Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Sep 02, 2014 - Home of 20261 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Abdi Setia Dari Nafsu Syahwat Sesama Jenis

By Negus Johan Pahlawan

submitted January 24, 2003

Categories: In Indonesian

Text Size:

Orang-tuaku memberi nama aku Negus Negusti Johan Pahlawan. Negus Negusti adalah gelar kekaisaran Etiopia yang artinya Raja Diraja atau Maha Raja.

Gelar ini dipakai oleh Kaisar Haile Selassie yang berkuasa sampai empat dasa warsa lebih sebagai Kaisar di Etiopia sebelum kelak ia digulingkan oleh kaum komunis yang dipimpin oleh Jenderal Mengistu Haile Miriam. Mengistu sendiri kemudian digulingkan melalui coup d'etat berdarah oleh rezim lain.

Karena nama "Negus Negusti" kedengaran terlalu janggal bahkan kedengarannya seperti "berdengus-dengus", maka waktu aku masuk sekolah dasar orang tuaku mengganti namaku menjadi Johan Pahlawan Negusti. Sedangkan nama Johan Pahlawan diambil dari nama Teuku Umar Johan Pahlawan yaitu seorang pahlawan pejuang dan bangsawan Aceh.

Teman-temanku biasa memanggil aku "Johan". Nama Negusti hampir tidak pernah aku pakai kecuali dalam dokumen resmi seperti ijazah.Aku lahir pada tahun 1976 dan mulai bekerja sejak tamat SMU.

Sejak SMP aku sudah hobby Karate. Aku juga pernah belajar Taekwondo dan pernah juga latihan Kempo. Tapi sampai saat ini aku hanya menekuni Karate dan aku punya kualifikasi sabuk hitam. Diam-diam aku juga gemar angkat beban dan binaraga. Tapi untungnya tubuhku ramping. Jadi keindahan ototku hanya bisa dinikmati dengan jelas jika aku buka baju (atau telanjang bulat). Tinggi badanku 172 cm dan berat badanku sekarang 70 Kg. Rambut ketiakku tumbuh sedang-sedang saja,tapi selalu aku cabuti, demikian pula jembutku selalu aku rapikan dengan gunting. Pendeknya tubuhku luar dalam setiap saat siap untuk dinikmati oleh laki-laki ganteng yang beruntung, termasuk Para Pembaca Situs Cabul MOTN ini.

Oleh karena itu kalau aku latihan renang, selalu ada saja cowok yang mendekati aku atau bertegur sapa. Hampir pasti bahwa mereka adalah cowok homo yang sering berkeliaran di kolam renang. Mereka purapura latihan renang sambil cucimata menikmati pemandangan tubuh laki-laki berbagai umur sedang bertelanjang dada atau bahkan ada yang nyaris telanjang karena minimnya rancangan celana renang atau kancutnya. Aku tidak suka berenang di tempat umum, karena risih bertelanjang dada dilihat oleh lawan-jenis. Tapi kalau di hadapan sesama jenis, telanjang bulat sambil ngaceng pun aku tidak ragu atau malu. Aku tidak pernah mau menanggapi ajakan laki-laki homo di kolam renang untuk berhubungan sejenis. Meskipun pernah ada lelaki di kolam renang yang kasmaran denganku dan memohon-mohon untuk aku setubuhi. Tapi aku malah jadi ketakutan dan cepat-cepat berlalu!. Meskipun dia berwajah tampan, begitu juga badannya bagus, tetapi karena nuansa homosex terkesan memancar dari wajahnya, aku jadi takut dan tidak berselera lagi.

