Disiksa dalam keadaan telanjang bulat di Akademi Militer

By Tommy Rinaldo Vito

submitted September 24, 2005

Translate from:
  To  
Text Size:

SURGA AKADEMI MILITER

Bagiku Akademi Militer(Akmil) adalah surga.Surga bagi kaum homosex seperti aku,surga bagi seorang sado-masochist seperti aku.Itulah pula alasannya aku mendaftar dan mengikuti pendidikan menjadi taruna untuk dibentuk jadi perwira yang tanggap, tanggon dan trengginas.Tahan banting,tahan hajar dan tahan siksa!

Sejak aku mencapai usia akil balik dan aku sadar bahwa aku diciptakan sebagai homosex sialan maka sudah aku gantungkan cita-citaku setinggi langit untuk menjadi taruna Akmil.

Untunglah,meskipun aku tercipta sebagai seorang homosex tapi aku tidak keperempuan-perempuanan, sissy atau banci. Aku terlahir kuat, tampan dan jantan. Modal dasar jadi tentara, modal dasar untuk bisa lulus tes calon taruna Akmil.

Tentu saja tubuhku yang atletis, ketat, berotot, tidak datang begitu saja dari langit. Melainkan hasil latihan ketat,teratur,sistematis dan ber-kelanjutan.Sejak aku mulai mimpi basah dan sudah pandai mengocok kontol, ngeloco untuk menikmati pancaran pejuh, aku mulai membiasakan diri untuk melakukan latihan fisik(sendiri) untuk membentuk tubuhku. Sejak usia 16 tahun aku mulai latihan angkat beban.Yah,semua itu jalan dari Yang Maha Kuasa.

Kesukaanku membentuk tubuh juga semata-mata atas dasar dorongan seksual sejenis. Seperti halnya semua cowok homosex,aku juga punya kecenderungan narcissme - suka menikmati tubuh sendiri. Maka aku pun terdorong membentuk otot-otot tubuhku - untuk aku nikmati sendiri, sewaktu sedang onani, masturbasi, ngeloco, coli alias onani!

Sewaktu aku mengikuti tes calon taruna, pada tes penampilan lahiriah,kami para calon disuruh ber-telanjang bulat lima-lima untuk diperiksa oleh Tim Penguji. Ketika itu aku mendapati beberapa calon yang mencuri pandang - melihat keindahan tubuh dan kontolku!Bahkan salah seorang anggota Tim Penguji [yang berwajah ganteng] berpangkat mayor sempat berkomentar:"Badannya bagus, ya!" - dan dalam keadaan aku bertelanjang bulat begitu aku wajib menjawab :"Siap Mayor!".

SERING DIHAJAR TARUNA SENIOR

Pada waktu aku mengikuti latihan dasar militer di Akmil[yang di Amerika Serikat dikenal dengan nama "Boot Camp"],aku sering sekali jadi sasaran penghajaran dan penyiksaan para pelatih dan para senior. Kelak, aku tahu bahwa para yunior yang tampan, jantan,dan atletis, memang sering jadi sasaran penyiksaan para senior. Dorongan suka menyiksa timbul dari adanya naluri doyan sejenis dan sado-masochist dari para senior sialan ini!

Di Akmil,latihan dasar militer untuk taruna yang baru masuk [yang diberi nama "calon prajurit taruna" atau "capratar"] juga dilakukan dengan teramat sadis dan teramat sangat kejam!Pukulan, tendangan, tamparan merupakan makanan "lezat" kami sehari-hari. Belum lagi jenis hukuman-fisik seperti push up dan sit up ratusan kali atau lari mengelilingi lapangan bola puluhan kali dan tentu saja bermacam-macam jenis siksaan seperti lecutan cemeti,sundutan rokok menyala, sengatan listrik, tempelan besi panas ke paha yang semua itu dilakukan dalam keadaan para taruna yunior atau para capratar bertelanjang bulat. Kalau taruna yunior yang sedang disiksa ternyata tidak sunat kontolnya maka biasanya tanpa ragu-ragu taruna senior memotong atau menggunting kulup taruna yunior itu. Tentu saja taruna yunior itu jatuh pingsan kesakitan. Setelah itu barulah si taruna yunior sialan itu dibawa ke klinik untuk diselesaikan penyunatannya secara medis!

