Gelora Nafsu Brondong STM - Dirman

By kontolgatal

submitted July 30, 2005

Translate from:
  To  
Text Size:

GELORA NAFSU BRONDONG STM

DIRMAN

Dirman, sosok pelajar STM tinggi badan 175cm, relatif kurus namun dengan otot yang kenyal padat pejal, V-shaped bahu bidang pinggang ramping, kulit hitam bahkan sampai kebibirnya juga merah kehitaman, rambut cepak, daun telinga kiri dengan anting perak, dengan tampang wajah pemberontak yang lembut hati - matanya belok besar namun bila memandang sesuatu tajam seakan menyimpan dendam amarah, jago dalam segala jenis olahraga disekolah terutama yang bersifat fight... tampangnya menjadi bringas untuk memenangkan pertandingan tersebut sehingga sering dijuluki "pembunuh berdarah dingin" oleh teman-temannya... sangat sedikit berbicara relatif diam, cool, bila diantara keramaian riuh rendahnya suasana sekolah yang didominasi oleh siswa pria itu. Aura jantan perkasa membuat dia selalu jadi inceran cewe-cewe binal baik disekolah maupun diluar sekolah yang terkadang secara sengaja menyentuh mengusap meremas tonjolan kontol gedenya, namun Dirman tidak menanggapinya, dingin, bahkan berkali-kali ada saja godaan untuk menjadi pejantan gigolo tante-tante yang haus dahaga akan kontol remaja dengan imbalan sejumlah uang juga tak pernah digubris oleh Dirman.

Berasal dari keluarga ekonomi kelas bawah, broken home, ayahnya centeng pelabuhan yang jarang tinggal dirumah karena banyaknya wanita simpanan dimana sudut kota Jakarta. Abangnya satu orang meninggal oleh karena over dosis, yang satu lagi hilang sewaktu kerusuhan Tanjung Priok. Kakak perempuannya ditahan dipanti rehabilitasi sosial karena berulang kali tertangkap menjajakan diri di daerah Plumpang, satu orang adiknya meninggal sewaktu ada wabah demam berdarah dan masih ada tiga orang lagi adiknya yang masih kecil. Potret centang perenang keluarga miskin, ekonomi lemah, pendidikan kurang, keahlian tidak punya selain ngentot !

"Jangan mas, anakmu masih bangun mas... jangan... ahh maaas..." ibunya Dirman selalu saja seakan tak kuasa menolak hasrat seks suaminya ketika si pemabuk itu berkehendak

"Alah daripada aku ngentot ama lonte... ayoh buka memek elo..." kontol ayah Dirman sudah mencuat tegak item gede meradang menerjang memek tanpa ampun

Semenjak kecil Dirman sudah tidak asing lagi melihat orang ngentot didepan matanya yang masih polos waktu itu, yaitu bila ayahnya pulang dalam keadaan mabuk berat dan menyeret memaksa istrinya, ibunya Dirman, untuk dientot didepan matanya... bukan hanya memek yang dihajar oleh kontol ayahnya, terkadang lobang pantat atau bergantian antara memek - lobang pantat - memek, bahkan mulut ibunya Dirman juga tak luput dari sodokan rojokan batang kejantanan si jahanam tersebut. Semua kejadian demi kejadian tersebut terekam dengan baik tersusun rapi dalam hard disk otak si kecil, Dirman.

"Ahh mas... sakit, jangan dilobang pantat mas.. sshh... ahh... sakit mas..."

"Arrgghh... biar sakit yang penting enak khaan... hrrgghh.. aahh.. hrrgghh.. aahh"

bila tak mendapatkan apa yang diinginkan oleh ayahnya maka dia tak segan-segan memukul menampar bahkan meninju ibunya sampai bengkak berjejas merah terkadang berdarah... biadab !

Namun yang sangat membuat Dirman terpukul adalah ketika pamannya dari fihak ibu tinggal serumah dengan mereka sementara mencari pekerjaan serabutan di Jakarta. Pada saat itu ketika Dirman telah duduk disekolah lanjutan pertama, ayahnya sudah mulai jarang tinggal dirumah karena sudah mempunyai wanita simpanan, sementara ibunya Dirman selalu pergi dini hari kepasar induk membeli sayuran untuk kembali dijual disekitar kompleks perumahan mereka dan sore hari menjadi buruh cuci untuk mencukupi kebutuhan ekonomi mereka. Orang yang diharapkan oleh Dirman sebagai pelindungnya pengganti ayahnya yang tak dapat diharapkan olehnya justru membawa malapetaka langsung kepada dirinya...