Sukarnya mencari pekerjaan waktu aku tamat SMU tahun 1994 mengantarkan aku kepada profesi Satpam setelah sempat dilatih di Lido. Aku menikmati latihan di Lido. Aku senang mandi telanjang bulat bersama sekian banyak laki-laki muda. Aku bisa menikmati pemandangan kontol, biji peler, jembut, otot dada, otot perut, puting susu dan rambut ketiak sepuas-puasku. Kebetulan aku ikut latihan Satpam untuk suatu kelompok khusus. Semua peserta berijazah setingkat SMU dengan umur 18 - 20 tahun

Aku juga sempat main-gila dengan Sonny, sesama siswa pelatihan calon Satpam yang lumayan ganteng. Waktu itu hari Sabtu sore,dia mengajakku menginap di suatu hotel dan malamnya sebelum tidur dia mencumbuku. Aku tak kuasa menolak. Apalagi Sonny benar-benar tipeku. Aku suka rambutnya yang hitam berombak, kulit mukanya yang coklat dan halus tapi sangat kelaki-lakian. Sonny memang ganteng!.

Tubuhnya tidak terlalu berotot tapi ketat dan atletis. Rambut ketiaknya juga sedikit, seakan hanya jadi tanda kedewasaan dan kelaki-lakiannya yang sempurna. Kedua puting susunya melenting ketat dan sangat menggoda. Ukuran kontolnya juga lumayan besar dan sunatan kulupnya model high and tight. Jembutnya hitam dan tumbuh luas tapi rapi. Jadi amat merangsang. Sonnny yang memimpin acara cabul persetubuhan sejenis itu. Dia melakukannya sangat sistematis. Dari mulai menciumi leherku, melumat bibir, menjilati dan memijit-mijit puting susuku, menjilati ketiak, menghisap kontol sampai pejuhku muncrat. Percabulan itu diakhiri dengan acara memperawani lobang pantatku. Nyeri, perih, nikmat, nyaman, tenteram, bahagia bersatu-padu dalam kalbuku sepanjang perbuatan hubungan sesama jenis itu dilakukan!

Sonny agaknya seorang bi-sex. Dia akhirnya kawin dengan seorang janda kaya. Pemilik rumah yang mempekerjakannya sebagai Satpam. Sesudah menikah, Sonny pernah menghubungi aku dan mengajak aku berhubungan sejenis lagi.Tapi saat itu aku kurang berselera, sehingga ajakannya aku tolak dengan halus. Dia mengajak aku jalan dengan sebuah mobil mewah, makan di restoran dan saat berpisah dia lumat bibirku sejadi-jadinya. Kami bercipokan lama sekali! Dia minta aku menghisap kontolnya, tapi aku hanya elus-elus punggungnya yang masih kekar itu dan aku ciumi lehernya sebagai jawaban: No way!. Mungkin sepulang dari kencan denganku itu dia langsung ngeloco atau segera menyetubuhi isterinya yang menurutku tidak muda lagi!

Setelah mempunyai kualifikasi Satpam aku bekerja di suatu Security Agency.Aku ditempatkan di suatu production house sebagai Satpam. Tapi aku juga sekaligus merangkap supir dan pesuruh.

Dengan kerja-keras,berhemat serta mengatur waktu dengan ketat, akhirnya aku lulus Sarjana Ekonomi dari UT=Universitas terbuka pada tahun 1999. Lima tahun setelah lulus SMU.

Setelah bekerja sebagai Satpam, doronganku untuk melakukan hubungan sesama jenis makin menggelora saja. Apalagi di lingkungan production house itu banyak aktor, suami aktris, ada model dan kadang-kadang ada peragawan. Sebagian dari mereka adalah petualang kenikmatan,termasuk kenikmatan hubungan sejenis. Dorongan nafsu dan tanpa-sadar desakan ekonomi menyebabkan aku makin sering melakukan hubungan sejenis. Mula-mula atas dasar suka sama suka, lama kelamaan aku mulai bersedia dibayar untuk melayani sex. Bukan hanya melayani hubungan sejenis biasa tetapi juga hubungan melayani sex sado-masochist (s/M). Kebetulan aku suka sekali jadi slave. Rupanya banyak juga aktor yang punya kecenderungan sadistik. Dari pada mereka menyiksa isterinya, lebih baik mereka membayar aku untuk disiksa, lalu melampiaskan nafsu syahwatnya di mulut atau di lobang pantatku. Setiap di-book rata-rata aku dibayar satu sampai lima juta rupiah. Aku tidak pernah memasang tarif, tapi rasanya aku tidak pernah diberi uang lendir alias uang tali asih atau uang tutup mulut kurang dari satu juta sekali servis!