Dalam latihan dasar militer, sebagian instruktur adalah taruna senior, bahkan ada taruna senior yang baru naik tingkat dua [dari prajurit taruna naik menjadi kopral taruna] yang tentu masih senang-senangnya menghajar taruna yunior alias capratar! Banyak di antaranya yang menciptakan atau mencoba siksaan-siksaan baru yang mereka pelajari di situs-situs internet dari negara Amerika Latin yang memuat berbagai cara menyiksa tahanan!

Semua siksaan itu amat aku nikmati, meski sering di luar batas peri kemanusiaan. Seringkali, pada waktu aku sedang mandi dipanggil salah seorang senior.Lalu aku harus keluar dari bangsal mandi dalam keadaan telanjang bulat. Kemudian ditanya macam-macam atau dicari-cari kesalahanku sebagai alasan untuk menghukum dan menyiksa aku - yang paling sering aku dihukum karena "berdiri kurang tegap" atau "berbicara kurang keras".Jika sudah divonis begitu segera saja aku dihukum push up, sit up [dalam keadaan telanjang bulat] sampai ratusan kali.

Sementara aku push up atau sit up, maka sekali-sekali si senior melecuti tubuhku dengan cemeti atau ikat pinggang, dengan alasan gerakan push up atau sit up yang aku lakukan "salah"!Dengan alasan bahwa gerakanku banyak yang salah, aku diberi hukuman tambahan.Biasanya disuruh merayap di lapangan rumput atau pernah juga aku dipaksa merayap di tempat parkir yang beraspal - sambil telanjang bulat - tentu tidak putus-putusnya sang senior melecuti, menendang atau menyundut tubuhku dengan rokok menyala.Sadis! Tapi terasa jantan sekali! Ta'i!

Keruan saja setelah dihajar begitu tubuhku babak belur,merah-biru-hitam,penuh dengan lebam,lepuh, lecet,luka berdarah-darah di sana-sini. Setelah sang senior puas menghajar dan menyiksa aku,baru-lah aku diizinkan untuk mandi lagi.Sekujur badan-ku jadi terasa pedih dan perih ketika luka-luka-ku kena air dan sabun sewaktu mandi! Tak jarang ada beberapa orang taruna yunior yang diperlaku- kan seperti itu oleh beberapa senior! Biasanya acara menyiksa taruna yunior itu dilakukan pada saat taruna yunior mandi sore.

Taruna-taruna senior umumnya amat ganas! Kalau mereka mengayunkan cemeti ke tubuh taruna yunior dijamin akan dilakukan dengan seluruh kekuatan tubuhnya yang ada! Mereka juga senang dan bangga kalau dengan sekali lecutan saja, kulit taruna yunior langsung lecet atau sobek berdarah! Semua taruna senior juga suka sekali dengan sengaja mengarahkan ujung pecutnya agar mengenai bagian-bagian yang sensitif dari tubuh taruna yunior, seperti puting susu, kontol dan biji peler.

Sebetulnya, di Akmil, sangat terlarang bagi taruna senior melecuti kontol, biji peler dan wajah taruna yunior!Tapi selalu saja ada taruna senior yang mencuri-curi atau diam-diam mencari kesempatan untuk membuat luka lecet di kontol, biji peler dan puting susu taruna yunior dengan ayunan cemetinya. Karena toh taruna yunior juga tidak akan berani melaporkan perlakuan yang dialaminya itu! Ta'i!

Sudah lama disinyalir bahwa inisiasi dan hazing [perpeloncoan] merupakan ajang pelampiasan nafsu homosex laten [homosex tersembunyi] para senior. Seperti yang terjadi di STPDN Jatinangor yang 99% praja-prajanya [terbukti dari tes psikologi]menderita hipersex dan juga sakit jiwa! Tidak heran jika kelakuan mereka amat biadab. Anjing!

Apa yang dilakukan serdadu Amerika terhadap para tahanan Iraq di penjara Abu Ghraib adalah cermin dari apa yang biasanya dilakukan para serdadu Amerika kepada yunior mereka atau kepada serdadu yang baru masuk[new recruits]!.Jadi,itu hal yang biasa atau jamak?! Ta'i!

