Menonthenet.com Gay Erotic Stories. Last updated Dec 21, 2014 - Home of 20391 erotic stories

Your Cookies are not enabled. You will not be able to register or login to your profile.

Menggagahi Vito pelajar lelaki sekolah kejuruan.

By Juan Carlos Aragon

submitted July 19, 2008

Categories: In Indonesian

Text Size:

ANAK DI BAWAH UMUR?

Menurut aturan situs MOTNES, terlarang mencerita-kan tokoh yang usianya di bawah delapan belas tahun.Yah!Aku selalu berusaha taat dengan aturan itu.Tapi masalahnya adalah aku tidak selalu tahu umur lak-laki atau pemuda yang aku cabuli.Bahkan aku juga merasa tidak pantas jika aku harus tanya dulu umur pemuda yang akan aku cabuli. Seandainya aku tanyakan pun, dari mana aku tahu bahwa umur yang dikatakannya itu adalah benar,tidak bohong? Ambil saja contoh percabulanku dengan Vito. Aku jumpa Vito di Bandara Sukarno-Hatta Cengkareng ketika akan terbang dari Jakarta ke Denpasar. Waktu itu, di ruang tunggu aku duduk di samping Vito.Tertarik oleh ketampanan wajahnya dan juga oleh keatletisan tubuhnya - aku nekat coba-coba menyapa. Aku memang selalu berhati-hati sekali kalau mau menyapa orang yang tidak aku kenal.

Ada yang mengatakan bahwa orang laki-laki yang menyapa duluan - khususnya menyapa anak muda - biasanya lelaki homosex. Entah dari mana orang mendapat teori itu.Itulah sebabnya kalau aku mau menyapa cowok, apalagi cowok remaja, aku selalu berpikir dulu seratus kali atau seribu kali.Dari pada aku "dituduh" sebagai lelaki homosex.

Tetapi melihat ketampanan dan keindahan tubuhnya aku tidak dapat menghindari [resist] keinginanku untuk menyapa Vito[tentu saja waktu itu aku belum tahu nama Vito].

Akhirnya aku nekat menyapa :

"Mau berangkat ke Denpasar, Mas?"

"Iya. Pak", jawabnya.

"Ya. Saya juga", sambungku.

Demikianlah aku memulai pembicaraan kami. Lalu kami pun berkenalan dan sejak itu aku tahu bahwa pemuda tampan itu bernama Vito. Vito mengenakan celana putih dengan T-Shirt garis-garis mendatar [horizontal] hijau tua dan biru muda, sepatunya berwarna hitam. Vito tampak sportif dan seperti anak orang kaya.

Aku juga menyebut namaku Juan [dari Juan Carlos]. Seharusnya namaku dibaca "Huan".Tapi supaya tidak terdengar aneh di telinga Vito, maka aku sebut namaku "Yuan".

Kamipun ngobrol panjang lebar.Ternyata Vito masih duduk di "high-school". Aku tidak paham sistem pendidikan di Indonesia, karena aku memang bukan orang Indonesia.Oleh sebab itu kalau aku menulis di MOTNES aku menyebutnya:high-school, secondary high-school, dan primary school.Belakangan Vito juga mengatakan bahwa dia bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan [SMK},Jurusan Tehnik.Kata Vito, waktu dia masuk SMK, dia jadi tertawaan teman-teman sekolahnya. Sebab, semua teman sekolahnya masuk SMU [Sekolah Menengah Umum] yang mungkin setara dengan high-school di Amerika Serikat.

Jadi,dalam bahasa Indonesia [yang memang baru aku pelajari setelah aku kerja di Timor Leste], Vito disebut "pelajar" atau "siswa". Mungkin dalam bahasa Inggris Vito disebut sebagai "student of a vocational school?" atau "student of a technical high-school?".

