Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Aug 27, 2014 - Home of 20259 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Warnet Penuh Peju 2

By ivanhandoko

submitted September 23, 2005

Categories: In Indonesian

Text Size:

Masih ingat dengan kisah warnet yang dulu? Ini merupakan kejadian yang sama di tempat warnet itu. Dan benar-benar tidak kuduga jika aku mengalami kembali kejadian yang memuaskan birahiku. Setelah merasakan nikmatnya kontol dua orang pemuda secara bergantian di warnet itu, aku jadi semakin sering ke warnet itu. Bila membayangkan kontol-kontol yang segar itu maka spontan batang kontolku menjulang bak monas di Jakarta. Aku tahu sih bila melakukan oral sex apalagi sampai terminum airmaninya bisa terkena penyakit, bukan hanya Aids, bisa saja Hepatitis dan penyakit kotor lainnya. Tapi secara psikologis juga aku berani mengambil resiko itu karena biasanya cowok yang suka onani di warnet, dia jarang ‘jajan’ alias ngeseks dengan pereks. Nah, cowok yang begini yang kusuka karena termasuk tipe straight yang macho.

Malam itu warnet lumayan juga penuhnya, ada separo dari kamar telah terisi. Mungkin sebentar lagi banyak yang datang karena sekarang waktunya jam makan malam. Aku memilih kamar seperti biasanya, kamar no 5 karena bisa mengintip dua kamar di sebelah kanan kiriku. Kamar no 4 ternyata telah berisi dan tidak hanya satu pemuda tapi ada 3 orang cowok di situ. Ngapain harus bersesak ria gitu, pikirku, mending salah seorang ikut sekamar denganku kan bisa kuberi kenikmatan…

Kulihat dari lubang intipanku, ternyata mereka sedang asyik melihat klip movie. Dan aku terpana karena mereka sedang menonton adegan oral sex ala gay. Ketika kuperhatikan leblih seksama, itu bukan cuplikan video klip tapi dari film gay yang diputar di cd-rom. Wah jam segini sudah dimulai dengan adegan panas begini, pikirku. Apa mereka akan melakukan threesome di dalam ya… Aku jadi semakin horny menduga-duga hal ini. Tapi bila mereka sampai melakukan hal itu apa tidak terlalu riskan karena walaupun ruang warnet ini tertutup tapi pintunya tidak menutup sepenuhnya. Pintu ruang ini dibuat mirip dengan pintu bar-bar di film koboy yang hanya sebatas leher ke dengkul, jadi masih kelihatan kaki dan kepalanya bila dilihat dari luar.

Aku jadi tidak konsen dengan komputerku tapi lebih kepada 3 cowok di ruang samping ini. Kembali aku mengintip dari lubang pengintaianku dan mulailah liveshow yang kusuka terjadi. Ketiga pemuda ini berusia mahasiswa, paling masih likuran jadi semangat mereka juga nampak masih menyala-nyala. Dari jendolan kontol mereka di balik celana yang mereka pakai jelas nyata bahwa kontol mereka lumayan juga ukurannya. Ketiganya berwajah lumayan, walau tidak seganteng Seryousa pemeran Samsul Bahri dalam sinetron Siti Nurbaya. Tubuh mereka sedang-sedang saja, kecuali seorang yang duduk di tengah, nampak postur tubuhnya lebih oke dilihat dari otot lengannya.

Pemuda yang duduk di tengah itu mulai membuka retsluiting celananya dan ternyata dia tidak mengenakan celana dalam karena kontolnya dapat dengan mudah disembulkan keluar! Begitu tegang, besar dan panjang untuk ukuran anak seusia dia. Kedua temannya segera saling berebut meremas batang kontol itu membuat cowok itu menahan napas karena merasakan nikmat. Aku suka sekali dengan ekspresi cowok yang sedang dilanda kenikmatan. Wajahnya segarang apapun pasti nampak sayu dan pasrah untuk diapa-apain. Karena posisi yang tidak memungkinkan maka cowok yang ada paling ujung yang akhirnya dapat menikmati batang kontol pemuda di tengah itu. Dia melorotkan posisinya sehingga berada di bawah meja komputer dan segera menyelomoti batang kontol itu. Samar-samar terdengar decah lidah yang beradu dengan batang kontol yang ranum segar itu. Aku benar-benar tegang, hingga tidak berani bernapas melihat live show ini.