MASUK KAWAH CANDRADIMUKA TELANJANG BULAT

Kami para calon prajurit taruna memasuki Kampus Akmil [yang sering disebut sebagai kawah Candra-dimuka]dalam kedaaan telanjang bulat.Begitu tiba dari daerah asal,kami ditampung di suatu Asrama Transito.Di Asrama Transito dilakukan pemrosesan administrasi selama 2 hari.Pada hari ketiga kami harus menyerahkan seluruh barang yang kami bawa dari rumah.Termasuk pakaian yang melekat ditubuh kami.Artinya kami harus masuk kampus Akmil dalam kedaan telanjang bulat,tidak membawa apa-apa dan tidak mengenakan apapun!Kami diberangkatkan dari Asrama Transito ke kampus Akmil naik bis dalam keadaan telanjang bulat tak berpenutup selembar benang pun juga. Bagaimanapun juga aku[dan calon taruna lain sesama homosex] tentu amat menikmati proses itu.Betapa tidak! Ada sekian banyak cowok muda-remaja usia 18-20 tahun, yang semuanya ada-lah cowok pilihan.Baik dari sisi lahir / batin, physical fitness / akademis, maupun penampilan lahiriahnya. Aku bisa menikmati pemandangan kontol dan biji peler dengan bermacam bentuk dan ukuran yang dilatarbelakangi jembut dengan bermacam tingkat kelebatan. Indah sekali! Ta'i!

Otot perut, otot dada, puting susu, bulu ketek, bulu perut dan bulu kaki: semuanya indah,jantan, amat kelaki-lakian serta amat merangsang! Tampak ada juga 1 - 2 orang calon taruna yang ngaceng kontolnya!Mereka yang ngaceng, tampak jadi salah tingkah dan kemalu-maluan.Tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa!Ada yang mencoba mojok, mencari tempat untuk menyembunyikan kengacengan kontol mereka!

Setibanya di kampus Akmil, kami diapelkan dalam keadaan telanjang bulat dan dihitung jumlahnya. Lalu di bawa ke suatu lapangan olah raga untuk diperiksa ulang kesehatan kami oleh tim dokter.

Kami disuruh antri dan bergantian diperiksa kesehatannya. Ada dua tim dokter yang duduk di suatu podium yang dinaungi tenda. Calon taruna dua-dua diperiksa. Mereka disuruh berdiri dalam keadaan bertelanjang bulat. Kedua tangan mereka terangkat ke atas sehingga semua yang hadir bisa melihat dengan jelas pola pertumbuhan bulu ketek mereka, barulah mereka diperiksa dokter. Lalu mereka juga harus menunduk, hampir menungging untuk disodok lobang pantatnya dengan jari sang dokter [yang mengenakan sarung tangan] - untuk diperiksa apakah lobang pantatnya ada wasirnya .

Kemudian mereka diperiksa darahnya, air kencing dan pejuh mereka. Untuk itu mereka diharuskan mengeluarkan air kencing dan pejuh mereka di depan sekian banyak orang. Ada yang tampak risih dan kemalu-maluan, tapi tak bisa berbuat apa-apa selain menurut dan lalu mereka ngocok kontolnya sampai pejuhnyanya muncrat dan ditampung dalam botol yang tersedia. Ta'i!

Pemeriksaan kesehatan sekian banyak calon taruna ini makan waktu hampir tiga jam.Dari jam 07:00 sampia jam 10:00. Tubuh kami yang bertelanjang bulat jadi berkilat-kilat karena keringat,akibat panas matahari pagi yang mulai terasa menyengat.

Kami baru diberi pakaian seragam setelah kami berada tiga hari di Akmil. Selama tiga hari tiga malam itu, kami melakukan semua kegiatan dalam keadaan bertelanjang bulat! Tidak berpenutup selembar benangpun juga! Malam hari kami tidur di suatu bangsal yang tak berdinding, di lantai tanpa alas apa pun dan tanpa bantal. Tak ubahnya kami seperti sekumpulan binatang! Ta'i! Tentu saja kalau malam hari, di bangasal terbuka itu, banyak nyamuk. Sebagain teman capratar yang tidak tahan tidur di atas lantai yang keras tanpa bantal, memilih tidur di lapangan rumput!

Di bangsal sialan itu ada tempat mandi dan kakus terbuka tanpa atap dan tanpa dinding.Jadi, kalau capratar mandi atau berak - maka dapat terlihat oleh yang hadir disitu. Ta'i!

Meskipun kami para caparatar harus bertelanjang bulat selama 3 hari 3 malam, tetapi kami belum mulai disiksa. Hanya saja para taruna senior sudah sering menceritakan bahwa selama mengikuti pendidikan di Akmil, kami akan sering dihajar dan disiksa dengan cara yang teramat sadis dan kejam! Babi!