Kata Vito,dia masuk SMK karena dia ingin belajar sesuatu yang dia suka.Vito memang hobby otomotif. Oleh karena itu di SMK Vito mengambil jurusan otomotif. Dari pakaian dan barang-barang pribadi yang dipakainya aku dapat memperkirakan bahwa Vito anak orang kaya.Vito ke Denpasar untuk ber-libur saja dan dia memang berangkat sendirian.

Aku kagum sekali pada Vito dan makin lama makin tertarik [naksir] pada pemuda remaja itu.Apalagi aku mencium bau harum parfumnya yang jantan dan segar. Aku paling suka pada cowok yang tampan, atletis, dan harum. Obrolan kami makin jauh dan akhirnya aku jadi tahu bahwa Vito akan menginap di salah satu hotel bintang lima di Nusa Dua.Kebetulan hotel itu ada lah hotel langgananku dan juga hotel favoritku. Agaknya Vito memesan hotel melalui internet atau telpon, langsung dari Jakarta.

Aku membatalkan rencanaku untuk main cabul dengan Alfredo, seorang staf dari cabang kantorku di Denpasar.Sebagai gantinya aku akan meng-explore peluang main gila dengan cowok yang bernama Vito itu.Kalau ternyata Vito tidak mau dicabuli,paling tidak aku bisa berdua-duaan dengan Vito.Itu sudah membuat senang dan bahagia hatiku.

Pendek cerita,kami janjian untuk tinggal di hotel yang sama.Vito akan tinggal seminggu di Nusa Dua. Sebagai Country Director di kantorku, tentu saja aku bisa mencari-cari alasan bahwa aku ada bisnis atau urusan di Denpasar.Apalagi ada kantor cabang kami di Denpasar.Aku segera menelpon Alfredo di kantor cabang kami di Denpasar bahwa aku tak usah dijemput di airport. Aku juga telpon kantorku di Dili, bahwa aku baru kembali ke Dili seminggu kemudian.

MENGINAP DI NUSA DUA

Demikianlah,setibanya kami di Bandara Ngurah Rai Denpasar aku naik bis ke hotel bersama Vito. Kami tinggal di dua kamar yang berbeda di hotel tapi saling bersebelahan.

Setelah check in dan meletakkan barang di kamar, Vito langsung saja mengajak aku berenang dikolam renang hotel.Aku menurut saja dan kami berjalan bareng kekolam renang hotel.Kami berdua sama-sama mengenakan jas-kamar [kamer jas].Di kolam renang kami membuka jas-kamar kami lalu kami masuk ke air. Vito mengenakan pakaian renang model bikini yang cukup minim, tubuhnya memang indah.

Otot dadanya amat menonjol ke depan dan sepasang puting susu yang ketat,tegang,melenting tertancap di tengah-tengah "bukit" dadanya itu! Perutnya rata dan dihiasi otot membentuk six-packs, lengan dan tungkainya amat atletis.Kulit tubuhnya putih bersih.Waktu tanpa sengaja Vito mengangkat tangan -nya keatas aku mencuri pandang pola pertumbuhan bulu keteknya yang ternyata tumbuh ringan dan memanjang, di sepanjang dataran ketiaknya.Indah, jantan, dan dewasa sekali tampaknya!

Kami berenang seperti orang sedang berlatih mau ikut pertandingan. Sekali-sekali kami istirahat lalu melanjutkan lagi latihan sampai satu jam.

Selesai berenang kami kembali ke kamar untuk ber-pakaian dan siangnya kami makan siang [lunch] bareng di salah satu restoran hotel itu. Untuk acara sore kami janjian akan jalan-jalan ke Kuta atau Sanur atau Denpasar - sekitar jam 17:00.