Berawal dari tidur bareng bersisian dengan pamannya tersebut, pada suatu malam yang dingin oleh hujan yang mengguyur kota Jakarta sejak sore hari, Dirman setengah terjaga antara mimpi dengan bangun dia merasakan sentuhan dekapan belaian yang menjelajahi sekujur tubuhnya, kecupan jilatan menyentuh belakang lehernya ke telinga dan sebuah tonjolan keras berdenyut denyut disela pahanya... kontol paman ! Keesokan hari dia bangun dengan lumuran pejuh kering disekitar selangkangan dan seolah tidak terjadi apa-apa sikap sang paman biasa saja. Kejadian demi kejadian berulang kali dialaminya dan akhirnya...

"Umm... sshh aahh, kontol elo gede juga ya Man"

antara percaya dengan tidak Dirman terjaga dari tidurnya dan melihat paman sedang mengisap kontolnya dengan ekspresi penuh kenikmatan

"Jangan paman... ahh, jangan..."

Dirman berusaha mendorong kepala pamannya yang menempel diselangkangannya

"Napa seh Man... kan paman mau buat elo enak koq... sluurrpphh ahh sluurrpphh arrgghh"

"Umm.. errghh, tapi... paman..."

"Kontol elo gede amat seh Man, slurrpphh... keras lagee... aahhh, ummm... enak sekalee... slurrpphh aahhh..."

seakan kehabisan kata-kata pada saat itu Dirman tak dapat mengelak lagi dari emutan mulut rakus dikontolnya yang sudah ngaceng... agaknya kontol Dirman persis merupakan cetakan kontol ayahnya yang item gede, sangat gede untuk ukuran anak seumuran dia kala itu, ditambah lagi rangsangan seksual yang diperolehnya sejak dini membuat lucutan kadar hormon seks jantan Dirman terstimulasi dengan baik... dia sudah biasa onani sejak kelas 5 sekolah dasar. Ada saja alasan pamannya untuk menikmati kontol Dirman kala itu...

"Kalau elo entotin cewe ntar si cewe bisa hamil lo..., atau elo bisa kena penyakit kelamin, sifilis - kencing nanah, ntar kontol elo bisa prothol"

Hari itu untuk pertama kalinya pula kontol Dirman masuk kedalam lobang pantat pamannya... dalam keadaan telentang diam mematung kontol Dirman dituntun oleh pamannya yang duduk mengangkanginya masuk kedalam lobang pantat pamannya yang durjana, bagaikan menunggangi kuda pamannya menggenjot kontol Dirman mengaduk aduk liang anus sampai akhirnya Dirman muncrat berkali kali membasahi membanjiri rongga usus orang yang seharusnya dihormatinya, orang yang diharapkannya melindunginya... bangsat ! Affair dengan pamannya berakhir ketika si paman diusir oleh ibu dari rumahnya ketika ketahuan sedang memamerkan sambil memain-mainkan kontolnya kepada kakak perempuan Dirman, namun jejas luka telah tertoreh dilubuk hati Dirman dan membuat dia semakin jadi pendiam baik dirumah maupun disekolah.

Pertemuan dengan oom Eko agaknya tidak perlu lagi aku jelaskan dengan detil (lihat : Gelora Nafsu Brondong STM - Choky). Aku merasakan sesuatu yang dapat memuaskan nafsu amarahku ketika aku mengentoti oom Eko... seakan aku membalas dendam kesumat kepada ayahku, kepada pamanku... serasa aku menusukkan pisau belati atau parang panjang menghabisi mereka yang membuat hidupku selama ini begitu tertekan... melihat oom Eko terengah-engah mendesah mengerang mengejang ketika kontolku menghajar lobang pantatnya ataupun mengentoti mulutnya, aku semakin bringas, bagaikan melihat ayahku ataupun pamanku terengah-engah menjelang ajalnya... lega ! puas ! nikmat !.