[NGENTOT!!!]


Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Tommy Rinaldo Vito

This true story took place in the City of Batam, a city across Singapore which is separated by the Strait of Philips. This is about Alex - a handsome and muscular guy who works as private body-guard and his client Steve, a good looking, well built body,rich and young Eurasian business-man. Alex is 165 cm - 70 Kg, in his 27 and Steve is in his 30 years of age with almost the same size as Alex.... read more

Tokoh Alex adalah tokoh nyata. Ada orangnya dan sekarang masih hidup. Kisah-kisah tentang Alex adalah kisah nyata. Aku [Tommy Tjokro] adalah teman Alex.Kami adalah sahabat dekat. Karena itu Alex tidak ragu curhat kepadaku tentang apa saja.Tentang hidupnya, baik yang susah dan senang.Tentang pengalamannya jadi body-guard, mengawal macam-macam orang. Tentang kecenderungannya dan orientasi... read more

Although Alex was very busy guarding Steve and acted as his sexual partner, however Alex still had chances to experiment sexual encounter with others. Steve was doing business in the City of Batam - a neighbour city of Singapore. While sitting in the hotel lobby and guarding Steve - who was having a business meeting - Alex met Joko. Alex had been hired as a body-guard by Steve. Alex worked... read more

Before joining the Security Agency, Alex was with Abdul [Abdul Rahman Rasyid].Abdul was a rich gay man who had various kinds of businesses - which included operating gay bars.Gay bar actually was not common in Indonesia, although a couple of bars in Jakarta was once considered as gay bars. Because gays used to frequent the bars. Alex was once a security officer in Abdul owned gay bars.... read more

Alex was a good boy. His "mistake" was that he was such a good looking guy with beautiful body and a big cock. These provoked his martial art coach to always found reasons to punish him in order "to discipline" him. Meanwhile, Ab [his martial art coach] had always good reasons to inflict severe punishments upon him - for just minor infractions.But these punishments had made Alex a real man! ... read more

The Malay Dilema is the book written by Mahathir Mohammad. I have never read the book, nor have I seen it. But once I have to face the dilema to choose between two handsome and muscular Malay guys. Berkeliling dan berwisata di rantau ini adalah suatu pengalaman yang menggetarkan jiwaku yang kotor dan doyan sejenis ini.Di Nusantara ini ada beberapa negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei... read more

Accompanying Steve in a tour in the Peninsular Malaysia was really very enjoyable for my body and soul.Steve was such a passionate, homosexual and hypersexual guy.Everynight he asked me to be allowed to suck my cock and eat my cum.Luckily I am use to have abundant sperm in my balls,which was enough to cum twice or thrice daily without feeling weak! He asked me also to masturbate his huge... read more

Bang Abdulrahman Rasyid adalah seorang olahraga-wan. Dalam usianya yang baru 35 tahun dia sudah menyandang berbagai gelar kejuaraan dan berbagai kualifikasi ilmu beladiri. Meskipun mempunyai ijazah doktor tehnik kimia dari luar negeri [Jerman] tapi kecintaannya pada ilmu bela diri menyebabkan dia lebih memilih untuk mengembangkan ilmu bela diri dari pada menerapkan keahliannya di bidang... read more

It is very common that the side-walk in Jakarta is used by the vendors to make their living. So, most of the time people cannot walk on the side-walk because it is occupied by newspaper, fruit, food vendors or even street restaurants. After the economic crisis started in 1997, this has become worse and worse. I have always been interested in watching the street restaurants start their... read more

Bogor is a cool and beautiful city located about 60 km from Jakarta. During the Dutch Colonial Administration time - it was called Buitenzorg. It was then the second seat of the colonial government - after Batavia [now Jakarta] since the Governor General of the Dutch Indies lived in Bogor Palace. The incident told in this story took place in a camp located at the surrounding of Bogor. The... read more



Efforts of the government to stop the practice of brutality, sexual assault, torture and violence in STPDN has come to a complete failure. STPDN is a school run by the government for bureaucrats at the Local Governments. But, "Tradition cannot be stopped" said one of STPDN students,"We enjoy S/M in our school". 1. Lobang Pantat Praja Muda Usaha untuk mengakhiri kebejatan di STPDN gagal... read more