Mungkin almarhum kedua orang-tuaku akan menangis jika tahu bahwa aku bukan jadi Raja atau Pahlawan seperti namaku melainkan jadi abdi atau budak nafsu syahwat sejenis alias homosex.

Seperti halnya semua laki-laki homosex maka yang ada di pikiranku hanya satu, yaitu sex, sex, sex, dan sex lagi. Seakan-akan hidup dan kehidupan ini hanya untuk mencari dan menikmati wajah dan tubuh laki-laki yang tampan. Favoritku adalah laki-laki yang muda, tampan, jantan, atletis, bersih, harum dan kulup atau foreskinnya disunat.

Terciptanya aku sebagai seorang laki-laki homosex atau cowok gay tidak pernah mengecewakan aku. Aku beruntung, meskipun gay tapi aku terlahir macho, jantan, dan kelaki-lakian. Sehingga hampir tidak ada orang yang mengira aku gay, kecuali jika dia pernah melakukan hubungan sejenis dengan aku. Aku juga dikaruniai wajah yang lumayan dan berkat aku rajin latihan beban, push up, sit up, jogging, fitness dan latihan tinju dengan sand-sack maka tubuhku juga atletis, ketat, dan nikmat. Tubuhku terasa nikmat bagi mereka yang bersetubuh sesama jenis denganku dan terasa nikmat bagiku sendiri saat melakukan onani. Onani adalah perbuatan yang paling sering dan paling disukai cowok gay macam aku!

Ketampananku dan ke-macho-anku menyebabkan banyak cowok gay yang terpikat padaku. Dengan statusku sebagai Satpam, yang setengah pesuruh, setengah supir menyebabkan tidak ada cewek yang berminat mendekati aku. Sementara itu cewek yang se-level dengan Satpam juga tidak nyambung dengan aku. Sebab aku cukup berpendidikan dan aku berusaha menjaga jarak dengan mereka. Jadi aku juga tidak pernah didekati oleh para pembantu rumah tangga yang umumnya wanita dan banyak yang masih usia remaja.

Dalam perjalanan karirku sebagai Satpam Security Agency, aku pernah juga ditempatkan di suatu Studio TV Swasta.Disana aku berjumpa dengan Arief seorang reporter cum broadcaster[tidak etis kalau aku sebutkan studio mana]. Aku begitu terpikat pada Arief. Tentu saja tidak mungkin dia bergaul dengan aku seorang Satpam. Untunglah aku juga bertugas sebagai pesuruh di ruang studio. Paling senang kalau sesudah acara semacam warta berita aku bantu-bantu merapikan studio.

Kalau Arief sedang tugas, maka begitu selesai acara cepat-cepat aku datang pura-pura membantu dia melepaskan mikrofon beserta kabel-kabel dari baju jasnya.Aku berharap bisa menyentuh tangannya atau tengkuknya yang putih bersih. Tanpa malu-malu aku pura-pura membantu dia melepaskan baju jasnya. Aku berharap bisa menghirup bau kelaki-lakian dari bagian ketiaknya. Tapi yang tercium olehku selalu adalah harum parfum bercampur harum minyak rambutnya. Jantungku berdebar-debar. Arief memang tampan dan cerdas sekali.

Aku berharap agar suatu saat aku bisa melumat bibirnya yang sensual sambil nyedot air ludahnya yang gurih kental bagaikan sup sarang burung walet itu. Tapi sampai aku ditarik lagi ke gedung production house cita-citaku tidak pernah tercapai.

