Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Jul 29, 2014 - Home of 20240 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Jadi Laki-Laki Homosex Sado-Masochist

By Negus Johan Pahlawan

submitted May 23, 2003

Categories: In Indonesian

Text Size:

Waktu aku masih kecil,rumahku letaknya berdekatan dengan sebuah markas tentara. Ketika aku beranjak besar barulah aku tahu bahwa markas itu adalah suatu kantor CPM.Mungkin sekarang disebut POM.Aku paling suka melihat anggota CPM yang umumnya ber-tubuh tinggi, ramping, tapi kekar itu selalu ber-pakaian seragam rapi. Sebagian ada yang mengena-kan ikat pinggang putih, bersepatu laars putih.

Belakangan aku baru sadar bahwa sejak kecil aku sudah punya dorongan homosexual. Agaknya kesukaan-ku melihat tentara berpakaian seragam [CPM]adalah nafsu dorongan seksual atau "sexual drive"! Nafsu berahi!

Dekatnya rumahku dengan markas itu menyebabkan aku sering berkesempatan melihat para anggota CPM itu senam pagi. Waku kecil aku tidak tahu mengapa aku gelisah melihat tentara yang bertubuh ramping tapi kekar itu bertelanjang dada. Kelak setelah dewasa aku baru sadar bahwa kegelisahanku tidak lain adalah karena aku terangsang secara homosek-sual melihat pemandangan yang amat kelaki-lakian itu.

Demikianlah aku tumbuh jadi lelaki homosex dewasa 100% [tidak tertarik pada cewek sama sekali] yang terfiksasi secara erotis oleh rangsangan tubuh dan seragam tentara. Gila!

Tidak heran jika aku surfing situs homosex cabul internet aku suka memilih tema uniform, soldier, army atau recruits!Aku juga seorang sadomasochist dan favoritku adalah pencambukan [flagellasi atau floggings]. Nikmat sekali melihat punggung lelaki yang bidang dan kekar itu dihajar dengan ayunan cemeti.Lalu tubuh jantan itu menggeliat kesakitan dan lecutan kejam itu membekaskan lecet berdarah! Agh!Memang SADISSS! Tapi nikmat sekali melihatnya!

Bahkan kalau kontolku tidak mau ngeceng, aku akan mengambil tali plastik atau ikat pinggang. Dengan dua atau tiga lecutan saja di paha, bokong atau punggungku,kontolku langsung ngaceng sampai merah dan lobang kencingnya menetesknan Mazie [pre-cum] seperti air di daun keladi!

Favoritku yang lain adalah penyunatan paksa atau forced circumcision [tentu saja tanpa anestesi]. Di internet banyak situs circumcisi yang dikelola kaum homosex, lengkap dengan gambar-gambar saat penyunatan sedang dilaksanakan!Di internet banyak cerita-cerita tentang cara peyunatan tradisional yang dikatakan nyerinya bukan main! Juga dihiasi gambar-gambar laki-laki dewasa telanjang bulat sedang disunat,dengan wajah tampak kesakitan.Tapi nikmat sekali melihatnya!

Pada proses penyunatan tradisonal [di Afrika dan Pulau-pulau Pasifik] agaknya diusahakan supaya senyeri atau sesakit mungkin,dengan motif sadisme dan dengan alasan agar proses menjadi laki-laki dewasa [passage to manhood]tetap diingat atau tak terlupakan oleh yang bersangkutan!Pada suku Masai bahkan penyunatan dilakukan dua tahap,yaitu kulup dipotong sedikit,lalu dipotong sekali lagi.Sunat dilakukan pada masa remaja, jadi rambut kemaluan atau jembut mereka sudah mulai tumbuh dan mereka sudah pernah memuncratkan pejuh!Asyik bukan! Luka sunat baru sembuh sekitar 7 - 10 hari. Jika luka sunat belum sembuh, maka jika mereka ngaceng luka sunat akan terasa sakit. Sadis!. Tapi nikmat sekali mendengarnya, bukan!?

