Jadi Laki-Laki Homosex Sado-Masochist
submitted May 23, 2003
Categories: In Indonesian
Waktu aku masih kecil,rumahku letaknya berdekatan dengan sebuah markas tentara. Ketika aku beranjak besar barulah aku tahu bahwa markas itu adalah suatu kantor CPM.Mungkin sekarang disebut POM.Aku paling suka melihat anggota CPM yang umumnya ber-tubuh tinggi, ramping, tapi kekar itu selalu ber-pakaian seragam rapi. Sebagian ada yang mengena-kan ikat pinggang putih, bersepatu laars putih.
Belakangan aku baru sadar bahwa sejak kecil aku sudah punya dorongan homosexual. Agaknya kesukaan-ku melihat tentara berpakaian seragam [CPM]adalah nafsu dorongan seksual atau "sexual drive"! Nafsu berahi!
Dekatnya rumahku dengan markas itu menyebabkan aku sering berkesempatan melihat para anggota CPM itu senam pagi. Waku kecil aku tidak tahu mengapa aku gelisah melihat tentara yang bertubuh ramping tapi kekar itu bertelanjang dada. Kelak setelah dewasa aku baru sadar bahwa kegelisahanku tidak lain adalah karena aku terangsang secara homosek-sual melihat pemandangan yang amat kelaki-lakian itu.
Demikianlah aku tumbuh jadi lelaki homosex dewasa 100% [tidak tertarik pada cewek sama sekali] yang terfiksasi secara erotis oleh rangsangan tubuh dan seragam tentara. Gila!
Tidak heran jika aku surfing situs homosex cabul internet aku suka memilih tema uniform, soldier, army atau recruits!Aku juga seorang sadomasochist dan favoritku adalah pencambukan [flagellasi atau floggings]. Nikmat sekali melihat punggung lelaki yang bidang dan kekar itu dihajar dengan ayunan cemeti.Lalu tubuh jantan itu menggeliat kesakitan dan lecutan kejam itu membekaskan lecet berdarah! Agh!Memang SADISSS! Tapi nikmat sekali melihatnya!
Bahkan kalau kontolku tidak mau ngeceng, aku akan mengambil tali plastik atau ikat pinggang. Dengan dua atau tiga lecutan saja di paha, bokong atau punggungku,kontolku langsung ngaceng sampai merah dan lobang kencingnya menetesknan Mazie [pre-cum] seperti air di daun keladi!
Favoritku yang lain adalah penyunatan paksa atau forced circumcision [tentu saja tanpa anestesi]. Di internet banyak situs circumcisi yang dikelola kaum homosex, lengkap dengan gambar-gambar saat penyunatan sedang dilaksanakan!Di internet banyak cerita-cerita tentang cara peyunatan tradisional yang dikatakan nyerinya bukan main! Juga dihiasi gambar-gambar laki-laki dewasa telanjang bulat sedang disunat,dengan wajah tampak kesakitan.Tapi nikmat sekali melihatnya!
Pada proses penyunatan tradisonal [di Afrika dan Pulau-pulau Pasifik] agaknya diusahakan supaya senyeri atau sesakit mungkin,dengan motif sadisme dan dengan alasan agar proses menjadi laki-laki dewasa [passage to manhood]tetap diingat atau tak terlupakan oleh yang bersangkutan!Pada suku Masai bahkan penyunatan dilakukan dua tahap,yaitu kulup dipotong sedikit,lalu dipotong sekali lagi.Sunat dilakukan pada masa remaja, jadi rambut kemaluan atau jembut mereka sudah mulai tumbuh dan mereka sudah pernah memuncratkan pejuh!Asyik bukan! Luka sunat baru sembuh sekitar 7 - 10 hari. Jika luka sunat belum sembuh, maka jika mereka ngaceng luka sunat akan terasa sakit. Sadis!. Tapi nikmat sekali mendengarnya, bukan!?
Karena aku sering keliaran di sekitar markas itu maka aku juga punya teman atau kenalan beberapa anggota CPM yang seumurku. Karena kenal dengan mereka,aku jadi mudah keluar masuk markas mereka.
Salah satunya adalah Lettu [Letnan Satu] Deddy. Mas Deddy adalah tamatan akademi militer.Umurnya sekitar 25 tahun,ganteng, tinggi, ramping, atletis dan berdada bidang. Waktu baru kenal, aku selalu ngaceng kalau dekat-dekat Mas Deddy, terangsang oleh kejantanan dan keindahan tubuhnya. Mas Deddy tinggal di Markas CPM itu. Di situ memang ada beberapa kamar untuk bujangan atau perwira yang baru pindah. Kalau Mas Deddy sedang tidak dinas dan aku tidak ada kegiatan di kampus, aku sering mengajak Mas Deddy main di rumahku. Kami berdua merasa cocok, walaupun umur kami berbeda dan dia militer, aku "sipil" [Begitu biasanya tentara menyebut orang yang bukan militer.Huh!. Arogan!]