MENGGAGAHI LOBANG PANTAT VITO

Sekembalinya di kamar aku gelisah sekali. Agaknya aku kasmaran pada Vito.Nafsuku naik ke otak. Aku memang sudah dua minggu tidak ngeloco, ngentot, mimpi basah atau pun mengeluarkan pejuh dengan cara lain - kalau ada! Aku baru saja setengah jam selesai makan siang - tetapi... berahiku terasa menggelegak.Kalau saja ada Alfredo di situ, pasti sudah aku hajar boolnya dengan kontolku. Akhir-nya aku tak tahan lagi.Aku keluar kamar dan lalu mengetuk kamar Vito. Vito membuka sedikit pintu kamarnya dan menyilahkan aku masuk. Rupanya Vito sedang telanjang bulat, mungkin dia sedang ganti baju. Vito tidak risih menerima aku di kamarnya telanjang bulat.Aku sudah tak bisa menahan diriku lagi.. Vito yang sedang telanjang bulat itu aku peluk, aku dorong ke tempat tidur dan aku ciumi bibirnya dengan bernafsu.Sambil menciumi bibirnya aku melepaskan celana dan kancutku.Kontolku yang sudah amat tegang itu lalu aku embatkan ke bool Vito.Vito mencoba melawan dan menghindar tapi aku terlalu kuat. Vito aku piting, dan dengan paksa kontolku aku sodokkan ke silitnya lalu kontolku aku pompakan keluar masuk ke silit Vito.Vito jadi menggelinjang. Mungkin kesakitan, tapi aku tidak peduli.Aku terus mengentoti boolnya sampai akhir-nya pejuhku muncrat:CROOOOOOOOOOOT!CROOOOOOOOOOT!

Mungkin seperti itulah yang dilakukan oleh Dato' Seri Dr.Anwar Ibrahim,kalau benar tuduhan kepada Anwar Ibrahim [Mantan Wakil PM Malaysia dan yang saat cerita ini ditulis menjadi Ketua {?} Partai Keadilan di Malaysia] bahwa dia pernah menyodomi supirnya Suryadhrma dan salah seorang asistennya {laki-laki) yang berumur 20 tahunan.

EPILOG

Aku tidak usah ceritakan apa yang terjadi. Yang jelas Vito marah besar. Aku diusir dari kamarnya. Untung saja Vito tidak teriak-teriak memanggil Satpam. Mungkin dia juga malu diperkosa sesama jenis tidak bisa melawan.

Aku juga tidak yakin bahwa Vito akan mengadukan kepada Polisi atau pihak berwajib mana pun juga tentang tindakanku itu.Kalu diadukan Vito, paling -paling tindakanku pada Vito tergolong pada delik "Perbuatan yang tidak menyenangkan"[walaupun rasa -nya nikmat juga!!!].

Aku cepat-cepat mengenakan celana dan kancutku lalu kabur ke kamarku, mengemasi barang-barangku dan check out seketika.Aku pesan taxi hotel untuk pergi ke kantor cabang kami di Denpasar menemui Alfredo.

Yah! Alfredo,karyawan dari kantor cabang kami di Denpasar yang aku perlakukan seperti "budak sex". Alfredo pemuda tampan dan penurut.Bahkan Alfredo saat itu barusan disunat.Luka sunatnya baru saja sembuh dan kering beberapa hari sebelum itu. Aku memang berniat untuk "mengulum" kontol Alfredo yang barusan sunat itu untuk pertama kalinya.Aku memang tidak mau mengulum kontol Alfredo sebelum dia sunat. Alfredo berdarah campuran Timor dan Portugis - seperti umumnya lelaki dari daerah itu kulup Alfredo juga panjang - karena itu aku yang membujuk dan setengah memaksanya agar dia mau sunat - supaya aku bisa menjilati dan menyedot kontolnya yang besar itu dengan nikmat dan bersih tanpa aku harus mencium bau bacin smegmanya [ta'i kulat] dan mencecapi rasa pahit ta'i kulatnya!

Aku menyesal bahwa aku menuruti nafsuku untuk mencari peluang mencabuli Vito.Aku menyesal juga tidak patuh pada jadwal yang aku buat sendiri.