"Arrgghh.. Dirman sshh ahh, kontol elo gede banget Man, duh sakit.. tapi enak... entotin aku Man... sshh aaaahhhh... enaaak... oohh fuck me man... fuck me harder... oh shit ! aarrgghh..."

oom Eko menggeliat menggelinjang meringis ketika aku menghunjamkan kontolku kelobang pantatnya kala itu tanpa pelumas sedikitpun sehingga anusnya robek berdarah

"Ho-oh memek elo juga enak banget neh.. lebih enak dari memek beneran sshh aaahh sshh aaahh..."

aku hunjamkan kontolku berulang kali sedalam mungkin kedalam liang sanggama oom Eko sambil sesekali menjelajahi dinding liang anusnya dengan batang kontolku

Aku juga sangat senang melihat oom Eko yang merayap menghiba-hiba padaku untuk minta dientot bahkan menjilati telapak kakiku mengemut jari jemari kakiku hingga bersih sebelum akhirnya naik ketungkai bawah ke paha dan berakhir dengan jilatannya pada lobang pantatku biji pelerku dan batang kontolku. Tanpa rasa kasihan sedikitpun terkadang aku mengencingi mulut oom Eko dan menghardik dia agar tidak menumpahkan setetespun air kencingku dari mulutnya yang terbuka lebar menerima semburan kencingku itu... arrgghh, bayangan wajah ayahku atau terkadang pamanku selintas tergambar diwajah oom Eko kala itu membuat aku semakin puas seakan membalas dendamku kepada mereka, semakin menderita ekspresi oom Eko ketika aku entot semakin dahsyat pula rasanya muncratan pejuhku... ccrrootthh.. ccrrootthh.. aarrgghh.. ccrrootthh.. ccrrootthh.. aarrgghh.. gila.

Pagi hari Minggu aku mendatangi rumah oom Eko, sendirian tanpa si Choky sahabat sebangku disekolahku. Hari itu aku sangat horny setelah semalaman melihat dari jarak dekat dipinggir rel kereta api 4 orang remaja brandalan memperkosa banci yang sering berkeliaran didaerah perumahanku... antara mau dengan tidak si banci akhirnya menjadi bulan-bulanan mereka dari jam 1 dini hari hingga menjelang azan subuh, bagaikan kawanan serigala lapar mengerubuti rusa empuk mereka berulang kali mengentoti banci tersebut dilobang pantat dimulut bahkan sekaligus dua kontol masuk kelobang pantat dan dua kontol menghajar mulut si banci, sementara Dirman dan seorang temannya sambil ngloco menikmati pemandangan erotik tersebut...

"Gila lo Dirman, ngapain pagi-pagi begini kerumahku... eh, istriku lagi ada dirumah"

oom Eko terperanjat panik gelisah melihat kehadiranku sepagi itu dihalaman rumahnya

"Kontol gw lagi ngaceng berat neh say" kataku

"Aduh gimana yah... ntar aja deh oom telefon yah, neh... uang untuk..."

"Gw mo ngentot memek lo! bukan mau uang elo !" aku marah sambil mendorongnya kedalam garasi

"Man... jangan... ntar istriku..."

"Tai kucing ama istri elo, gw mo entotin elo sekarang juga... isep !" aku sudah mengeluarkan batang kontolku yang sudah tegak ngaceng sejak dini hari tadi dan menangkap kuduk oom Eko mengarahkan kepalanya merunduk mendekati kontolku

"Gila lo Man... pagi segene udah ngaceng berat... umm..." dasar lelaki sakit !, oom Eko antara takut istri dengan pengen kontol akhirnya segera mengulum kontolku

"Arrgghh... isep yang dalam say... ho - ooh.. jilat.. ayoh kulum kontolku say"

Ujung lidah oom Eko mengkilik-kilik lobang kencingku yang sudah basah oleh pre-cum, air liurnya sudah membasahi batang kontolku hingga licin mengkilat... terkadang oom Eko memasukkan seluruh batang kontolku hingga kandas sampai jembutku memenuhi sekeliling bibirnya dan kepala kontolku keluar masuk ke kerongkongannya... aarrgghh... aku kelojotan menggelinjang keenakan akan sedotan oom Eko dibatang kejantananku. Tubuh oom Eko aku angkat dan aku baringkan telentang dikap mobilnya, kedua kakinya aku naikkan ke bahuku dan bagian pantat celana piyama yang dipakainya aku robek.. shrriieekk... bless ! kepala kontolku sudah menyeruak masuk menerobos cincin anusnya