Karena aku sering keliaran di sekitar markas itu maka aku juga punya teman atau kenalan beberapa anggota CPM yang seumurku. Karena kenal dengan mereka,aku jadi mudah keluar masuk markas mereka.

Salah satunya adalah Lettu [Letnan Satu] Deddy. Mas Deddy adalah tamatan akademi militer.Umurnya sekitar 25 tahun,ganteng, tinggi, ramping, atletis dan berdada bidang. Waktu baru kenal, aku selalu ngaceng kalau dekat-dekat Mas Deddy, terangsang oleh kejantanan dan keindahan tubuhnya. Mas Deddy tinggal di Markas CPM itu. Di situ memang ada beberapa kamar untuk bujangan atau perwira yang baru pindah. Kalau Mas Deddy sedang tidak dinas dan aku tidak ada kegiatan di kampus, aku sering mengajak Mas Deddy main di rumahku. Kami berdua merasa cocok, walaupun umur kami berbeda dan dia militer, aku "sipil" [Begitu biasanya tentara menyebut orang yang bukan militer.Huh!. Arogan!]

Sekali-sekali aku juga main di kamarnya di Markas. Aku senang kalau main di kamar Mas Deddy, karena dia sering telanjang dada. Nikmat sekali melihat tubuh perwira yang gagah dan berotot itu hanya mengenakan blue-jeans.Puting susunya indah, ketat dan melenting amat menggoda! Aku biasanya jadi ngaceng selama berada di Kamar Mas Deddy.Aku juga senang melihat lengannya yang kekar dan tentu [!] ketiaknya yang berambut hitam indah itu.Membikin aku amat merangsang!Tak jarang aku jadi frustasi karena tak bisa menuntaskan nafsu homosex jahanam yang sedang naik ke otakku dan membikin darahku mendidih, bergolak! Kadang-kadang terpaksa aku harus permisi karena dadaku merasa sesak.Sesampai di rumah, tanpa ampun, kontolku aku kocok sampai memuncratkan pejuh!CROOOT..CROOOT..CRROOT!Banyak sekali volumenya, karena rangsangannya luar biasa nikmattnya!

Pengalaman terindah dengan Mas Deddy adalah waktu pada suatu liburan panjang tiga hari [Jum'at, Sabtu, Minggu] aku main di kamarnya.Markas sedang sepi. Rupanya Mas Deddy sudah mencium gelagat ke homoanku dan dia juga ingin melampiaskan nafsunya yang menggelora di kontolnya! Maka Sabtu siang itu dia mengunci pintu kamarnya,dan memeluk aku dalam keadaan dia telanjang dada.Jiwaku terasa melayang ke alam baka karena kenikmatan yang diberikan itu.

Aku langsung menyerahkan mulutku. Tanpa izin aku tarik risleting jeansnya kebawah, aku pelorotkan celana dan kancutnya yang minim. Langsung tanpa perintah aku sedot kontolnya yang mulai mengeras dan tegang lalu memerah. Jembutnya hitam, lebat tumbuh luas, amat indah! Sambil menyedot kontol pujaanku, celanaku aku plorotkan dengan susah payah. Karena aku sedang mengisap kontol Sang Perwira dalam keadaan aku berlutut dan dia dalam keadaan berdiri mengangkang dengan perkasa!Dengan mulut mengisap kontol Mas Deddy, satu tanganku mengocok kontolku sendiri dan tanganku yang lain menggerayangi puting susu CPM-nya yang ketat dan indah itu! AAAAAAGH! Nikmat, ledazt, bahagia, ber-satu padu dalam otak, jiwa dan kontolku. Sedot .. kocok..sedot..kocok!Jamah.. jamah ..jamah! Lalu sedot-kocok, sedot-kocok, sedot-kocok. Lalu diam istirahat,jamah puting susu, rojok ketiak, belai bokong, sodok belahan pantat, lalu bool, silit lobang pantat Mas Deddy!AAAAAGH! Nikmattt sekali!