Telanjang bulat semua. Demikianlah kondisi para calon parjurit taruna (capratar)ini waktu mereka sedang "dijajakan" oleh para taruna senior untuk disewakan. Yang boleh menyewa adalah para taruna senior dan para perwira efektif alias perwira aktif. Perbudakan sementara ini merupakan "tradisi" di Akmil (Akademi Militer). Para capratar ini adalah pemuda-pemuda yang baru saja diterima atau... read more

The harsh whipping on naked bodies is one of the barbaric methods used in the boot camp.The whips are liberally used to maintain discipline of the recruits. Proding the recruit naked bodies with hot irons and giving electroshocks to their genital, ass hole, armpit are also very commonly done. The muscular instructors seems to have no mercy at all. Kami tiba di "Kawah Candradimuka" [yaitu... read more

The new recruits had never imagined that being members of the armed forces meant they are bound by a contract for miserable torture. They were just aware of it when the boot camp was started and when suddenly they found they were stripped naked and tortured! As new recruits they had to be naked almost all the time. It was meant to make them aware that they were men and to make them... read more

Slavery is still very much exist in the world. Bounded labour, indenture labour, child labour, you name it! All of them are forms of modern slavery.Even the real slavery- just like being practiced in the eighteen century - is still in existence today. What I had endured is just the worst part of my life i.e. when I was enslaved! I was enslaved mentally,physically,and sexually! I was also stripped... read more

Film Indonesia nyaris punah,kalau saja tidak ada produsen yang berani memulai produksi film untuk layar lebar seperti: "Cau Bau Kan" dan "Arisan". Seberapa jauh investasi yang dikeluarkan untuk kedua film tersebut? Apakah sebanding dengan film berjudul "Tora!Tora!Tora!" tentang serangan Angkatan Udara Jepang ke Pearl Harbour, Hawaii - tidak jelas. Film "Arisan" terasa amat indah karena di... read more

Jeffri masih tergantung di tiang pencambukan. Tubuhnya yang telanjang bulat,putih,atletis dan ketat berotot itu penuh bilur, lembam dan lecet berdarah. Ia baru saja mewakili teman-temannya satu angkatan menerima "Lecutan Pertama". Kedua lengannya terangkat ke atas dan bergantung pada rantai besi yang mencekal borgol di masing-masing pergelangan tangannya.Kakinya mengangkang dan masing-masing... read more

Nafsu menjadi budak seakan tertanam dalam otakku sejak lahir. Keinginan jadi budak seorang lelaki muncul saja tiba-tiba dalam diriku yang kemudian makin lama meningkat, makin kental dalam diriku. Tidak ada yang lebih nikmat selain menjadi budak Tommy Tjokro dan Abdul Rahman Rasyid.Kedua cowok itu ganteng tapi sadiss(!)-nya bukan main!Tommy maupun bang Abdul,keduanya ahli mengayun pecut! ... read more

BUKAN KHAYALAN SEMATA Ada yang mengira penulis cerita sialan ta'i ini berkhayal atau berfantasi. Padahal, ini adalah kisah nyata yang senyata-nyatanya - seperti ta'i di lobang kakus - nyata dan bau ta'i (!) dan apa adanya! Nyata! Seperti halnya seorang pemuda remaja yang barusan mimpi basah. Mula-mula terasa kancutnya basah sewaktu dia terbangun. Ketika dilihat, ter-nyata memang... read more

PERJUMPAAN PERTAMA Aku berjumpa di kantor dengan Yopi ketika dia melamar pekerjaan.Umurnya 18 tahun dengan ijazah SMA.Aku ingin menerima Yopi bekerja di kantorku, pertama:karena Yopi cowok ganteng,tegap atletis dan yang kedua:karena aku ingin menolong dia. Jadi memang nafsu sudah mengatasi niat baikku. Sebetulnya aku bisa saja menerima dia bekerja di kantorku, sebab aku orang... read more



MENGHAJAR PRAJURIT Rudiyanto [Rudy] adalah anak buahku di batalyon. Umurnya 18 tahun. Dia tamatan SMU dan lazimnya tamatan SMU melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tetapi tekanan ekonomi mengharuskan dia memilih jalan lain.Dia berpangkat Prada[Prajurit Dua].Jadi,ijazah yang dipunyai jauh lebih tinggi dari yang seharusnya menjadi persyaratan seorang tamtama. Sejak pertama aku jumpa... read more