"Arrgghh... bastard ! kontol elo... ahh.. shh.. enak.. ahh.. shh.. gila lo.. Man... ahh.. shh.. dasar brondong gila seks lo ah... duh enak.."

ekspresi antara meringis sakit takut kepergok istri dengan enak ketagihan kontol oom Eko mendesis mengerang ketika kontolku berulang kali keluar masuk cincin anusnya

"Enak khan say... elo suka kontolku khan... arrgghh... elo ketagihan dientot ama kontol ini khan... umm... memek elo udah basah neh..."

"Shh.. ahh.. entotin aku, arrgghh.. hajar memekku dengan buas Man... ahh kontol elo gede banget... c'mmon fuck me harder... oh shit !... i'm cumming man... ooooohhh aaaaaaahhhh..... i'm cumming"

oom Eko memuncratkan pejuhnya dengan berulang kali menghentak-hentakkan pinggulnya ke kontolku yang tertancap dalam lobang pantatnya sambil mengeleng gelengkan kepalanya kekanan kekiri seirama dengan muncratan pejuhnya... tumpahan pejuhnya aku ambil dengan jariku dan aku masukkan kemulutnya..

"hmm... jilat pejuhmu ini honey... elo suka ama pejuh khan... umm... enak khan..."

oom Eko menjilati jari tanganku yang berlumuran pejuhnya sendiri dan aku mulai kembali menggenjot merojokkan kontolku semakin kuat semakin cepat dan semakin dalam memelintir-melintirkan kontolku mengaduk jeroannya sampai kembali dia ngaceng dan... muncraaaat... aarrgghh... muncraaatt... aku juga menggeletar menggigil mengejang memuntahkan hamburan pejuhku yang sudah dari tadi malam menunggu untuk dimuncratkan...

Telefon genggam oom Eko berbunyi, ternyata istrinya sedang mencarinya didalam rumah karena sebentar lagi mereka harus bersiap-siap untuk menghadiri pernikahan anak kerabat mereka, sementara kontolku masih tertancap dalam dan berdenyut-denyut didalam liang senggama oom Eko, dia mengambil hp dan menjawab...

"Iya mah... saya sedang bersihin busi neh... iya mah, i'm coming mah... mamah bersiap dulu deh"

Aku hanya bisa tersenyum saja melihat kelakuan oom Eko, menjilati kontolku yang baru saja dicabut dari lobang pantatnya, berlumuran sisa pejuh bercampur kotorannya sendiri, hmm... membersihkan busi atau memberihkan kontol nih... he he he... dasar sakit !.


Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From kontolgatal

Kuli Gudang Dolog

Feb 23, 2004

Sore itu aku berada di depan gudang Dolog di bilangan Jakarta Timur, berjalan jalan menghirup udara sore hari melepas kepenatan setelah lima hari bekerja di kantor. Ada 2 buah truk penuh berisi beras import yang sedang diturunkan oleh sekelompok kuli keluar masuk dari truk kedalam gudang memanggul 2 atau 3 karung beras dipundak mereka yang kekar, kuat dan perkasa hmm... sangat menarik perhatianku... read more

Malam itu film India ditayangkan di bioskop tersebut, tak banyak lagi peminat bioskop semenjak sarana hiburan telah masuk langsung ke ruang tamu masing masing keluarga berupa TV, VCD maupun DVD. Hanya ada beberapa orang yang sedang menunggu di lobby sederhana bioskop tersebut menunggu loket karcis buka, termasuk aku yang sengaja datang ke bioskop tersebut untuk menyalurkan hobbyku menyedot kontol... read more

Perjalanan menuju lokasi logging sangat melelahkan, 2 hari 3 malam berada di dalam mobil Land Rover menempuh jalanan tanah berlubang, berlumpur, tak terawat, menembus rimba belantara yang telah rusak tercabik, bersama 2 orang staf perusahaan kayu yang hendak melakukan audit di lapangan karena hasil penebangan sudah semakin tak menguntungkan perusahaan sehingga dirasa perlu untuk meninjau lapangan... read more