Aku pernah begitu terangsang oleh Arief sehingga aku terpaksa ngeloco di toilet gedung studio TV itu.Sukar sekali ngeloco di toilet. Karena aku harus onani dalam WC yang sempit. Seluruh pakaian aku tanggalkan dan aku gantungkan di paku yang ada di pintu. Lalu aku berdiri sambil mengarahkan kontolku ke lobang WC dan merangsang kontolku dengan membayangkan Arief sedang telanjang bulat.

Sekali-sekali aku merangsang puting susuku untuk menambah kenikmatan kepada kontolku. Kemudian dengan membayangkan Arief, kontolku aku gosok.. terus, aku kocok..terus, aku raba..terus, aku rangsang..terus, nikmat dan nikmat dan kencang dan ketat dan nikmat dan kejang dan aaagh... dengan amat menyesal pejuhku terpaksa muncrat ... CRROTT.. CRROTT.. CRROTT sambil terus merangsang puting susuku dengan jemariku dan membayangkan wajah Arief yang tampan, kulitnya yang putih, tubuhnya yang telanjang, rambut ketiaknya hitam, jembutnya lebat, puting susunya ketat, semuanya nikmattt. Akhirnya,kedua tungkaiku terasa lemasss tapi aku puass dan merasa lampiass!



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Negus Johan Pahlawan

Tidak mudah bekerja sebagai camera-man di suatu production house. Jadwal kerjanya juga sering aneh, siang, malam, dini hari, atau subuh, dengan gaji yang pas-pasan saja. Tapi apa daya? Aku tidak punya pilihan dan keahlian lain, paling tidak, sekarang belum ada pilihan kerja lain! Aku juga sering frustasi. Maklumlah sebagai pria homoseks - aku sering berkesempatan memandangi tubuh lelaki... read more

Bekerja untuk membiayai kuliah, begitulah yang aku kerjakan sejak aku berumur 20 tahunan. Karena bukan pegawai-tetap maka tugasku serabutan sebagai "camera man" atau kadang-kadang sebagai "kacung". Istilah kerennya "office boy". Atas bantuan kenalan orang-tuaku aku diizinkan kerja sambilan di suatu production house. Aku mulai bekerja ketika production house itu membuat suatu sinetron remaja... read more

Pada saat episode Pondok Pak Jon ditayangkan dan kemudian episode Lupus Millenia disiarkan, waktu itu lah aku berhasil diterima masuk di suatu pendidikan ketentaraan di suatu negara. Walaupun kisah ini kutulis dalam bahasa Indonesia, tidak berarti bahwa apa yang aku alami ini terjadi di Indonesia. Kejadian ini terjadi di suatu negara yang tak perlu kusebut namanya. Waktu itu aku pemuda... read more

Meskipun sudah sering mendengar apa yang dialami para taruna, khususnya calon prajurit taruna atau capratar, selama pendidikan, tak urung aku shock juga - waktu pertama kali dihajar para senior dan pelatih di akademi. Walaupun akhirnya, kontolku ngaceng juga!. Apalagi setelah dihajar, biasanya kami dipaksa onani (= masturbasi, ngeloco alias coli). Sampai pejuh kami berceceran di kamar siksa.... read more

Selesai SMU aku pindah ke Amerika Serikat untuk masuk College kemudian mengambil MBA di UCLA - University of California in Los Angeles. Selesai kuliah dan setelah meraih MBA aku menetap di San Francisco. Saat itu, cowok pujaanku : Irgi Ahmad Fahrezi lagi kuliah di Sunway College, Malaysia, mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Waktu di SMU, aku iseng-iseng mengisi formulir lotere imigrasi ke AS... read more

Jatuh cinta atau tergila-gila pada aktris, aktor, penyanyi, presenter dan penyiar TV adalah hal yang biasa-biasa saja. Lazimnya disebut nge-fans. Biasanya cewek nge-fans cowok dan sebaliknya!. Jika cewek nge-fans cewek masih bisa dimaafkan!. Tapi jangan coba-coba cowok nge-fans cowok, bisa dituduh homo. Padahal, memang! Demikianlah halnya dengan aku seorang cowok homoseks murni 100%.Aku... read more