PECUT, CAMBUK, DAN CEMETI Sewaktu masih taruna senior dan setelah aku jadi pelatih taruna di Akmil,cemeti,pecut atau cambuk adalah alat favoritku untuk mendisiplin pemuda-pemuda yang sedang dibentuk untuk jadi militer sejati.Betapa indah dan nikmatnya melihat pemuda remaja yang tengah menanjak dewasa itu telanjang dada atau telanjang bulat, tampak menggelinjang, kaget kesakitan saat lecutan... read more

TAHANAN YANG TAMPAN, BEROTOT KETAT Tahanan itu berpangkat bintara [sersan]. Tubuhya tinggi besar,atletis dan berotot ketat.Tidak ada segumpal lemak pun yang tampak di tubuhnya yang saat itu sedang telanjang bulat tidak berpenutup selembar benang pun.Tidak jelas apa kesalahannya atau pasal apa dari hukum militer yang dilanggar-nya. Bisa jadi dia tidak bersalah. Yang aku tahu hanyalah bahwa dia... read more

MAGANG Apprenticeship atau "magang" adalah suatu proses dimana seseorang belajar atau berlatih untuk mampu bekerja dalam profesi tertentu. Misalnya, untuk menjadi pandai besi maka seseorang bekerja dan belajar pada seorang pandai besi senior.Pada saatnya kelak si pemagang dapat berdiri sendiri dan bekerja sebagai pandai besi profesional. Pada waktu aku jadi Capratar [Calon Prajurit... read more

Siapapun pasti akan malu jika harus melepas baju dan celananya di depan orang banyak, meskipun di depan sesama jenis.Itulah perasaan yang aku rasa-kan sewaktu jadi "new recruit",yaitu waktu untuk pertama kalinya masuk kampus kawah Candradimuka sebagai kadet baru yang disebut : calon prajurit taruna [Capratar]. Candradimuka adalah suatu kampus akademi militer di suatu negara di dunia.... read more

ANAK TUNGGAL Meskipun anak tunggal,tetapi aku bukan tipe anak yang manja.Entah karena kedua orangtuaku pandai mendidik anak ataukah aku memang anak baik. Dari segi kelaki-lakian dan kontol, aku disunat sejak kecil.Jadi aku tak pernah melihat kulupku sendiri seumur hidup. Kata teman-temanku yang pernah mandi bareng dengan aku, kontolku besar. Mungkin sama besar dengan kontol Ricardo... read more

PROFESI SADO-MASOCHIST Aku amat menikmati profesiku sebagai militer! Suatu profesi yang dasarnya adalah membunuh atau dibunuh.Profesi yang jadi jiwa,raga,sukmaku dan jadi panggilan nafsu sex sejenis serta dorongan sado-masochist-ku. Aku juga bersyukur bahwa aku terlahir jadi laki-laki jantan yang kuat fisik dan mental sehingga cocok jadi anggota militer. Tidak heran jika aku bisa survive... read more

Pecut itu aku ayun-putarkan ke atas dan ujungnya aku lecutkan ke bagian bawah perut prajurit yang telanjang bulat itu, tepat di bagian pertumbuhan jembutnya : Whetttt!Cettarr! Suara dengung pecut itu segera diikuti dengan suara ujung pecut yang beradu dengan kulit yang ditumbuhi jembut sang prajurit:Cettarr! bagaikan bunyi letusan pistol dan..: AAAAGH!, si prajurit menjerit tertahan, amat... read more

PENGANTAR Siapa yang tak suka menyiksa? Bohong besar kalau ada yang mengatakan dirinya tidak suka menyiksa! Nyatanya kalau ada maling tertangkap di jalan, pasti akan berebutan orang datang untuk ramai-ramai menghajar maling sialan itu. Terlepas dari apakah yang dihajar itu benar-benar maling atau bukan! Bahkan ada maling yang sekalian disiram bensin badannya lalu dibakar hidup-hidup sampai... read more

LETNAN BENNY Letnan Benny adalah salah seorang perwira yang bertugas sebagai mentor. Mentor atau pembimbing bertindak untuk mempersiapkan para pemuda sipil yang segera akan dimiliterkan [militerisasi]. Karena itu pada waktu-waktu tertentu ia harus bertugas di kawah Candradimuka - suatu kampus akademi militer, dimana pemuda-pemuda dibentuk jadi militer sejati.Tentu saja dengan penyiksaan... read more



Page 1 of 4

1 2 3 4

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button