Sore menjelang malam aku menuju barak C sesuai yang diperintahkan oleh kuli logging yang mengembat abis mulutku siang tadi, rahangku masih terasa pegel oleh karena terlalu lama menganga penuh untuk menerima sodokan kontol item gede sepergelangan tanganku. Sementara lelehan pejuh dicelanaku sudah mengering, membentuk gambaran tersendiri dicelanaku dan bila aku bersendawa maka uap pejuh kental... read more

Matahari telah keluar dari peraduannya, demikian pula kuli logging pada berkeluaran dari bedengnya masing masing, ada 5 bedeng dilokasi penebangan kayu tersebut, bedeng A sampai bedeng E, sama kumuh dan sama sempitnya, berisi rata rata 6 orang kuli per bedeng. Hari ini hari Minggu merupakan hari istirahat mereka, namun oleh karena lokasi terpencil ditengah hutan dan ketiadaan sarana transportasi... read more

Aku masih terikat diambang pintu, telanjang bulat, jejas bilur sabetan dan bogem mentah serta bekas sundutan rokok dan cupang menghiasi sekujur tubuh, dengan pejuh berceceran diseluruh tubuhku, bahkan mengalir perlahan keluar dari anus membentuk aliran di selangkanganku turun ke buah pelerku dan menetes, turun juga ke kedua pahaku sampai ke betis, aliran pejuh hangat geli geli basah akhhh...... read more

PETI, penambangan tanpa ijin merupakan skandal terbesar di negeri ancur ancuran seperti di Indonesia ini. Lokasi penambangan emas dibangun, lobang penggalian dibuat dengan dana pemerintah yang tidak sedikit dan kemudian dinyatakan ditutup karena konon katanya tak menghasilkan dan selanjutnya penambang liar yang di kordinir oleh oknum PT Aneka Tambang yang mengoperasikan lobang tambang tersebut... read more

Betapa tidak, sebuah lokasi penambangan emas illegal dimana semua aturan dan norma hukum yang lazim dalam sebuah masyarakat yang beradab tidak berlaku termasuk tanpa pengawasan dari aparat penegak keadilan, hanya hukum rimba yang kuat mengalahkan yang lemah, yang kuat menjadi berhak atas eksplotasi yang lemah luar dalam, maka tempat itu mejadi benar benar menjadi swarga yang indah bagi kaum gay,... read more

Seperti yang telah aku ceritakan terdahulu bahwa di lokasi penambangan emas liar banyak sekali fihak yang berkepentingan, menangguk keuntungan dari keboborokan sistem negeri brengsek ini dengan segala tipu daya dan muslihat menjungkir balikkan logika akal sehat, memeras tenaga gurandil sampai kering kerontang tak meninggalkan bekas apapun untuk kemajuan mereka apalagi untuk kemajuan masyarakat... read more

Kebrutalan di lokasi penambangan emas liar merupakan kisah lama yang selalu berulang dari abad ke abad sepanjang tragedi kehidupan manusia. Pengasapan lobang penggalian hingga berakhir dengan kematian para gurandil merupakan hal yang dianggap lumrah saja oleh karena persaingan antar kelompok yang sama rakus sama tamak sama biadab sehingga nyawa manusia tak lebih sama saja dengan nyawa tikus got... read more



Dua orang kuli memanggul peralatan galian berjalan di depan kamar kostku, ditengah hujan deras yang melanda Jakarta. Mereka berjalan sambil bercanda satu sama lain ditengah hujan lebat, entah apa yang mereka bicarakan namun kelihatan mereka sangat happy dan yang jelas kontol mereka berdua tampak ngaceng berat tercetak dengan tegas dibalik pakaian mereka yang basah kuyup itu. Aku sendiripun lagi... read more

Setelah beberapa saat aku berada telanjang bulat diantara pelukan dua kuli serabutan yang baru saja menumpahkan pejuh kedalam mulut dan kedalam lobang pantatku, perutku mulai keroncongan. Maklumlah banyak sudah energi yang keluar apalagi diluar udara dingin dengan tiupan angin mengiringi hujan petir yang belum juga berhenti dari tadi membasahi bumi Jakarta, aku bangkit menuju pojokan dapur masih... read more