Tujuh tahun sudah aku tinggalkan Indonesia Tanah Airku Tercinta. Lima tahun untuk sekolah dan dua tahun untuk berusaha di Amerika Serikat. Untunglah aku lahir sebagai lelaki homoseks 100% yang tidak terlalu emosional. Meskipun demikian tak urung aku rindu juga pada cowok Indonesia yang lumayan ramah dan ganteng. Saat cerita cabul ini kutulis untuk "MOTN Erotic Stories", aku sudah memegang Green... read more

Setiap tahun aku pulang ke Tanah Air,Tanah Tempat Kelahiranku - Indonesia. Biasanya aku memilih libur di musim gugur (di Amerika disebut "fall"). Aku juga tidak bisa pulang terlalu lama. Bisnisku di San Francisco bisa kacau.Tetapi setelah Diemas Arief dan Bagus Errwynn bergabung di apartemenku, aku boleh libur agak lama. Mereka berdua (cowok Indonesia) mahasiswa di Berkeley dan mereka mau... read more

Waktu di SMU aku punya geng yang terdiri dari empat orang,yaitu: aku sendiri, Jose, Jeffri dan Bambang. Persahabatan kami melintasi suku, agama dan tingkat sosial ekonomi. Yang menyatukan kami adalah bahwa kami berada dalam satu kelas dan kami berempat termasuk ber-otak encer. Tetapi ada satu keanehan dari geng kami, yaitu bahwa ternyata kami berempat punya kecenderungan homoseksual - alias... read more

Liburan di Tanah Air tahun ini (2003) adalah yang paling berkesan buatku. Aku sempat berziarah di makam almarhum sobatku Jeffri di Pemakaman Tanah Kusir. Entah apa yang bikin aku jadi cengeng dan menangis di kuburan sobatku yang jadi korban AIDS itu. Aku juga berhasil ketemu Bambang Satyo bekas partner homoku di SMU yang sekarang berlagak jadi straight dan punya anak isteri segala. Aku juga ... read more



Hari ini aku mengantar Marcellino ke bandar-udara pulang ke Amerika. Mungkin tahun depan dia tidak akan pulang lagi kalau dia sudah jadi US Citizen. "Johan, aku cinta Tanah Air,tapi aku perlu hidup" begitu katanya padaku. Memang sukar buat Lino untuk bisa hidup di Tanah Air dalam masa krisis begini. Bahkan tahun depan seluruh keluarganya menyusul ke Amerika.Bokap dan nyokapnya sudah tua dan... read more

Kepulangan Lino (Marcellino Thomas) ke Amerika bagaikan bertiupnya kembali angin segar dalam jiwa ku. Betapa tidak, selama dua minggu Lino seakan merebut Rizal, cowokku - kekasihku dari sisiku. Sementara aku tak berkutik. Karena Lino kaya dan orang luar negeri dan sobat lama Rizal. Sementara aku setengahnya di kantor adalah bawahan Rizal dan aku seperti tidak punya keistimewaan apa-apa untuk... read more

Rizal cowokku menemani Lino sobatnya di SMU pergi berziarah ke makam Almarhum Jeffri. Jeffri baru saja meninggal dunia, sekitar sebulan sebelumnya. Jeffri meninggal terserang AIDS. Semasa hidupnya, Jeffri cukup dekat dengan Lino dan mereka sering kontak per telepon,fax dan surat-suratan Jakarta -San Francisco. Jeffri rajin mengirimkan berita, foto, VCD sinetron, filem dan FTV yang ada... read more

Pada mulanya bukan aku yang mulai. Tapi "mereka" yang mulai. Mereka yang mengajak aku berbuat dan minta dirahasiakan. Bahkan mereka memberi aku uang tali-asih yang sekaligus jadi uang tutup-mulut. Tetapi kenapa sekarang mereka sendiri yang membocorkan rahasia ini?. Aku marah, jengkel, dan ketakutan. Kalau rahasiaku terbongkar mukaku harus disembunyikan dimana? Sialan! Aku juga takut kalau ... read more

