Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Oct 21, 2014 - Home of 20308 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Ledzatnya tubuh cowok Filipina, Part 1

By Negus Johan Pahlawan

submitted May 17, 2003

Categories: In Indonesian

Text Size:

Waktu ayah bertugas di Amerika kami sekeluarga ikut. Kami tinggal di San Francisco dan kembali ke Tanah Air waktu aku tamat SMU tahun 1999, kini usiaku 20 tahun dan kuliah disuatu universitas di Jakarta. Waktu di Amerika aku sempat kenal dengan beberapa cowok Filipina. Ada yang memang sudah jadi warga negara Amerika ada juga yang datang disana untuk cari kerja.

Meskipun secara fisik orang Filipina mirip dengan orang Indonesia tapi aku punya kesan bahwa banyak cowok Filipina yang ganteng. Tidak heran jika aku jadi kepincut [naksir] oleh kegantengan mereka.

Banyak hal yang membuat aku merasa cocok dengan cowok Filipina. Selain banyak di antara mereka yang ganteng dan pandai bergaul,mereka juga punya sifat terbuka. Tapi yang aku paling sukai adalah semua cowok Filipina disunat. Mereka yang tidak sunat disebut "supot" artinya "masih berkulup". Mereka juga tidak ragu untuk bertelanjang dada, termasuk memperlihatkan rambut ketiaknya mereka yang lebat.

Salvador atau Dadong adalah salah seorang teman dekatku di Amerika. Dadong bekerja sebagai supir merangkap office boy di perusahaan tempat ayah bekerja.Aku senang dengan Dadong karena dia ramah ganteng dan bersih.Mungkin terlalu cakep buat dia untuk kerja setengah kasar, tapi rupanya itulah rezekinya saat itu. Kebetulan orang tuaku tidak melarang aku bergaul dengan Dadong. Dia dua tahun lebih tua dari aku.

Dadong sering menceritakan masa kecilnya yang susah. Juga kehidupannya di pedesaan di Filipina. Tentang Black Saturday, yaitu sehari setelah Good Friday atau Ascencion Day. Pada Black Saturday, anak laki-laki Filipina didesa-desa disunat yang [disebut "Tuli"] secara tradisonal. Hanya dengan pisau, tanpa pemati rasa dan tidak steril. Anak-anak itu menangis kesakitan, ada juga yang harus dikejar-kejar dulu untuk disunat.Aku jadi ngaceng mendengar cerita Dadong yang sadis itu dan jadi-nya aku langsung ngocok kontolku sampai pejuhku muncrat : CRROOOT! ..CRROOOT! ..CROOOT! Sadis!

Kalau libur aku sering jalan dengan Dadong dan dasar kami berdua sama-sama homoseks maka terjadi-lah "hal-hal yang tidak diinginkan" [atau justru aku sangat inginkan itu]. Apa itu? Kalau bukan hubungan seks sejenis?

Bagaimana nafsu homoku tidak bergolak naik ke otak?. Dadong orangnya ganteng, atletis, berkulit terang. Orangnya ramah dan baik hati. Aku tak mau mengatakan bahwa Dadong yang mengajari aku ber-homo-homo. Apa yang kami lakukan di San Francisco benar-benar atas dasar suka sama suka. Memang betul Dadong yang duluan melumat bibirku.Tapi aku memang sudah lama ingin berciuman dengan Dadong. Agaknya Dadong juga berani mencium aku setelah mengamati sikapku dengan hati-hati.Sebelumnya aku sering memegang-megang lengan Dadong yang kekar. Nikmat sekali dan kalau sudah begitu aku merasa bahagia sekali seakan-akan Dadong sudah jadi milikku. Setelah dia yakin aku memang suka dengan dia barulah dia mengajak aku ke apartemennya -Let's go to my place - katanya pada suatu hari. Aku menurut saja dan pergilah kami sore itu ke apartemen Dadong. Mungkin itu bukan apartemen, tapi dalam istilah Amerika disebut "studio". Hanya ada satu ruangan dengan kamar mandi. Tapi Dadong sudah mengatur studio itu menjadi tiga bagian, yaitu : dapur, kamar tidur dan kamar duduk.

Dadong menawari aku bir dan kami minum berdua.Aku melirik pada tubuh Dadong yang putih, berlengan kekar, berkaos singlet hitam dengan celana jeans biru, amat menawan. Apalagi waktu terlihat olehku rambut ketiaknya yang hitam lebat. Aku tak tahan lagi. Langsung Dadong aku dekati, aku peluk. Aku sengaja memasukkan lenganku melalui ketiaknya ke arah leher dan punggungnya supaya aku bisa merasa-kan hangat ketiaknya dan menikmati gesekan rambut ketiaknya yang aku idamkan. Lalu bibirnya aku lumat dan ludah Filipinanya aku sedot sepuas-puas-ku. Agh! Nikmat sekali. Gila!