Setelah melihat temannya memperoleh batang kontol itu, pemuda yang berada di sebelah paling kiri beranjak dari tempatnya dan berdiri di depan pintu kamar. Dia menyembulkan batang kontolnya yang tegang dari celananya. Kembali aku terperangah karena cowok ini juga tidak mengenakan celana dalam sehingga batang kontolnya tidak mengalami kesulitan untuk keluar dari persembunyiaannya. Kontol cowok ini lebih langsing dibanding dengan kontol si pemuda yang duduk di tengah itu dan berwarna lebih hitam. Walau begitu kontol itu nampak bersih dengan ujung berwarna kemerahan laksana cerry masak yang siap dihisap. Nampaknya ketiga cowok ini telah mampu melihat situasi karena dengan mengambil posisi seperti itu, kegiatan ngeseks mereka tidak dapat dilihat dari luar karena terhalang oleh tubuh cowok yang berdiri itu. Begitu melihat kontol itu telah terjulur keluar, segera pemuda yang duduk di tengah itu memegang dan menghisap batang kontol itu dengan penuh nafsu. Bunyi decah lidah beradu dengan kontol nampak lebih jelas terdengar.

Pemuda yang berdiri itu nampak memejamkan mata menahan rasa nikmat bukan kepalang. Aku sampai sulit menelan air ludahku melihat bagaimana bernafsunya cowok yang duduk itu melakukan oral seks terhadap temannya. Tangannya dengan cekatan mengocok batang kontol itu dan mulutnya sibuk menghisap. Berkali-kali pemuda yang berdiri itu menggeliat nikmat, namun dia berusaha sekuat tenaga untuk tidak menimbulkan kecurigaan orang di luar ruang itu. Kulihat cowok yang di bawah meja itu juga asyik sekali menghisap kontol besar dan merancap naik turun. Aku tahu posisi mereka itu bukanlah posisi yang ideal untuk melakukan seks bertiga atau threesome, tapi ya apa boleh buat, mungkin mereka tidak ada tempat maka ruang warnet yang sempit digunakan juga untuk ngeseks…yang penting enak coy…!

Aku sendiri telah dibakar oleh birahi yang memuncak, seandainya aku bisa ikutan bergabung dengan mereka alangkah nikmatnya. Nafsu birahi yang melanda dalam diri manusia memang sangat dahsyat efeknya. Kita sering jadi lupa diri bila telah dilanda birahi seperti ini. Aku juga tidak mampu mengontrol emosiku lagi. Dengan nekad aku menjulurkan batang kontolku melalui celah yang ada di dinding sekat warnet. Agak susah memang karena kontolku melebihi ukuran normal sedangkan lubang di sekat itu nampaknya dikondisikan untuk kontol yang berukuran normal. Namun akhirnya kontolku bisa juga masuk walau tidak sampai ke pangkalnya. Dengan posisi seperti ini aku tidak dapat melihat reaksi mereka. Jika seandainya batang kontolku itu dipotong sekalipun aku sudah tidak mampu lagi menyalahkan mereka. Namun bukan pemotongan kontol yang kurasakan. Ada tangan yang lembut meremas-remas batang kontolku sehingga kontolku semakin tegang. Remasan itu lambat laun berubah menjadi kocokan yang cepat. Bukan main nikmatnya !! Napasku memburu dan tanpa sadar aku mendesah nikmat ketika kurasakan sesuatu yang hangat mengenai kontolku. Yeah…mulut dan lidah yang asyik mengemot kontolku. Aku kembali mendesah nikmat. Kontolku tidak saja dijilati dengan ganas, namun juga dikocok dengan irama yang cepat membuat aku berkali-kali menggeliat nikmat.