Akhirnya percepat lagi gerakan : sedot-jilat-kocok dan sedot-jilat-kocok, dan sedot-jilat-kocok!Aagh! Muncraaaaaat bersama : CROOOOOOOOT..CRRROOOOOOT.. CROOOOOOOT.Nikmaatt dan ledzaatt sekali sampai ke tulang sumsum, sampai ke darah daging.HAAAAAAAGH! Jahanammm!

Aku juga pernah diberi kesempatan melihat secara diam-diam, bagaimana mereka menyiksa tahanan!Mula-mula aku kaget dan pusing, tapi lama kelamaan aku mendapat kenikmatan saat mendengar suara pekik, jerit, teriak dan lolong kesakitan para tahanan yang sedang disiksa oleh CPM itu! Tentu saja aku langsung ngaceng menyaksikan "acara" yang sadis tapi terasa nikmat luar-biasa itu! Setibanya di rumah aku langsung onani karena kontolku terasa kencang dan sangat memerlukan pelampiasan dengan memuncratkan pejuh! Tentu saja setelah terlebih dulu aku mengocok-ngocok kontol sambil mengingat dan membayangkan penghajaran dan penyiksaan sadis yang baru saja aku saksikan!

Itulah pengalaman jahanamku sebagai homosex dan sado-masochist yang bajingan sekali!Dasar anjing!



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Negus Johan Pahlawan

Tidak mudah bekerja sebagai camera-man di suatu production house. Jadwal kerjanya juga sering aneh, siang, malam, dini hari, atau subuh, dengan gaji yang pas-pasan saja. Tapi apa daya? Aku tidak punya pilihan dan keahlian lain, paling tidak, sekarang belum ada pilihan kerja lain! Aku juga sering frustasi. Maklumlah sebagai pria homoseks - aku sering berkesempatan memandangi tubuh lelaki... read more

Bekerja untuk membiayai kuliah, begitulah yang aku kerjakan sejak aku berumur 20 tahunan. Karena bukan pegawai-tetap maka tugasku serabutan sebagai "camera man" atau kadang-kadang sebagai "kacung". Istilah kerennya "office boy". Atas bantuan kenalan orang-tuaku aku diizinkan kerja sambilan di suatu production house. Aku mulai bekerja ketika production house itu membuat suatu sinetron remaja... read more

Pada saat episode Pondok Pak Jon ditayangkan dan kemudian episode Lupus Millenia disiarkan, waktu itu lah aku berhasil diterima masuk di suatu pendidikan ketentaraan di suatu negara. Walaupun kisah ini kutulis dalam bahasa Indonesia, tidak berarti bahwa apa yang aku alami ini terjadi di Indonesia. Kejadian ini terjadi di suatu negara yang tak perlu kusebut namanya. Waktu itu aku pemuda... read more

Meskipun sudah sering mendengar apa yang dialami para taruna, khususnya calon prajurit taruna atau capratar, selama pendidikan, tak urung aku shock juga - waktu pertama kali dihajar para senior dan pelatih di akademi. Walaupun akhirnya, kontolku ngaceng juga!. Apalagi setelah dihajar, biasanya kami dipaksa onani (= masturbasi, ngeloco alias coli). Sampai pejuh kami berceceran di kamar siksa.... read more

Selesai SMU aku pindah ke Amerika Serikat untuk masuk College kemudian mengambil MBA di UCLA - University of California in Los Angeles. Selesai kuliah dan setelah meraih MBA aku menetap di San Francisco. Saat itu, cowok pujaanku : Irgi Ahmad Fahrezi lagi kuliah di Sunway College, Malaysia, mengambil jurusan Ilmu Komunikasi. Waktu di SMU, aku iseng-iseng mengisi formulir lotere imigrasi ke AS... read more

Jatuh cinta atau tergila-gila pada aktris, aktor, penyanyi, presenter dan penyiar TV adalah hal yang biasa-biasa saja. Lazimnya disebut nge-fans. Biasanya cewek nge-fans cowok dan sebaliknya!. Jika cewek nge-fans cewek masih bisa dimaafkan!. Tapi jangan coba-coba cowok nge-fans cowok, bisa dituduh homo. Padahal, memang! Demikianlah halnya dengan aku seorang cowok homoseks murni 100%.Aku... read more