Kemudian tanpa ragu-ragu singletnya aku tanggal-kan ke atas. Maka, tampak tubuhnya yang ramping tapi amat berotot.Puting susunya begitu menggoda, sehingga tanganku yang kurang ajar langsung saja menjamah,dan mulutku tak bisa dilarang lagi untuk tidak menyedot dan menjilati puting susunya yang indah dan sangat kelakian-lakian itu. Tak tahan lagi aku,menarik risletingnya memelorotkan celana jeans dan sekaligus kancut minimnya sehingga aku bisa melihat kontolnya yang sudah disunat ketat gaya Amerika,lengkap dengan jembutnya yang lebat. Agh! Indah sekali!

Kontolku sudah ngaceng dan terpaksa tanpa membuka baju,aku pelorotkan celana dan kancutku ke bawah sampai paha. Dengan demikian kontolku bebas dan aku bisa menikmati tegang dan nikmatnya rasa ngaceng di kontolku. Kami berdua bergelimpangan bagai dua ekor anjing di lantai studio yang wall to wall carpet itu.

Tanpa minta izin, langsung aku mengisap kontolnya sambil telungkup, sementara mukaku kubenamkan di daerah tempat kontol dan jembutnya diselangkangan-nya, sambil tanganku memainkan puting susu atau pentilnya yang ketat, keras dan sedang melenting.

Aku pijit, jamah, elus, pelintir. Pendeknya apa saja yang aku inginkan, aku lakukan. Kontolnya makin keras dan kontolku aku gesek-gesekkan di karpet! Nikmat sekali.Akhirnya,tubuh Dadong mulai mengejang dan melenguh kenikmatan seperti kerbau memamah-biak..mmmmmph..mmmmmp..mmmmmph..Tanda dia sudah nggak tahan lagi ingin memancarkan pejuh Filipinanya. Aku percepat gerakan blow-jobku dan telunjukku aku sogok-sogokkan ke silitnya [lobang pantat atau bool]. Akhirnya, dengan terpaksa dia harus mengakhiri rasa nikmat di kontolnya karena menahan pejuh dan CROOOOT! ..CROOOOT! ..CROOOOT! semua pejuhnya keluar terpancar beberapa kali : muncrat ..muncrat ..muncrat .., pejuh putihnya terpancar ke udara. Indah sekali! Jadinya studio itu beraroma pejuh!

Lalu Dadong mengajari aku mengembat lobang pantat sesama jenis. Hari itu boolku diperawani oleh Dadong Si office boy Filipina yang menurut aku lumayan ganteng tampangnya itu!

Sejak kejadian di studio Dadong,aku jadi kemaruk. Selalu ingin menghisap kontol Dadong atau laki-laki lain,lalu menelan pejuhnya.Akibatnya, setiap week end aku minta dibolehkan nyedot kontolnya. Imbalannya aku harus menyerahkan boolku untuk diembat kontolnya yang indah itu. Lama-kelamaan aku juga boleh menghajar lobang pantat Dadong dengan kontolku. Maka di San Francisco, lengkap-lah pengalamanku dan aku bertumbuh jadi homoseks betulan. Anjing!

[Bersambung/To be continued]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Negus Johan Pahlawan

Tidak mudah bekerja sebagai camera-man di suatu production house. Jadwal kerjanya juga sering aneh, siang, malam, dini hari, atau subuh, dengan gaji yang pas-pasan saja. Tapi apa daya? Aku tidak punya pilihan dan keahlian lain, paling tidak, sekarang belum ada pilihan kerja lain! Aku juga sering frustasi. Maklumlah sebagai pria homoseks - aku sering berkesempatan memandangi tubuh lelaki... read more

Bekerja untuk membiayai kuliah, begitulah yang aku kerjakan sejak aku berumur 20 tahunan. Karena bukan pegawai-tetap maka tugasku serabutan sebagai "camera man" atau kadang-kadang sebagai "kacung". Istilah kerennya "office boy". Atas bantuan kenalan orang-tuaku aku diizinkan kerja sambilan di suatu production house. Aku mulai bekerja ketika production house itu membuat suatu sinetron remaja... read more