Koh Tjiang memanggilku untuk menyampaikan maksudnya memperluas bidang usaha bar&pub miliknya di bilangan Mangga Besar, yaitu menambah side wing eksklusif untuk gay. Untuk itu ia merasa perlu untuk melakukan seleksi ketat terhadap calon "waiter paripurna" yang akan mengisi lowongan tersebut, dan ia menetapkan beberapa syarat agar aku dapat mencarikan tepat sesuai keinginannya serta berjanji akan... read more

Ke enam calon terpilih memasuki kampus Akademi Fantasi Gay. Seragam kaos buntung ketat dengan celana boxer tipis membayang, Adi kulit sawo matang pakaian warna merah, Bonar sawo matang pakaian warna jingga, Cokro kulit kuning pakaian warna kuning, Don kulit hitam pakaian warna hijau, Edmond kulit putih kuning pakaian warna biru dan Fred kulit hitam pakaian warna ungu. Warna warni pelangi, bendera... read more

Masa training hampir berakhir, sudah 3 bulan ke 6 akademia berada dalam kampus dan tak satupun tereliminasi oleh karena kemampuan mereka sangat baik dalam menerima latihan yang diberikan olehku, Gugun dan Koh Tjiang sangat teramat puas pada performance mereka, terutama setelah orgy yang dilakukan mereka bersama Koh Tjiang. Penampilan para akademia harus mendapat sentuhan agar layak jual pada... read more

Minggu depan para peserta akademia akan mulai bertugas di bar&pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar Jakarta, berarti kampus Akademi Fantasi Gay akan kosong entah untuk berapa lama aku belum mendapat order lain dari Koh Tjiang. Upacara yudisium untuk melepaskan para akademia akan segera diselenggarakan di kampus, kami sudah merencanakan sedetil mungkin tahap demi tahap jalannya upacara... read more

Jam 00.00 pada hari Minggu pembukaan bar& pub milik Koh Tjiang di bilangan Mangga Besar. Undangan telah berdatangan hadir, aku melihat tokoh gay Indonesia dari Surabaya juga hadir malam itu dan banyak selebriti, pejabat, mantan pejabat, pebisnis, profesional muda dan juga atlit yang hadir malam itu. Acara dimeriahkan oleh sekelompok grup entertainer gay yang sudah kondang di Jakarta dengan penari... read more

"Oo it's ooo" awal kampanye pemilu sudah dimulai, entah apa yang di kampanyekan oleh puluhan partai yang tak jelas juntrungannya di negara republik drakula ini, hanya sekelompok petualang politik picisan yang berlomba untuk mendapatkan kesempatan menguras habis kekayaan yang berlimpah di negeri yang konon kabarnya gemah ripah loh jinawi tata tentrem karta raharja ini. Pesta demokrasi katanya,... read more

Salah satu keanehan mungkin satu satunya di dunia adalah pembentukan satgas pengamanan oleh masing masing partai setiap menjelang pemilu. Kan ada instansi resmi yang mengurusi masalah keamanan dan pengamanan, tapi entahlah semua partai di negara ini merasa penting membentuk satgas pengamanan sendiri yang terkadang justru membuat situasi menjadi tidak aman. Satgas yang dibentuk umumnya terdiri... read more

Semenjak awal kampanye hingga hari ini banyak sekali kegiatan calon legislatif dari masing masing partai yang berhamburan di negeri ini, umumnya segala cara dilakukan untuk menjaring massa calon pemilih agar mencoblos partainya dan gambarnya sebagai orang yang dipercaya untuk menyalurkan aspirasi mereka dalam pemerintahan yang akan datang. Bar&pub milik Koh Tjiang (baca : Akademi Fantasi Gay ) di... read more



"Deg deg ser..." hatiku bergetar tatkala melihat salah seorang juru kampanye diantara segerombolan jurkam diatas sebuah pentas. Masih muda diantara jurkam tua bangkotan perut buncit muka berminyak namun jurkam yang satu ini lain dan seakan aku pernah ketemu tetapi entah dimana. Kemarin dia ada juga disana tetapi sebagai juru kampanye partai lain, apakah aku salah lihat, deja vu?, entahlah... read more