Rencananya hari itu aku mampir di Denpasar untuk mencabuli Alfredo lalu esok harinya aku pulang ke Dili - tempat kerjaku sebagai Country Director sebuah organisasi internasional di bawah bendera PBB [Perserikatan Bangsa-Bangsa].Yah! Yang sudah berlalu biarlah berlalu!Bagaimanapun sayang juga, karena sebetulnya aku masih ingin menikmati tubuh Vito, pemuda yang barusan menginjak usia delapan-belas tahun itu! Ternyata kontol Vito besar dan disunat ketat[high and tight].Pasti nikmat kalau dijilat! Agh! Ta'i!

[KONTOL]



Displaying Page 1 - Records 1 to 30

More stories From Juan Carlos Aragon

RATU ISABELLA Seperti halnya Ratu Fabiola [Donna Fabiola de Mora y Aragon] yang kelak menjadi Ratu Belgia - isteri dari mantan Raja Badouin - dalam tubuhku juga mengalir darah keluarga bangsawan Spanyol : Mora dan Aragon. Semua bangsawan di Eropa saling punya hubungan kekerabatan dengan dinasti-dinasti yang masih atau pernah berkuasa diberbagai negara di Eropa. Bahkan dengan dinasti... read more

WEEK END DI YOGYA Aku bekerja di Dili, Timor Leste, jadi "Country Director" suatu organisasi internasional. Boleh dibilang di Dili tidak ada apa-apa. Oleh karena itu tiap week end aku selalu kabur keluar negeri. Favoritku adalah Jakarta, Denpasar, Yogya.Kadang-kadang aku ke Kupang atau Surabaya.Tujuanku week end di kota-kota itu adalah mencari cowok untuk partner sex sejenis.Aku jarang ke... read more

FOYA-FOYA DENGAN GAJI ORGANISASI INTERNASIONAL Setiap tahun aku berhak mendapat cuti selama satu bulan.Bekerja di organisasi internasional memang enak.Gaji besar,kerja ringan, dan tanggung-jawab tidak ada. Di samping gaji yang lebih dari US $ 30.000,- sebulan, aku masih mendapat keuntungan tambahan[fringe benefits],berupa uang jalan jika dinas ke luar kota, tunjangan rumah, tunjangan... read more

KANTOR CABANG DI DENPASAR Sebagai Country Director suatu organisasi dibawah PBB- Perserikatan Bangsa-Bangsa [UN Agency] aku punya kekuasaan besar.Seperti halnya dengan semua UN agency[UN body and entity] yang dijamin pasti punya administrasi buruk, kacau-balau dan ambur-adul, maka UN agency tempatku bekerja pun tidak kalah bobroknya. Dengan situasi seperti itu maka aku jadi punya peluang... read more

TIDAK ADA APA-APA DI DILI Aku heran apa yang dicari penjajah Portugis mau bercokol selama 400 tahun lebih di Timor Leste. Negeri itu tidak punya apa-apa dan tidak ada apa-apanya. Di Asia, Portugal pernah menjajah Sri Lanka (Ceylon), Macau (Macao), Malaka (Malacca), Goa, Damao, Diu di India dan Timor Timur yang sekarang jadi negara Timor Leste.Anehnya,wilayah jajahan Portugis di Asia... read more

PELARIAN-PELARIAN DARI TIMTIM Pada tahun 1999 selepas diumumkannya hasil jajak pendapat [referendum[ di Timor Timur,terjadilah huru-hara dan banyak orang Timor Timur [Timtim] yang kabur ke Timor Barat untuk menyelamatkan diri. Diantara mereka yang kabur ini ada yang kemudian bermukim di Kupang,Denpasar,Makassar,dan Jakarta. Sebagian dari mereka ada juga yang kembali ke Timtim yang waktu... read more