Pada saat episode Pondok Pak Jon ditayangkan dan kemudian episode Lupus Millenia disiarkan, waktu itu lah aku berhasil diterima masuk di suatu pendidikan ketentaraan di suatu negara. Walaupun kisah ini kutulis dalam bahasa Indonesia, tidak berarti bahwa apa yang aku alami ini terjadi di Indonesia. Kejadian ini terjadi di suatu negara yang tak perlu kusebut namanya. Waktu itu aku pemuda... read more

Meskipun sudah sering mendengar apa yang dialami para taruna, khususnya calon prajurit taruna atau capratar, selama pendidikan, tak urung aku shock juga - waktu pertama kali dihajar para senior dan pelatih di akademi. Walaupun akhirnya, kontolku ngaceng juga!. Apalagi setelah dihajar, biasanya kami dipaksa onani (= masturbasi, ngeloco alias coli). Sampai pejuh kami berceceran di kamar siksa.... read more

Selesai SMU aku pindah ke Amerika Serikat untuk masuk College kemudian mengambil MBA di UCLA - University of California in Los Angeles. Selesai kuliah dan setelah meraih MBA aku menetap di San Francisco. Saat itu, cowok pujaanku : Irgi Ahmad Fahrezi lagi kuliah di Sunway College, Malaysia, mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Waktu di SMU, aku iseng-iseng mengisi formulir lotere imigrasi ke AS... read more

Jatuh cinta atau tergila-gila pada aktris, aktor, penyanyi, presenter dan penyiar TV adalah hal yang biasa-biasa saja. Lazimnya disebut nge-fans. Biasanya cewek nge-fans cowok dan sebaliknya!. Jika cewek nge-fans cewek masih bisa dimaafkan!. Tapi jangan coba-coba cowok nge-fans cowok, bisa dituduh homo. Padahal, memang! Demikianlah halnya dengan aku seorang cowok homoseks murni 100%.Aku... read more

Tujuh tahun sudah aku tinggalkan Indonesia Tanah Airku Tercinta. Lima tahun untuk sekolah dan dua tahun untuk berusaha di Amerika Serikat. Untunglah aku lahir sebagai lelaki homoseks 100% yang tidak terlalu emosional. Meskipun demikian tak urung aku rindu juga pada cowok Indonesia yang lumayan ramah dan ganteng. Saat cerita cabul ini kutulis untuk "MOTN Erotic Stories", aku sudah memegang Green... read more

Setiap tahun aku pulang ke Tanah Air,Tanah Tempat Kelahiranku - Indonesia. Biasanya aku memilih libur di musim gugur (di Amerika disebut "fall"). Aku juga tidak bisa pulang terlalu lama. Bisnisku di San Francisco bisa kacau.Tetapi setelah Diemas Arief dan Bagus Errwynn bergabung di apartemenku, aku boleh libur agak lama. Mereka berdua (cowok Indonesia) mahasiswa di Berkeley dan mereka mau... read more

Waktu di SMU aku punya geng yang terdiri dari empat orang,yaitu: aku sendiri, Jose, Jeffri dan Bambang. Persahabatan kami melintasi suku, agama dan tingkat sosial ekonomi. Yang menyatukan kami adalah bahwa kami berada dalam satu kelas dan kami berempat termasuk ber-otak encer. Tetapi ada satu keanehan dari geng kami, yaitu bahwa ternyata kami berempat punya kecenderungan homoseksual - alias... read more

Liburan di Tanah Air tahun ini (2003) adalah yang paling berkesan buatku. Aku sempat berziarah di makam almarhum sobatku Jeffri di Pemakaman Tanah Kusir. Entah apa yang bikin aku jadi cengeng dan menangis di kuburan sobatku yang jadi korban AIDS itu. Aku juga berhasil ketemu Bambang Satyo bekas partner homoku di SMU yang sekarang berlagak jadi straight dan punya anak isteri segala. Aku juga ... read more



Hari ini aku mengantar Marcellino ke bandar-udara pulang ke Amerika. Mungkin tahun depan dia tidak akan pulang lagi kalau dia sudah jadi US Citizen. "Johan, aku cinta Tanah Air,tapi aku perlu hidup" begitu katanya padaku. Memang sukar buat Lino untuk bisa hidup di Tanah Air dalam masa krisis begini. Bahkan tahun depan seluruh keluarganya menyusul ke Amerika.Bokap dan nyokapnya sudah tua dan... read more

Kepulangan Lino (Marcellino Thomas) ke Amerika bagaikan bertiupnya kembali angin segar dalam jiwa ku. Betapa tidak, selama dua minggu Lino seakan merebut Rizal, cowokku - kekasihku dari sisiku. Sementara aku tak berkutik. Karena Lino kaya dan orang luar negeri dan sobat lama Rizal. Sementara aku setengahnya di kantor adalah bawahan Rizal dan aku seperti tidak punya keistimewaan apa-apa untuk... read more