Waktu terjadi heboh konser grup musik asing dari suatu tempat di benua kita, tak aku sangka bahwa heboh yang disebut terakhir ini akan punya kaitan dengan diriku. Setelah misteri Si Peragawan Tommy yang mengaku ngebet dengan aku. Dua hari kemudian aku dapat telepon lagi.Di seberang sana seorang pria dengan nada ramah mengundang aku ke suatu restoran, "Ada yang mau saya bicarakan", katanya.... read more

Jadwal jaga atau piket Satpam di perusahaan kami diatur tiga shift sehari. Untuk shift malam hari mulai jam 22:00. Karena jumlah Anggota Satpam ada duabelas orang, tiap kali jaga diatur berdua. Malam itu aku jaga dengan Alex, tapi ternyata isterinya masuk rumah sakit akan melahirkan. Jadi Alex minta izin menunggui isterinya. Waktu aku melapor pada Jose Rizal, Komandan Satpam. Dia menanyakan... read more

Ada seorang tamu yang hampir secara rutin datang di kantorku. Biasanya dia datang menjelang tutup kantor atau pada hari Jum'at sore.Aku perhatikan rata-rata dia datang di kantorku dua sampai tiga kali seminggu. Kami para Satpam hafal tamu-tamu Bos Besar.Karena semua tamu, tak terkecuali, diminta untuk mengisi buku tamu. Di buku tamu dia menuliskan namanya : Subagyo. Kami Anggota Satpam dan... read more

Seorang kenalanku yang gay dan sudah berusia 50 tahun mengatakan :"Nobody loves you when you are old and gay" artinya "Tak ada yang mencintaimu jika engkau sudah tua dan gay". Kadang-kadang hal ini menghantui aku. Sekarang usiaku 26 tahun. Empat tahun lagi 30 tahun dan kemudian 40 tahun, lalu 50 tahun dst. Lalu kalau udah tua, aku mau ngapain?Itu pun kalau aku tidak kena AIDS. Nanti kalau... read more

Sebetulnya aku ingin sekali menyebut nama atau inisial seorang aktor sinteron action yang akhir-akhir ini sering minta aku "kawal". Maksudnya agar para Pembaca bisa lebih menghayati dan juga lebih menikmati kisahku. Tapi apa daya, aku harus berpegang pada moral dan etik dan harus menjaga nama baik serta kehormatan si aktor ganteng ini. Oleh karena itu, agar mudahnya, dalam kisah ini aku akan... read more

Ketika itu, sudah hampir sepuluh hari aku punya affair cinta sejenis dengan seorang aktor yang konon paling ganteng dan pernah di-issue-kan sebagai gay itu.Ketika itu, kebetulan dia sedang libur, tidak ada shooting. Karena dia sedang menunggu realisasi kontrak berikut untuk sebuah sinetron. Pembaca yang budiman, demi moral-etika dan untuk menjaga kehormatan sang aktor,aku sebut saja nama-nya... read more



Untuk kedua-kalinya aku kencan dengan Si Tommy ganteng yang mengaku dirinya entah model, entah peragawan, entah apa. Kali yang kedua ini dia juga membawa aku ke Hotel "B". Hotel bintang lima yang merupakan hotel favorit orang-orang Amerika yang berduit. Pada kencan yang pertama dia yang mengajak duluan dan ternyata kemudian aku dijebak. Aku diajak Tommy melakukan hubungan homosex,lalu... read more

Kegalauan yang aku rasakan setiap kali kumerenung adalah masa depanku dan penyakit AIDS. Pertanyaan sampai kapankah aku akan jadi Satpam yang praktis tidak punya masa depan dan tanpa jenjang karir ini?,sampai kapankah aku akan hidup liar sebagai homosex?,dan kapankah virus AIDS masuk ke badanku lalu menyeretku ke lubang kubur?. Seumur hidupku aku belum pernah diembat cowok yang mau memakai... read more