Tujuh tahun sudah aku tinggalkan Indonesia Tanah Airku Tercinta. Lima tahun untuk sekolah dan dua tahun untuk berusaha di Amerika Serikat. Untunglah aku lahir sebagai lelaki homoseks 100% yang tidak terlalu emosional. Meskipun demikian tak urung aku rindu juga pada cowok Indonesia yang lumayan ramah dan ganteng. Saat cerita cabul ini kutulis untuk "MOTN Erotic Stories", aku sudah memegang Green... read more

Setiap tahun aku pulang ke Tanah Air,Tanah Tempat Kelahiranku - Indonesia. Biasanya aku memilih libur di musim gugur (di Amerika disebut "fall"). Aku juga tidak bisa pulang terlalu lama. Bisnisku di San Francisco bisa kacau.Tetapi setelah Diemas Arief dan Bagus Errwynn bergabung di apartemenku, aku boleh libur agak lama. Mereka berdua (cowok Indonesia) mahasiswa di Berkeley dan mereka mau... read more

Waktu di SMU aku punya geng yang terdiri dari empat orang,yaitu: aku sendiri, Jose, Jeffri dan Bambang. Persahabatan kami melintasi suku, agama dan tingkat sosial ekonomi. Yang menyatukan kami adalah bahwa kami berada dalam satu kelas dan kami berempat termasuk ber-otak encer. Tetapi ada satu keanehan dari geng kami, yaitu bahwa ternyata kami berempat punya kecenderungan homoseksual - alias... read more

Liburan di Tanah Air tahun ini (2003) adalah yang paling berkesan buatku. Aku sempat berziarah di makam almarhum sobatku Jeffri di Pemakaman Tanah Kusir. Entah apa yang bikin aku jadi cengeng dan menangis di kuburan sobatku yang jadi korban AIDS itu. Aku juga berhasil ketemu Bambang Satyo bekas partner homoku di SMU yang sekarang berlagak jadi straight dan punya anak isteri segala. Aku juga ... read more



Hari ini aku mengantar Marcellino ke bandar-udara pulang ke Amerika. Mungkin tahun depan dia tidak akan pulang lagi kalau dia sudah jadi US Citizen. "Johan, aku cinta Tanah Air,tapi aku perlu hidup" begitu katanya padaku. Memang sukar buat Lino untuk bisa hidup di Tanah Air dalam masa krisis begini. Bahkan tahun depan seluruh keluarganya menyusul ke Amerika.Bokap dan nyokapnya sudah tua dan... read more

Kepulangan Lino (Marcellino Thomas) ke Amerika bagaikan bertiupnya kembali angin segar dalam jiwa ku. Betapa tidak, selama dua minggu Lino seakan merebut Rizal, cowokku - kekasihku dari sisiku. Sementara aku tak berkutik. Karena Lino kaya dan orang luar negeri dan sobat lama Rizal. Sementara aku setengahnya di kantor adalah bawahan Rizal dan aku seperti tidak punya keistimewaan apa-apa untuk... read more

Rizal cowokku menemani Lino sobatnya di SMU pergi berziarah ke makam Almarhum Jeffri. Jeffri baru saja meninggal dunia, sekitar sebulan sebelumnya. Jeffri meninggal terserang AIDS. Semasa hidupnya, Jeffri cukup dekat dengan Lino dan mereka sering kontak per telepon,fax dan surat-suratan Jakarta -San Francisco. Jeffri rajin mengirimkan berita, foto, VCD sinetron, filem dan FTV yang ada... read more

Pada mulanya bukan aku yang mulai. Tapi "mereka" yang mulai. Mereka yang mengajak aku berbuat dan minta dirahasiakan. Bahkan mereka memberi aku uang tali-asih yang sekaligus jadi uang tutup-mulut. Tetapi kenapa sekarang mereka sendiri yang membocorkan rahasia ini?. Aku marah, jengkel, dan ketakutan. Kalau rahasiaku terbongkar mukaku harus disembunyikan dimana? Sialan! Aku juga takut kalau ... read more