Rizal cowokku menemani Lino sobatnya di SMU pergi berziarah ke makam Almarhum Jeffri. Jeffri baru saja meninggal dunia, sekitar sebulan sebelumnya. Jeffri meninggal terserang AIDS. Semasa hidupnya, Jeffri cukup dekat dengan Lino dan mereka sering kontak per telepon,fax dan surat-suratan Jakarta -San Francisco. Jeffri rajin mengirimkan berita, foto, VCD sinetron, filem dan FTV yang ada... read more

Pada mulanya bukan aku yang mulai. Tapi "mereka" yang mulai. Mereka yang mengajak aku berbuat dan minta dirahasiakan. Bahkan mereka memberi aku uang tali-asih yang sekaligus jadi uang tutup-mulut. Tetapi kenapa sekarang mereka sendiri yang membocorkan rahasia ini?. Aku marah, jengkel, dan ketakutan. Kalau rahasiaku terbongkar mukaku harus disembunyikan dimana? Sialan! Aku juga takut kalau ... read more

Waktu terjadi heboh konser grup musik asing dari suatu tempat di benua kita, tak aku sangka bahwa heboh yang disebut terakhir ini akan punya kaitan dengan diriku. Setelah misteri Si Peragawan Tommy yang mengaku ngebet dengan aku. Dua hari kemudian aku dapat telepon lagi.Di seberang sana seorang pria dengan nada ramah mengundang aku ke suatu restoran, "Ada yang mau saya bicarakan", katanya.... read more

Jadwal jaga atau piket Satpam di perusahaan kami diatur tiga shift sehari. Untuk shift malam hari mulai jam 22:00. Karena jumlah Anggota Satpam ada duabelas orang, tiap kali jaga diatur berdua. Malam itu aku jaga dengan Alex, tapi ternyata isterinya masuk rumah sakit akan melahirkan. Jadi Alex minta izin menunggui isterinya. Waktu aku melapor pada Jose Rizal, Komandan Satpam. Dia menanyakan... read more

Ada seorang tamu yang hampir secara rutin datang di kantorku. Biasanya dia datang menjelang tutup kantor atau pada hari Jum'at sore.Aku perhatikan rata-rata dia datang di kantorku dua sampai tiga kali seminggu. Kami para Satpam hafal tamu-tamu Bos Besar.Karena semua tamu, tak terkecuali, diminta untuk mengisi buku tamu. Di buku tamu dia menuliskan namanya : Subagyo. Kami Anggota Satpam dan... read more

Seorang kenalanku yang gay dan sudah berusia 50 tahun mengatakan :"Nobody loves you when you are old and gay" artinya "Tak ada yang mencintaimu jika engkau sudah tua dan gay". Kadang-kadang hal ini menghantui aku. Sekarang usiaku 26 tahun. Empat tahun lagi 30 tahun dan kemudian 40 tahun, lalu 50 tahun dst. Lalu kalau udah tua, aku mau ngapain?Itu pun kalau aku tidak kena AIDS. Nanti kalau... read more

Sebetulnya aku ingin sekali menyebut nama atau inisial seorang aktor sinteron action yang akhir-akhir ini sering minta aku "kawal". Maksudnya agar para Pembaca bisa lebih menghayati dan juga lebih menikmati kisahku. Tapi apa daya, aku harus berpegang pada moral dan etik dan harus menjaga nama baik serta kehormatan si aktor ganteng ini. Oleh karena itu, agar mudahnya, dalam kisah ini aku akan... read more

Ketika itu, sudah hampir sepuluh hari aku punya affair cinta sejenis dengan seorang aktor yang konon paling ganteng dan pernah di-issue-kan sebagai gay itu.Ketika itu, kebetulan dia sedang libur, tidak ada shooting. Karena dia sedang menunggu realisasi kontrak berikut untuk sebuah sinetron. Pembaca yang budiman, demi moral-etika dan untuk menjaga kehormatan sang aktor,aku sebut saja nama-nya... read more



Untuk kedua-kalinya aku kencan dengan Si Tommy ganteng yang mengaku dirinya entah model, entah peragawan, entah apa. Kali yang kedua ini dia juga membawa aku ke Hotel "B". Hotel bintang lima yang merupakan hotel favorit orang-orang Amerika yang berduit. Pada kencan yang pertama dia yang mengajak duluan dan ternyata kemudian aku dijebak. Aku diajak Tommy melakukan hubungan homosex,lalu... read more