HAWAII Aku sangat menikmati pekerjaanku sebagai Country Director dari suatu international agency dibawah naungan PBB[United Nations] di Dili,Timor Leste. Tentu saja yang aku sukai bukan tugasku. Karena tugasku hanya bull shit saja, alias omong kosong doang tanpa isi. Yang aku sukai dari tugasku ini adalah gajinya yang besar dan liburan-nya [cuti, vacation, on leave] yang panjang. Bukan... read more

MANDI-MANDI DI WAIKIKI BERSAMA JAMES Aku dan James [James Wong] baru saja mandi-mandi di Pantai Waikiki. Kami berdua mengenakan celana renang yang disain-nya adalah kancut minim atau kadang disebut bikini yang maximum exposure. Aku tidak merasa risih atau malu mengenakan kancut minim,karena pantai itu dipenuhi oleh lelaki dan perempuan yang semuanya berpenutup minim - nyaris ... read more

TANPA SIMPATI DAN TANPA EMPATI Meskipun kulit tubuhku campuran kuning-Cina dan cokelat-Melayu tapi mindset-ku adalah bule, sebab aku dibesarkan di lingkungan budaya keluarga Eropa. Nenek moyangku adalah orang Spanyol yang datang ke Asia untuk menyebarkan agama Katholik Roma. Tentu saja yang menyebarkan agama adalah para Imam [Pastor dan Rohaniwan].Nenek moyangku adalah para pengawal... read more

PEACE KEEPING FORCE Sejak Timor Leste menjadi negara merdeka,keamanan di negara sialan itu selalu diurus oleh orang-asing[bule Australia] yang menyebut dirinya Peace Keeping Force.Anggota Peace Keeping Force berasal dari berbagai negara, termasuk Malaysia. Ada sekitar 400 anggota Tentara Di-Raja Malaysia [TDRM] yang masuk Timor Leste.Tentara lokal Timor Leste tak dapat berfungsi... read more



PILOT DI KURSI PENUMPANG Pada dasarnya aku tidak mengenal Indonesia. Sebab aku lahir dan besar di Singapura,berkewarganegara -an Singapura.Selanjutnya aku pindah ke Amerika sampai akhirnya aku berstatus permanent resident. Aku baru agak mengenal Indonesia setelah aku be-kerja di Dili,Timor Leste dan sering berkunjung ke Indonesia.Pada saat week end dan liburan aku terpaksa keluar dari ... read more

BULE AUSTRALIA Setelah Timor Leste menjadi negara mereka, maka membanjirlah penjajah baru. Kota Dili yang dulu berwarna cokelat karena sebagian besar penduduk-nya adalah orang Timor, berubah menjadi berwarna pelangi karena dimasuki berbagai bangsa yang ber-asal dari berbagai negara dan datang bersama-sama perangkat PBB [United Nations] untuk cari makan. Para pendatang itu umumnya bule-bule... read more

DI BAWAH PERWALIAN AUSTRALIA Sejak tahun 1999 secara "de jure" Timor Leste ada lah negara merdeka.Tapi secara "de facto", Timor Leste adalah suatu negara perwalian PBB di bawah pemerintahan Australia ["Under the Administration of Australia"]. Cara Australia menjalankan kekuasaannya di Timor Leste tak berbeda dengan apa yang dilakukannya di Papua Nugini[dan negara kecil lainnya di... read more

ANAK BERANDALAN Kota Dili terkenal dengan geng anak berandalan-nya. Geng anak berandalan ini dimanfaatkan oleh berbagai pihak seperti Partai Politik,Polisi PBB, dan kontingen militer dari berbagai negara untuk kepentingan mereka masing-masing. Salah satu manfaat dari geng anak berandalan ini adalah untuk disuruh [dengan membayar] melakukan demonstrasi,perusakan,atau penjarahan,jika... read more