Sekali-sekali aku juga main di kamarnya di Markas. Aku senang kalau main di kamar Mas Deddy, karena dia sering telanjang dada. Nikmat sekali melihat tubuh perwira yang gagah dan berotot itu hanya mengenakan blue-jeans.Puting susunya indah, ketat dan melenting amat menggoda! Aku biasanya jadi ngaceng selama berada di Kamar Mas Deddy.Aku juga senang melihat lengannya yang kekar dan tentu [!] ketiaknya yang berambut hitam indah itu.Membikin aku amat merangsang!Tak jarang aku jadi frustasi karena tak bisa menuntaskan nafsu homosex jahanam yang sedang naik ke otakku dan membikin darahku mendidih, bergolak! Kadang-kadang terpaksa aku harus permisi karena dadaku merasa sesak.Sesampai di rumah, tanpa ampun, kontolku aku kocok sampai memuncratkan pejuh!CROOOT..CROOOT..CRROOT!Banyak sekali volumenya, karena rangsangannya luar biasa nikmattnya!
Pengalaman terindah dengan Mas Deddy adalah waktu pada suatu liburan panjang tiga hari [Jum'at, Sabtu, Minggu] aku main di kamarnya.Markas sedang sepi. Rupanya Mas Deddy sudah mencium gelagat ke homoanku dan dia juga ingin melampiaskan nafsunya yang menggelora di kontolnya! Maka Sabtu siang itu dia mengunci pintu kamarnya,dan memeluk aku dalam keadaan dia telanjang dada.Jiwaku terasa melayang ke alam baka karena kenikmatan yang diberikan itu.
Aku langsung menyerahkan mulutku. Tanpa izin aku tarik risleting jeansnya kebawah, aku pelorotkan celana dan kancutnya yang minim. Langsung tanpa perintah aku sedot kontolnya yang mulai mengeras dan tegang lalu memerah. Jembutnya hitam, lebat tumbuh luas, amat indah! Sambil menyedot kontol pujaanku, celanaku aku plorotkan dengan susah payah. Karena aku sedang mengisap kontol Sang Perwira dalam keadaan aku berlutut dan dia dalam keadaan berdiri mengangkang dengan perkasa!Dengan mulut mengisap kontol Mas Deddy, satu tanganku mengocok kontolku sendiri dan tanganku yang lain menggerayangi puting susu CPM-nya yang ketat dan indah itu! AAAAAAGH! Nikmat, ledazt, bahagia, ber-satu padu dalam otak, jiwa dan kontolku. Sedot .. kocok..sedot..kocok!Jamah.. jamah ..jamah! Lalu sedot-kocok, sedot-kocok, sedot-kocok. Lalu diam istirahat,jamah puting susu, rojok ketiak, belai bokong, sodok belahan pantat, lalu bool, silit lobang pantat Mas Deddy!AAAAAGH! Nikmattt sekali!
Akhirnya percepat lagi gerakan : sedot-jilat-kocok dan sedot-jilat-kocok, dan sedot-jilat-kocok!Aagh! Muncraaaaaat bersama : CROOOOOOOOT..CRRROOOOOOT.. CROOOOOOOT.Nikmaatt dan ledzaatt sekali sampai ke tulang sumsum, sampai ke darah daging.HAAAAAAAGH! Jahanammm!
Aku juga pernah diberi kesempatan melihat secara diam-diam, bagaimana mereka menyiksa tahanan!Mula-mula aku kaget dan pusing, tapi lama kelamaan aku mendapat kenikmatan saat mendengar suara pekik, jerit, teriak dan lolong kesakitan para tahanan yang sedang disiksa oleh CPM itu! Tentu saja aku langsung ngaceng menyaksikan "acara" yang sadis tapi terasa nikmat luar-biasa itu! Setibanya di rumah aku langsung onani karena kontolku terasa kencang dan sangat memerlukan pelampiasan dengan memuncratkan pejuh! Tentu saja setelah terlebih dulu aku mengocok-ngocok kontol sambil mengingat dan membayangkan penghajaran dan penyiksaan sadis yang baru saja aku saksikan!
Itulah pengalaman jahanamku sebagai homosex dan sado-masochist yang bajingan sekali!Dasar anjing!





















= Flash Play Button