003
Namanya agak aneh Alexis Askan Lukman. Dia suka menyingkat namanya dengan AAL."AAL itu singkatan dari Akademi Angkatan Laut",katanya. Sehari-hari nama panggilannya Alex.Menurut cerita Alex, waktu dia lahir ayahnya sedang membaca cerita tentang Tsar Rusia yang terakhir. Dalam cerita itu ada nama Putera Mahkota Alexis. Dari nama Putera Tsar yang terkecil inilah nama "Alexis" diambil. Mungkin... read more
Agenda Harianku Yang Makin Padat Saja
Jan 18, 2003
Sebelumnya jadwal harianku sederhana saja.Maklum aku hanya seorang Satpam perusahaan productionn house. Tetapi tanpa aku sadari ternyata jadwal harianku makin hari makin padat. Kalau dulu HP-ku hanya sekali-sekali berdering dan nada SMS juga jarang terdengar, sekarang paling tidak setiap setengah sampai seperempat jam ada saja nada SMS atau nada panggil. Nada panggil atau nada SMS itu... read more
Asal-usul Yopie: Kisah Tragis Anak Bangsa
Jan 19, 2003
Jika aku dihadapkan pada ujian-ujian iman berupa tawaran atau ajakan melakukan hubungan homosex maka lebih sering aku gagal.Bagaimana tidak,lebih sering ajakan itu terjadi tiba-tiba, tidak pernah disangka-sangka dan sangat menggoda. Itulah sebab-nya aku sering lupa pada dosa, sering lupa pada harga diriku, dan sering lupa pada risiko AIDS. Para Pembaca MOTN perlu memahami bahwa walaupun aku... read more
Asisten Pelatih Di Fitness Center : Mas Lutfi
Jan 20, 2003
Belum lama ini aku dan Rizal masuk jadi anggota suatu Fitness Center. Fitness Center ini baru dan letaknya di suatu Komplex Kantor Pemerintahan. Anggota Fitness Center ini campuran : masyarakat umum dan juga ada karyawan/karyawati dari kantor yang jadi lokasi Fitness Center tersebut. Rizal(Jose Rizal) yang mengajak aku masuk Fitness Center itu. Kebetulan ada "Paket Keluarga" yang iurannya... read more
Abdi Setia Dari Nafsu Syahwat Sesama Jenis
Jan 24, 2003
Orang-tuaku memberi nama aku Negus Negusti Johan Pahlawan. Negus Negusti adalah gelar kekaisaran Etiopia yang artinya Raja Diraja atau Maha Raja. Gelar ini dipakai oleh Kaisar Haile Selassie yang berkuasa sampai empat dasa warsa lebih sebagai Kaisar di Etiopia sebelum kelak ia digulingkan oleh kaum komunis yang dipimpin oleh Jenderal Mengistu Haile Miriam. Mengistu sendiri kemudian digulingkan... read more
Apabila Bahtera Rumah Tangga Terguncang
Jan 24, 2003
Sudah hampir lima tahun aku berhubungan dengan Rizal. Lebih sering aku memanggil dia Zal atau Rizal saja. Kalau ingin mesra,aku suka memanggil dia Bang Rizal. Sekali-sekali aku memanggilnya Beli Wayan. Nama lengkap Rizal adalah Wayan Indrawan Jose Rizal. Dalam Bahasa Bali, kata Beli artinya Kakak atau mungkin sama dengan panggilan Mas dalam Bahasa Jawa. Rizal berdarah bangsawan [tidak etis kalau... read more
Akan ditambah supaya aku "mandi darah"!
Jan 25, 2003
Rizal temanku baru saja pulih dari kondisi stress. Kata dokter ia mengalam homosexual panic reaction. Sebetulnya reaksi panik seperti ini hanya muncul pada laki-laki yang tidak sadar bahwa dirinya punya kecenderungan homosexual dan menjadi panik ketika ia tiba-tiba saja terpikat untuk melakukan hubungan sex dengan sesama jenis. Reaksi yang muncul pada Rizal terjadi ketika dia berkenalan... read more
Abad terorisme yang menggelisahkan!
Jan 25, 2003
Ketika Rizal sakit, aku kontak Lino [Marcellino Thomas Dj] di San Francisco dengan telepon. Dia coba bicara dengan Rizal, tapi Rizal tidak mau bicara.Maklum sedang stress. Aku agak senang juga Rizal tidak mau bicara dengan Lino. Sebab,jauh di lubuk hatiku sebetulnya aku cemburu pada Lino.Dia teman Rizal satu geng di SMU dan semasa remaja Rizal dan Lino sering melakukan hubungan homosex. ... read more
















= Flash Play Button