Waktu terjadi heboh konser grup musik asing dari suatu tempat di benua kita, tak aku sangka bahwa heboh yang disebut terakhir ini akan punya kaitan dengan diriku. Setelah misteri Si Peragawan Tommy yang mengaku ngebet dengan aku. Dua hari kemudian aku dapat telepon lagi.Di seberang sana seorang pria dengan nada ramah mengundang aku ke suatu restoran, "Ada yang mau saya bicarakan", katanya.... read more

Jadwal jaga atau piket Satpam di perusahaan kami diatur tiga shift sehari. Untuk shift malam hari mulai jam 22:00. Karena jumlah Anggota Satpam ada duabelas orang, tiap kali jaga diatur berdua. Malam itu aku jaga dengan Alex, tapi ternyata isterinya masuk rumah sakit akan melahirkan. Jadi Alex minta izin menunggui isterinya. Waktu aku melapor pada Jose Rizal, Komandan Satpam. Dia menanyakan... read more

Ada seorang tamu yang hampir secara rutin datang di kantorku. Biasanya dia datang menjelang tutup kantor atau pada hari Jum'at sore.Aku perhatikan rata-rata dia datang di kantorku dua sampai tiga kali seminggu. Kami para Satpam hafal tamu-tamu Bos Besar.Karena semua tamu, tak terkecuali, diminta untuk mengisi buku tamu. Di buku tamu dia menuliskan namanya : Subagyo. Kami Anggota Satpam dan... read more

Seorang kenalanku yang gay dan sudah berusia 50 tahun mengatakan :"Nobody loves you when you are old and gay" artinya "Tak ada yang mencintaimu jika engkau sudah tua dan gay". Kadang-kadang hal ini menghantui aku. Sekarang usiaku 26 tahun. Empat tahun lagi 30 tahun dan kemudian 40 tahun, lalu 50 tahun dst. Lalu kalau udah tua, aku mau ngapain?Itu pun kalau aku tidak kena AIDS. Nanti kalau... read more

Sebetulnya aku ingin sekali menyebut nama atau inisial seorang aktor sinteron action yang akhir-akhir ini sering minta aku "kawal". Maksudnya agar para Pembaca bisa lebih menghayati dan juga lebih menikmati kisahku. Tapi apa daya, aku harus berpegang pada moral dan etik dan harus menjaga nama baik serta kehormatan si aktor ganteng ini. Oleh karena itu, agar mudahnya, dalam kisah ini aku akan... read more

Ketika itu, sudah hampir sepuluh hari aku punya affair cinta sejenis dengan seorang aktor yang konon paling ganteng dan pernah di-issue-kan sebagai gay itu.Ketika itu, kebetulan dia sedang libur, tidak ada shooting. Karena dia sedang menunggu realisasi kontrak berikut untuk sebuah sinetron. Pembaca yang budiman, demi moral-etika dan untuk menjaga kehormatan sang aktor,aku sebut saja nama-nya... read more



Untuk kedua-kalinya aku kencan dengan Si Tommy ganteng yang mengaku dirinya entah model, entah peragawan, entah apa. Kali yang kedua ini dia juga membawa aku ke Hotel "B". Hotel bintang lima yang merupakan hotel favorit orang-orang Amerika yang berduit. Pada kencan yang pertama dia yang mengajak duluan dan ternyata kemudian aku dijebak. Aku diajak Tommy melakukan hubungan homosex,lalu... read more

Kegalauan yang aku rasakan setiap kali kumerenung adalah masa depanku dan penyakit AIDS. Pertanyaan sampai kapankah aku akan jadi Satpam yang praktis tidak punya masa depan dan tanpa jenjang karir ini?,sampai kapankah aku akan hidup liar sebagai homosex?,dan kapankah virus AIDS masuk ke badanku lalu menyeretku ke lubang kubur?. Seumur hidupku aku belum pernah diembat cowok yang mau memakai... read more