MENGADOPSI PEMUDA-REMAJA Sistem pemerintahan dan sitem kenegaraan boleh dikatakan belum tebentuk di negara kacau seperti Timor Leste.Keadaan ini bisa mempermudah urusan ataupun mempersulit urusan.Tapi dengan merelakan beberapa puluh atau beberapa ratus dolar, banyak urusan yang jadi mudah dan mulus. Itu lah pula yang terjadi ketika aku mau melaku-kan adopsi pada Miguel,seorang anak... read more

PEMUDA-PEMUDA DI RUMAH GEORGE Bali merupakan salah satu tujuan wisata yang amat terkenal di dunia. Bukan hanya wisata budaya dan wisata lingkungan: sea,shore,and sun,tetapi juga wisata sex. Cowok Bali termasuk favorit untuk di-jadikan partner sex bagi cewek-cewek dari negara tertentu. Bahkan ada cewek yang secara periodik datang ke Bali untuk minta dientot cowok Bali - tentu saja dengan... read more

JUVENILE DELINQUENCY Meningkatnya kenakalan remaja di kota Dili pada khususnya dan di Timor Leste pada umumnya adalah dampak dari ekonomi yang stagnan dan keamanan [security] yang memburuk. Akibatnya para pemuda-remaja tidak dapat bersekolah atau putus sekolah dan pengangguran meningkat karena tidak adanya lapangan kerja sama sekali. Salah-satu akibatnya adalah munculnya geng berandalan... read more

BELAJAR BAHASA INDONESIA Pada salah satu week end, aku berlibur di suatu hotel bintang lima di Jakarta. Sebagai orang penting di suatu badan PBB di Timor Leste tentu saja aku tidak mau menurunkan social status-ku [social standing?]. Oleh karena itu aku selalu mengambil kamar "suite" atau "de lux".Kata orang, itu terlalu boros dan berlebihan, tetapi bagiku uang bukan masalah dan gengsi... read more

TURIS CABUL Sebagai tujuan wisata,Bali juga merupakan tujuan wisata sex kaum wanita.Perempuan Eropa, Amerika, Jepang, banyak yang datang ke Bali mencari lelaki gigolo yang mau dibayar untuk mengentoti mereka. Bahkan gigolo di Bali tidak ragu menawarkan diri [tubuhnya] pada perempuan asing [perempuan bule atau Jepang], kalau-kalau perempuan itu berminat menyewa tubuhnya untuk... read more

BALI DAN TIMOR LESTE Bali adalah surga souvenir. Ada berbagai jenis souvenir yang dapat dibeli di Bali,mulai dari baju batik, bahan batik, tenun ikat [?], patung maupun kerajinan[handy craft] lainnya.Di samping harganya relatif murah, kualitasnya pun baik. Menurut informasi teman dan kenalanku di Bali, kunjungan turis ke Bali jadi amat merosot setelah terjadinya Bom Bali I dan Bom Bali... read more



GAJI BESAR DI TIMOR LESTE Tentara dan polisi asing masih bercokol di Timor Leste.Pemerintah Republik Demokratik Timor Leste menyatakan bahwa mereka masih memerlukan tentara dan polisi asing.Itulah sebabnya,tentara mau pun polisi asing berkedok tentara perdamaian PBB atau polisi PBB masih saja berkeliaran dinegara sialan itu. Sebagai Kepala Perwakilan [Representative,Country Director]... read more

MELAKSANAKAN TUGAS BADAN PBB Tugas organisasi yang aku pimpin di Dili sangat-lah sederhana, yaitu memantau [monitor] kondisi hak asasi manusia di Timor Leste - terutama hak anak dan remaja.Aku memimpin suatu kantor badan PBB [Perserikatan Bangsa-Bangsa] yang beroperasi di Timor Leste dengan jabatan Country Director atau Representative. Suatu jabatan tinggi yang merupakan hak prerogatif[hak... read more