Kontolku berdenyut-denyut menahan airmani yang terpompa ke ujung kontolku. Aku tersentak kaget ketika mendadak pantatku disentuh seseorang dan ketika kutoleh ke belakang ternyata cowok yang berdiri tadi telah berada di belakangku dan asyik menjilati lubang duburku. Aku merintih nikmat. Depan dan belakang tubuhku mendapat serangan kenikmatan yang bertubi-tubi sungguh membuat aku tidak mampu menahan lebih lama orgasme yang melanda. Nampaknya pemuda yang di belakangku ini dapat membaca situasi yang ada. Setelah dirasakan lubangku basah, dia mulai mengarahkan batang kontolnya menusuk lubang duburku. Aku menjerit tertahan ketika lubangku yang masih perawan itu diterobos oleh batang kontol yang besar dan panjang itu. Terasa perih ketika lubangku terkoyak. Aku mencoba menahan rasa sakit itu dan rupanya pemuda itu tahu bahwa dia baru saja memerawani lubang dubur seorang pemuda!

Dia dengan penuh perasaan dan pelan mulai mengayunkan batang kontolnya keluar masuk. Beberapa kali dia meludahi batang kontolnya sehingga terasa licin dan lancar menerobos lubang duburku. Baru kali ini aku dilanda ekstasi semacam ini. Kontolku kurasakan semakin ganas dihisap dan dikocok oleh dua orang cowok di ruang samping sementara kurasakan sodokan batang kontol di lubang duburku yang sering menyentuh prostatku, membuat aku berkali-kali menjerit tertahan. Tubuhku meliuk-liuk bak penari ular dan menegang ketika orgasme itu datang menghampiriku. Aku menjerit tertahan dan tubuhku berkelojotan ketika airmaniku menyembur keluar dari batang kontolku. Kurasakan nikmat bukan kepalang dan terasa pada batang kontolku jilatan-jilatan serta hisapan-hisapan yang kuat dari kedua pemuda di samping itu.

Kurasakan pemuda dibelakangku memeluk erat tubuhku dan aku merasa cairan hangat mengenai lubang duburku bagian dalam. Ternyata pemuda ini mencapai orgasme juga. Aku merasakan tubuhku lemas terkena badai orgasme yang luarbiasa nikmatnya. Pemuda itu kemudian menarik keluar kontolnya dari lubang duburku dan dari lubang duburku meleleh airmaninya yang segar. Aku tersenyum dan dia membalasnya. Kami berpagutan dengan mesra. Dia kemudian membenahi celananya, begitu juga dengan aku. Kurasakan sedikit linu pada kontolku akibat dioral habis-habisan oleh kedua cowok di sebelah tadi. Yah..pengalaman yang lumayan dan membuat aku semakin sering mendatangi warnet itu untuk menemukan pengalaman-pengalaman yang mengasyikan lainnya.


More stories From ivanhandoko

NGESEK??? MUDAH AJA

Sep 07, 2005

NGESEKS????....MUDAH AJA…. Bagi sementara orang, untuk ngeseks itu sulit…tapi gak tuh untuk aku…Untuk nyari kontol untuk diemut sih gampang banget… Yang sulit di dunia hombreng begini adalah nyari hati yang setia…itu sulit cing..!!! Aku kenal anak itu sebagai loper koran yang biasa mengantar koran ke tempatku tiap hari. Namanya Parman, anak desa, wajahnya cakep sih, apalagi kalau... read more

Warnet penuh peju

Sep 15, 2005

WARNET PENUH PEJU Semua cerita ini adalah fiksi belaka, bila terjadi beneran ya syukurlah…. Seluruh warung internet sudah kujelajahi. Dari yang browsingnya cepat sampai yang leletnya minta ampun. Untuk membuka satu email saja butuh waktu sampai 15 menit, jelas tidak bermutu kelasnya. Kalau dapat warnet macam begini paling hanya sekali saja dan tidak perlu kuulangi. Dalam memilih... read more

Warnet penuh pejuh

Jul 31, 2010

Warnet penuh pejuhCerita ini cerita khayalan belaka.... Sebenarnya cerita ini didasari dari kejadian yang pernah kusaksikan di warnet favoritku. Timbul sensasi..dan keinginan untuk mengulang dan mengulang lagi dengan bumbu2 lain yang lebih hot. Warnet favoritku adalah warnet yang disekat oleh tirai bambu yang biasa orang Jawa menyebutnya... read more

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button