Dalam hatiku aku selalu menyanggah bahwa aku jual diri atau melacur, walaupun pada kenyataannya aku sudah seperti Gigolo,atau tepatnya Kucing (lelaki yang memberikan servis sex kepada sesama jenis). Betapa tidak, sekarang aku sering mempersiapkan diri agar pasangan homosexualku merasa puas. Aku sendiri tidak tahu apakah aku mengharapkan uang ataukah aku ingin membahagiakan laki-laki yang... read more

Namanya agak aneh Alexis Askan Lukman. Dia suka menyingkat namanya dengan AAL."AAL itu singkatan dari Akademi Angkatan Laut",katanya. Sehari-hari nama panggilannya Alex.Menurut cerita Alex, waktu dia lahir ayahnya sedang membaca cerita tentang Tsar Rusia yang terakhir. Dalam cerita itu ada nama Putera Mahkota Alexis. Dari nama Putera Tsar yang terkecil inilah nama "Alexis" diambil. Mungkin... read more

Sebelumnya jadwal harianku sederhana saja.Maklum aku hanya seorang Satpam perusahaan productionn house. Tetapi tanpa aku sadari ternyata jadwal harianku makin hari makin padat. Kalau dulu HP-ku hanya sekali-sekali berdering dan nada SMS juga jarang terdengar, sekarang paling tidak setiap setengah sampai seperempat jam ada saja nada SMS atau nada panggil. Nada panggil atau nada SMS itu... read more

Jika aku dihadapkan pada ujian-ujian iman berupa tawaran atau ajakan melakukan hubungan homosex maka lebih sering aku gagal.Bagaimana tidak,lebih sering ajakan itu terjadi tiba-tiba, tidak pernah disangka-sangka dan sangat menggoda. Itulah sebab-nya aku sering lupa pada dosa, sering lupa pada harga diriku, dan sering lupa pada risiko AIDS. Para Pembaca MOTN perlu memahami bahwa walaupun aku... read more

Belum lama ini aku dan Rizal masuk jadi anggota suatu Fitness Center. Fitness Center ini baru dan letaknya di suatu Komplex Kantor Pemerintahan. Anggota Fitness Center ini campuran : masyarakat umum dan juga ada karyawan/karyawati dari kantor yang jadi lokasi Fitness Center tersebut. Rizal(Jose Rizal) yang mengajak aku masuk Fitness Center itu. Kebetulan ada "Paket Keluarga" yang iurannya... read more

Sudah hampir lima tahun aku berhubungan dengan Rizal. Lebih sering aku memanggil dia Zal atau Rizal saja. Kalau ingin mesra,aku suka memanggil dia Bang Rizal. Sekali-sekali aku memanggilnya Beli Wayan. Nama lengkap Rizal adalah Wayan Indrawan Jose Rizal. Dalam Bahasa Bali, kata Beli artinya Kakak atau mungkin sama dengan panggilan Mas dalam Bahasa Jawa. Rizal berdarah bangsawan [tidak etis kalau... read more

Rizal temanku baru saja pulih dari kondisi stress. Kata dokter ia mengalam homosexual panic reaction. Sebetulnya reaksi panik seperti ini hanya muncul pada laki-laki yang tidak sadar bahwa dirinya punya kecenderungan homosexual dan menjadi panik ketika ia tiba-tiba saja terpikat untuk melakukan hubungan sex dengan sesama jenis. Reaksi yang muncul pada Rizal terjadi ketika dia berkenalan... read more

Ketika Rizal sakit, aku kontak Lino [Marcellino Thomas Dj] di San Francisco dengan telepon. Dia coba bicara dengan Rizal, tapi Rizal tidak mau bicara.Maklum sedang stress. Aku agak senang juga Rizal tidak mau bicara dengan Lino. Sebab,jauh di lubuk hatiku sebetulnya aku cemburu pada Lino.Dia teman Rizal satu geng di SMU dan semasa remaja Rizal dan Lino sering melakukan hubungan homosex. ... read more



Page 1 of 8

   1 2 3 4 5 6 7 8      

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button