KEGIATAN BADAN-BADAN PBB YANG TAK BERGUNA Untuk mengatasi kejenuhanku tinggal di Dili, ibu kota Timor Leste, yang kacau dan terkebelakang maka aku sering meninggalkan Dili pada waktu week end,terbang ke Denpasar,Surabaya,Yogya, Jakarta, Singapura,Kuala Lumpur,Perth, atau Darwin. Uang bukan masalah bagiku karena aku bekerja di suatu badan PBB [UN - United Nations] sebagai pimpinan... read more

GUSTAF ADOLF Meskipun aku tinggal dan bekerja serta berbasis di Dili, Timor Leste,tapi aku punya banyak teman dekat dan sahabat di beberapa kota penting di Indonesia, utamanya Jakarta.Salah satu di antara-nya adalah Gustaf Adolf. Gustaf Adolf [yang biasa aku panggil Gustaf] ada lah seorang cowok Jerman yang sudah lima tahun tinggal di Indonesia,sejak dia berumur 25 tahun. Gustaf jatuh... read more

TERPAPAR DUNIA MILITER Karena pergaulanku dengan tentara PBB di Timor Leste, maka aku mulai terpapar [exposed] dengan dunia militer.Tetapi meskipun tentara PBB terdiri dari berbagai bangsa,aku terutama banyak bergaul dengan tentara Australia dan tentara Malaysia. Sebelumnya aku sama-sekali tidak mengenal dunia militer,karena aku juga sering berpindah-pindah negara dan berganti-ganti... read more

PEMUDA [ASLI] KEPULAUAN PASIFIK Aku selalu bersyukur telah berkesempatan bekerja di Timor Leste. Selain aku mendapat gaji besar dengan skala badan PBB untuk Timor Leste [karena Timor Leste tergolong negara kacau,terpencil dan terkebelakang],aku juga jadi fasih bertutur dalam bahasa Indonesia dan berkesempatan menikmati laki -laki penduduk asli asal Kepulauan Pasifik yang jadi Tentara... read more

WISATAWAN-LELAKI ASAL TIMUR TENGAH Pada waktu terjadi boom minyak di Timur Tengah tahun 1970-an maka muncullah orang kaya baru di di negara-negara kaya minyak di wilayah itu. Pada waktu itu orang berwajah Arab atau Semit [Arab,Yahudi,Koptik] yang melakukan perjalanan naik pesawat cenderung dianggap orang kaya.Negara -negara Timur Tengah yang kaya minyak umumnya ada lah negara... read more

GAGASAN CEMERLANG Ketika aku sudah lebih dua tahun bekerja di Timor Leste, aku mulai jenuh dan lelah atas semua kerja dan usahaku yang sia-sia di negara amat kacau, terkebelakang, dan tak menentu itu.Sungguh, satu-satunya cara untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Timor Leste adalah dengan menjadikan Timor Leste sebagai negara-boneka di bawah administrasi -pemerintahan... read more

ORGANISASI PALING BRENGSEK Mungkin organisasi yang punya manajemen paling ngawur di dunia adalah badan-badan PBB yang biasa disebut "United Nations Bodies and Entities".Ada beberapa organisasi seperti itu di dunia antara lain adalah UNESCO, UNICEF, ILO, FAO, WHO, IMO, UNHCR, UNAIDS, dan entah apa lagi! Semua itu ada lah organisasi-organisasi yang bobrok, ngawur, kotor, salah-urus dan korup... read more

BASIS DI DILI TAPI TINGGAL DI JAKARTA Setelah berhasil membuka Kantor Penghubung di Denpasar dan mendapat apartemen-dinas di Jakarta, maka lengkaplah segala kekacauan kantor badan PBB yang aku pimpin di Dili, Timor Leste.Aku menjadi sah[legal] untuk sering-sering berada di Denpasar atau di Jakarta.Padahal basisku atau kantor utama -ku ada di Dili.Tentu saja Jakarta lebih menarik bagiku... read more



Page 1 of 4

   1 2 3 4      

Table of contents


Legend

  • = Category Updated
  • Flash Video Play Button = Flash Play Button