Urusan logistik pemilu? Oo it's ooo... Hmm... membuat kita lebih sedih lagi melihat sistem kerja bangsa ini. Pemilu itukan sudah dijadwalkan setiap lima tahun, tapi selalu saja persiapannya on the last minute sehingga segala sesuatu dikerjakan terburu buru penuh masalah banyak task force den tentunya akn banyak penyimpangan dibanding bila dikerjakan secara apik rapi terprogram sejak lima tahun... read more

Ya... keinginan kuat untuk mempertontonkan kontol biji peler, lobang kencing dan lobang pantat kepada sesama lelaki merupakan sumber kenikmatan tersendiri bagiku, apalagi disertai dengan manipulasi manual pada zona erotik tersebut dan mendapat reaksi terhadap aksiku dari sesama lelaki yang melihat baik reaksi positif artinya menikmati tontonan yang aku suguhkan maupun reaksi negatif dengan kening... read more

Memberikan sinyal rangsangan seksual kepada sesama lelaki merupakan kenikmatan dan kebahagiaan tersendiri bagi seorang homo tulen bin sejati seperti diriku. Tak perduli apakah rangasangan seksual tersebut menjelma menjadi permainan entot mengentot atau hanya cukup menyebabkan kontol penerima sinyal menjadi ngaceng berat, hal itu tak menjadi persoalan karena untuk selanjutnya toh pengalaman... read more

Betapa bahagianya aku ketika membuka lemari yang berisikan barang cenderamata yang bernilai erotik bagiku yang semakin hari semakin bertambah. Dari mulai topi penutup kepala sampai dengan sepatu karet rombeng, dari sapu tangan bekas ngelap pejuh sampai dengan celana jeans robek, pokoknya segala macam pernak pernik barang yang sebenarnya tidak ada hubungannya dengan kegiatan entot mengentot namun... read more

! Fetish; Dinas Luar

Mar 19, 2004

"Lagi bertugas mas?" "Dinas luar..." jawaban pendek tegas dari seorang seorang anggota polisi, namanya tertera dibaju seragam coklat, Sumarjo. Anggota polisi yang satu ini sangat menarik perhatianku, mungkin juga menarik perhatian anda yang mempunyai selera yang sama, "!" kontol ngaceng seorang homo fetish. Betapa tidak, anak muda gagah tinggi berbadan segitiga abis man, dada bidang kekar... read more

Seperti umumnya seorang homo ekshibisionis sejati maka segala sesuatu tindakan dan perbuatannya selalu saja mengisyaratkan "fuck me if you can", entotlah aku bila kau mau, tentu saja aksi akan mendapatkan reaksi dari sesama lelaki homo ekshibisionis maupun homo voyeurism "i'm really greedy to fuck you, man", gua demen banget ngentotin loe. Nah, klop bukan bila mendapatkan hal tersebut, dimana... read more

! Attention!

Mar 20, 2004

"!", sebuah tanda baca yang mempunyai banyak arti, awas, hati hati, attention, beware, achtung dan sejuta makna dapat mengartikan tanda baca"!". Bagiku seorang homoseksual gay sejati maka "!" adalah kontol ngaceng,ya kontol ngaceng tegak berdiri siap untuk mengentot siapa saja yang menghendaki kontol ngaceng tersebut baik di mulut maupun di lobang pantat tapi tidak di memek. Homoseksual sebuah... read more

"Aku tidak bersalah apapun" protesku "Nanti saja urusannya, pokoknya ikut ke kantor" "Anda tidak berhak menahanku" "Melawan petugas ya!" ancam petugas tramtib ketika mereka menertibkan kawasan liar di pinggiran rel kereta api, dua tangan kekar mencengkeram lenganku dikiri dan kanan dan menggelandang aku masuk kedalam mobil tahanan bersama beberapa orang lagi yang sudah berada didalam mobil... read more

Sasana tinju merupakan tempat favoritku memuaskan pandangan mata mengisi perbendaharaan fantasi seorang homo tulen seperti diriku, tempat dimana sekelompok lelaki muda kekar berbentuk segitiga abis berotot ketat kenyal dada bidang dengan otot dada menggelembung dihiasi pentil yang melenting perut rata berotot six pack kaya papan cucian pinggang ramping dengan daging buah pantat yang padat kenyal... read more



Page 1 of 3

1 2 3

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button