Kegalauan yang aku rasakan setiap kali kumerenung adalah masa depanku dan penyakit AIDS. Pertanyaan sampai kapankah aku akan jadi Satpam yang praktis tidak punya masa depan dan tanpa jenjang karir ini?,sampai kapankah aku akan hidup liar sebagai homosex?,dan kapankah virus AIDS masuk ke badanku lalu menyeretku ke lubang kubur?. Seumur hidupku aku belum pernah diembat cowok yang mau memakai... read more

Dalam hatiku aku selalu menyanggah bahwa aku jual diri atau melacur, walaupun pada kenyataannya aku sudah seperti Gigolo,atau tepatnya Kucing (lelaki yang memberikan servis sex kepada sesama jenis). Betapa tidak, sekarang aku sering mempersiapkan diri agar pasangan homosexualku merasa puas. Aku sendiri tidak tahu apakah aku mengharapkan uang ataukah aku ingin membahagiakan laki-laki yang... read more

Namanya agak aneh Alexis Askan Lukman. Dia suka menyingkat namanya dengan AAL."AAL itu singkatan dari Akademi Angkatan Laut",katanya. Sehari-hari nama panggilannya Alex.Menurut cerita Alex, waktu dia lahir ayahnya sedang membaca cerita tentang Tsar Rusia yang terakhir. Dalam cerita itu ada nama Putera Mahkota Alexis. Dari nama Putera Tsar yang terkecil inilah nama "Alexis" diambil. Mungkin... read more

Sebelumnya jadwal harianku sederhana saja.Maklum aku hanya seorang Satpam perusahaan productionn house. Tetapi tanpa aku sadari ternyata jadwal harianku makin hari makin padat. Kalau dulu HP-ku hanya sekali-sekali berdering dan nada SMS juga jarang terdengar, sekarang paling tidak setiap setengah sampai seperempat jam ada saja nada SMS atau nada panggil. Nada panggil atau nada SMS itu... read more

Jika aku dihadapkan pada ujian-ujian iman berupa tawaran atau ajakan melakukan hubungan homosex maka lebih sering aku gagal.Bagaimana tidak,lebih sering ajakan itu terjadi tiba-tiba, tidak pernah disangka-sangka dan sangat menggoda. Itulah sebab-nya aku sering lupa pada dosa, sering lupa pada harga diriku, dan sering lupa pada risiko AIDS. Para Pembaca MOTN perlu memahami bahwa walaupun aku... read more

Belum lama ini aku dan Rizal masuk jadi anggota suatu Fitness Center. Fitness Center ini baru dan letaknya di suatu Komplex Kantor Pemerintahan. Anggota Fitness Center ini campuran : masyarakat umum dan juga ada karyawan/karyawati dari kantor yang jadi lokasi Fitness Center tersebut. Rizal(Jose Rizal) yang mengajak aku masuk Fitness Center itu. Kebetulan ada "Paket Keluarga" yang iurannya... read more

Orang-tuaku memberi nama aku Negus Negusti Johan Pahlawan. Negus Negusti adalah gelar kekaisaran Etiopia yang artinya Raja Diraja atau Maha Raja. Gelar ini dipakai oleh Kaisar Haile Selassie yang berkuasa sampai empat dasa warsa lebih sebagai Kaisar di Etiopia sebelum kelak ia digulingkan oleh kaum komunis yang dipimpin oleh Jenderal Mengistu Haile Miriam. Mengistu sendiri kemudian digulingkan... read more

Sudah hampir lima tahun aku berhubungan dengan Rizal. Lebih sering aku memanggil dia Zal atau Rizal saja. Kalau ingin mesra,aku suka memanggil dia Bang Rizal. Sekali-sekali aku memanggilnya Beli Wayan. Nama lengkap Rizal adalah Wayan Indrawan Jose Rizal. Dalam Bahasa Bali, kata Beli artinya Kakak atau mungkin sama dengan panggilan Mas dalam Bahasa Jawa. Rizal berdarah bangsawan [tidak etis kalau... read more

Rizal temanku baru saja pulih dari kondisi stress. Kata dokter ia mengalam homosexual panic reaction. Sebetulnya reaksi panik seperti ini hanya muncul pada laki-laki yang tidak sadar bahwa dirinya punya kecenderungan homosexual dan menjadi panik ketika ia tiba-tiba saja terpikat untuk melakukan hubungan sex dengan sesama jenis. Reaksi yang muncul pada Rizal terjadi ketika dia berkenalan... read more



Page 1 of 8

   1 2 3 4 5 6 7 8      

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button