Dalam hatiku aku selalu menyanggah bahwa aku jual diri atau melacur, walaupun pada kenyataannya aku sudah seperti Gigolo,atau tepatnya Kucing (lelaki yang memberikan servis sex kepada sesama jenis). Betapa tidak, sekarang aku sering mempersiapkan diri agar pasangan homosexualku merasa puas. Aku sendiri tidak tahu apakah aku mengharapkan uang ataukah aku ingin membahagiakan laki-laki yang... read more

Namanya agak aneh Alexis Askan Lukman. Dia suka menyingkat namanya dengan AAL."AAL itu singkatan dari Akademi Angkatan Laut",katanya. Sehari-hari nama panggilannya Alex.Menurut cerita Alex, waktu dia lahir ayahnya sedang membaca cerita tentang Tsar Rusia yang terakhir. Dalam cerita itu ada nama Putera Mahkota Alexis. Dari nama Putera Tsar yang terkecil inilah nama "Alexis" diambil. Mungkin... read more

Sebelumnya jadwal harianku sederhana saja.Maklum aku hanya seorang Satpam perusahaan productionn house. Tetapi tanpa aku sadari ternyata jadwal harianku makin hari makin padat. Kalau dulu HP-ku hanya sekali-sekali berdering dan nada SMS juga jarang terdengar, sekarang paling tidak setiap setengah sampai seperempat jam ada saja nada SMS atau nada panggil. Nada panggil atau nada SMS itu... read more

Jika aku dihadapkan pada ujian-ujian iman berupa tawaran atau ajakan melakukan hubungan homosex maka lebih sering aku gagal.Bagaimana tidak,lebih sering ajakan itu terjadi tiba-tiba, tidak pernah disangka-sangka dan sangat menggoda. Itulah sebab-nya aku sering lupa pada dosa, sering lupa pada harga diriku, dan sering lupa pada risiko AIDS. Para Pembaca MOTN perlu memahami bahwa walaupun aku... read more

Belum lama ini aku dan Rizal masuk jadi anggota suatu Fitness Center. Fitness Center ini baru dan letaknya di suatu Komplex Kantor Pemerintahan. Anggota Fitness Center ini campuran : masyarakat umum dan juga ada karyawan/karyawati dari kantor yang jadi lokasi Fitness Center tersebut. Rizal(Jose Rizal) yang mengajak aku masuk Fitness Center itu. Kebetulan ada "Paket Keluarga" yang iurannya... read more

Orang-tuaku memberi nama aku Negus Negusti Johan Pahlawan. Negus Negusti adalah gelar kekaisaran Etiopia yang artinya Raja Diraja atau Maha Raja. Gelar ini dipakai oleh Kaisar Haile Selassie yang berkuasa sampai empat dasa warsa lebih sebagai Kaisar di Etiopia sebelum kelak ia digulingkan oleh kaum komunis yang dipimpin oleh Jenderal Mengistu Haile Miriam. Mengistu sendiri kemudian digulingkan... read more

Sudah hampir lima tahun aku berhubungan dengan Rizal. Lebih sering aku memanggil dia Zal atau Rizal saja. Kalau ingin mesra,aku suka memanggil dia Bang Rizal. Sekali-sekali aku memanggilnya Beli Wayan. Nama lengkap Rizal adalah Wayan Indrawan Jose Rizal. Dalam Bahasa Bali, kata Beli artinya Kakak atau mungkin sama dengan panggilan Mas dalam Bahasa Jawa. Rizal berdarah bangsawan [tidak etis kalau... read more

Rizal temanku baru saja pulih dari kondisi stress. Kata dokter ia mengalam homosexual panic reaction. Sebetulnya reaksi panik seperti ini hanya muncul pada laki-laki yang tidak sadar bahwa dirinya punya kecenderungan homosexual dan menjadi panik ketika ia tiba-tiba saja terpikat untuk melakukan hubungan sex dengan sesama jenis. Reaksi yang muncul pada Rizal terjadi ketika dia berkenalan... read more



Page 1 of 8

   1 2 3 4 5 6 7 8      

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button